Ciri-ciri Anak Mandiri yang Perlu Orang Tua Ketahui

Ciri-ciri Anak Mandiri yang Perlu Orang Tua Ketahui

Anak mandiri merupakan kebanggaan orang tua karena anak sudah bisa bertanggung jawab akan dirinya sendiri. Anak mandiri tentu diharapkan sudah bisa menyiapkan kebutuhannya sendiri sesuai dengan usianya. Menjadi anak mandiri juga memudahkan anak dalam melakukan kehidupan sosialnya. 

Karakter Anak Mandiri

Anak mandiri dengan usia balita tentu berbeda dengan anak mandiri yang sudah berusia belasan tahun. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui seperti apa ciri-ciri anak mandiri. Berikut beberapa ciri-ciri anak mandiri yang bisa orang tua perhatikan, di antaranya, yaitu:

Ingin Banyak Belajar

Anak mandiri selalu ingin belajar hal baru untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang bisa dijadikan bekal hidupnya. Misalnya, anak tertarik untuk belajar memasak, sehingga jika orang tua sedang pergi atau dirinya merantau jauh dari rumah bisa memasak untuk dirinya sendiri. Ada pula yang tertarik untuk belajar membetulkan alat elektronik dan mesin otomotif agar bisa memperbaikinya sendiri. Selain itu, belajar banyak hal baru juga membuat dirinya untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain, termasuk orang tuanya.

Mampu Mengambil Keputusan

Jika anak Anda sudah bisa mengambil keputusan sendiri maka bisa dipastikan bahwa dia sedang belajar menjadi anak mandiri. Mampu mengambil keputusan bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, apabila dirinya sudah yakin dengan apa yang dipilihnya, artinya dia juga siap dengan konsekuensinya. Anak sudah mengetahui apa kelebihan dan kekurangan serta dampak dari pilihannya tanpa minta orang tua memutuskan pilihan untuk dirinya. Salah satu contohnya yaitu ketika anak memutuskan jurusan bidang yang akan dipilihnya di sekolah sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Memiliki Inisiatif Kuat

Anak mandiri juga akan menawarkan diri atau berinisiatif untuk membantu atau melakukan hal lainnya tanpa perlu menunggu untuk disuruh terlebih dahulu. Misalnya membantu orang tua dengan melakukan beberapa pekerjaan rumah yaitu menyapu dan mengepel lantai, membereskan tempat tidur, memberi makan kucing peliharaan, atau membuang sampah dapur. Begitu pula dengan kehidupan bersosialnya. Anak mandiri umumnya mudah bergaul dan mendapatkan teman baru dengan cepat. Berbeda dengan anak yang belum mandiri karena mereka umumnya masih malu-malu dan perlu ditemani oleh orang tuanya dalam bersosialisasi, misalnya seperti di sekolah.

Menyelesaikan Masalah Sendiri

Tanpa bergantung kepada orang lain, anak mandiri akan berusaha untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. Anak mandiri akan meminimalisir meminta bantuan dari orang lain, termasuk orang tuanya sendiri untuk menyelesaikan kendala yang dihadapinya. Namun, sebagai orang tua jangan lupa untuk tetap menemani dan mendampinginya, ya. Anak mandiri mungkin akan terlihat tidak butuh bantuan, tetapi dukungan dari orang tua bisa membantu menenangkan anak. Meski sedang belajar menjadi anak mandiri, Anda dapat memberikan sedikit masukan jika diminta olehnya.

Berani Mengutarakan Pendapat

Ciri-ciri anak mandiri lainnya yaitu berani mengutarakan pendapat sendiri tanpa harus menunggu pendapat dari orang lain atau orang tuanya. Dia sudah memiliki pola pikirnya sendiri tanpa harus menunggu didikte oleh orang lain. Hal ini juga berkaitan dengan ciri-ciri anak mandiri yang senang belajar banyak hal baru, sehingga memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam mengemukakan opininya. Berani mengutarakan pendapat artinya juga anak berani mempertanggungjawabkan apa yang sudah diucapkan. Selain itu, anak mandiri juga berani menghadapi konsekuensi yang diterima akibat perbuatan yang dilakukan tanpa berlindung dibalik orang tuanya.

Meski anak Anda sudah memiliki beberapa atau bahkan semua ciri-ciri anak mandiri yang telah disebutkan di atas, Anda tetap harus memantau dan mendampingi anak. Bukan berarti anak mandiri bisa dibiarkan dan dilepaskan begitu saja. Untuk menjadikan anak mandiri juga diperlukan waktu yang lama dan harus dididik sejak dini oleh bimbingan orang tua. Dengan begitu, ketika di masa depan, anak mandiri memiliki kemampuan dan kepercayaan diri yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *