Alami Gejala Depresi? Atasi dengan Obat Amitriptiline

Alami Gejala Depresi? Atasi dengan Obat Amitriptiline

Salah satu cara mengatasi gejala depresi adalah melalui penggunaan obat antidepresan. Salah satu obat yang digunakan bagi pasien penderita depresi adalah amitriptiline.

Amitriptiline merupakan obat antidepresan trisiklik dengan efek sedatif. Obat ini bekerja dengan mempengaruhi pembawa pesan kimiawi tertentu atau neurotransmiter, yang berkomunikasi antara sel-sel otak dan membantu mengatur suasana hati.

Cara menggunakan amitriptiline

Obat antidepresan ini umumnya hadir dalam bentuk obat oral. Jadi, penggunaannya dilakukan dengan cara diminum.

Umumnya, obat ini diminum sebanyak 1-4 kali dalam sehari, atau berdasarkan instruksi dari dokter. Apabila Anda mengonsumsinya hanya satu kali dalam sehari, minumlah menjelang tidur malam untuk menghindari rasa kantuk di siang hari.

Dosis untuk setiap pasien bisa saja berbeda-beda, tergantung kondisi pasien dan anjuran dari dokter. Biasanya, pada tahap awal, Anda akan diberikan amitriptiline dalam dosis kecil. Hal ini dilakukan guna menghindari efek samping seperti rasa lelah, ngantuk, mulut kering, serta pusing.

Secara perlahan, ketika tubuh Anda sudah terbiasa dengan efek dari obat ini, dokter akan meningkatkan dosis obat. 

Konsumsi obat ini secara rutin untuk mendapatkan efek yang maksimal. Akan tetapi, pastikan untuk tidak mengonsumsi dalam dosis dan juga frekuensi yang melebihi anjuran dokter. Hal ini bisa memicu kemunculan efek samping.

Selama dokter belum menganjurkan untuk menghentikan pemakaian, jangan berhenti meminum obat ini. Bahkan, ketika Anda sudah tidak lagi merasakan gejala depresi sekalipun.

Anda mungkin tidak bisa merasakan dampak dari obat ini secara langsung. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 1-4 minggu setelah pemakaian untuk merasakan efeknya.

Hal penting saat menggunakan amitriptiline

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan menggunakan amitriptiline:

  • Riwayat penyakit jantung

Antidepresan yang satu ini memang efektif digunakan untuk mengatasi gejala depresi. Akan tetapi, amitriptiline tidak dianjurkan bagi penderita depresi yang juga menderita penyakit jantung.

Secara khusus, apabila Anda belum lama ini baru saja mengalami serangan jantung, Anda harus menyampaikannya pada dokter sebelum diresepkan obat ini.

  • Reaksi alergi

Sampaikan pada dokter mengenai seluruh jenis alergi yang Anda miliki. Apabila Anda tidak tahu pemicu alergi, dokter bisa membantu mencari tahu dengan meminta Anda menjalankan tes darah.

Obat amitriptiline bisa saja memiliki komposisi kandungan yang tidak aktif. Kandungan seperti ini biasanya bisa memicu reaksi alergi atau masalah lainnya.

  • Hindari berkendara

Ketika menggunakan obat ini, sebaiknya hindari berkendara. Karena, sama seperti ketika mengonsumsi alkohol, obat ini bisa menyebabkan rasa kantuk, lelah, dan pusing. 

Bukan hanya berkendara, hindari juga menggunakan alat-alat yang berbahaya setelah mengonsumsi obat ini. Pandangan Anda juga bisa menjadi kabur beberapa saat setelah meminumnya. 

  • Hindari interaksi dengan matahari

Bagi beberapa pengguna, amitriptiline bisa menimbulkan efek samping berupa sensitivitas terhadap matahari. Karena itu, sebaiknya hindari paparan sinar matahari yang terlalu berlebih saat menggunakan obat ini.

Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya dan pakaian yang aman ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Bila muncul kemerahan atau luka bakar di kulit, segera konsultasikan dengan dokter Anda. 

Itulah beberapa hal umum yang perlu diperhatikan ketika Anda menggunakan obat antidepresan ini. Anda bisa mendapatkan informasi lebih dalam dengan berkonsultasi pada dokter sebelum menggunakannya.

Amitriptiline bisa membantu Anda dalam mengatasi gejala depresi. Akan tetapi, jangan sampai Anda menggunakan obat ini dengan cara yang salah, dan membuat Anda menjadi terlalu bergantung dengan obat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *