Daftar Makanan yang Mengandung Inulin dan Beta Glucan untuk Turunkan Kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi bisa diturunkan dengan menggunakan inulin dan beta glucan, dua kandungan yang sangat penting. Kadar kolesterol tinggi tidak boleh dibiarkan karena bisa berdampak buruk dan sangat serius pada tubuh. Meskipun banyak cara untuk menurunkan kolesterol, memperbaiki pola makan adalah yang paling disarankan.

Kolesterol menjadi substansi lemak yang dibutuhkan tubuh dalam membentuk sel, produksi hormon, empedu dan vitamin D. Namun, jumlah kolesterol yang berlebihan sangat berisiko buruk terhadap kesehatan, seperti potensi penyakit jantung da stroke, hal inilah yang membuat kolesterol harus dijaga kadarnya di dalam darah.

Makanan yang Mengandung Inulin

Selain melakukan olahraga secara rutin dan mengonsumsi obat kolesterol yang diresepkan oleh dokter, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat. Berikut ini beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi guna mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

  1. Oat

Konsumsi semangkuk oatmeal atau sereal berbahan dasar gandum untuk sarapan, asupan ini bisa memberi satu hingga dua gram serat larut. Dapat pula ditambahkan pisang atau stroberi agar kandungan serat bertambah setengah gram. Pedoman nutrisi merekomendasikan kondumsi 20 hingga 35 gram serat per hari, setidaknya 5-10 gram berasal dari serat larut.

  • Barley dan Gandum Utuh

Baley dan gandum utuh memiliki kandungan yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terutama karena kandungan serat larut pada kedua jenis bahan makanan penurun kolesterol ini.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya akan serat, jenis makanan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh tubuh. Sehingga seseorang yang mengonsumsinya merasa kenyang lebih lama, ini menjadi alasan mengapa seseorang yang ingin menurunkan berat badan lebih memilih untuk mengonsumsi kacang-kacangan.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi almond, kenari, kacang tanah dan jenis kacang lainnya sangat baik untuk kesehatan jantung. Disarankan untuk mengonsumsi dua ons kacang dalam sehari, asupan ini mampu menurunkan LDL sebanyak lima persen, untuk itu makanan jenis ini tidak boleh dilewatkan ketika ingin menurunkan kadar kolesterol.

  • Terong, Okra dan Minyak Nabati

Terong dan okra merupakan jenis sayuran rendah kalori dan juga merupakan sumber serat larut yang baik. Sementara itu menggunakan minyak nabati cair seperti canola, biji bunga matahari dan jenis lain sebagai pengganti mentega atau lemak bisa membantu menurunkan LDL.

  • Buah dan Kedelai

Beberapa jenis buah kaya akan pektin, diantaranya seperti apel, anggu, stroberi dan jeruk, pektin merupakan kandungan yang bisa menurunkan LDL. Sementara kedelai dan turunannya seperti tempe dan tahu bisa menurunkan kolesterol. Konsumsi 25 garam protein kdelai sehari mampi memberi (10 ons atau 2 setengah cangkir susu kedelai) dan bisa menurutnkan LDL.

  • Ikan Berlemak

Konsumsi ikan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu dapat menurunkan LDL dengan dua cara, yakni menggant daging yang memiliki lemak jenuh penambah LDL dan dengan memberi lemak omega-3 penurun LDL. Omega-3 mamp mengurangi trigliserida di dalam alian darah dan melindungi jantung dengan mencegah irama jantung yang abnormal.

Beberapa jenis makanan yang mengandung inulin dan beta glucan di atas dapat digunakan untuk mengatasi kadar kolesterol yang tak terkontrol. Peran kedua kandungan ini dalam menurunkan kolesterol adalah mampu meminimalkan penyerapan lemak dari makanan, hal ini karena sifat kedua kandungan ini meningkatkan serapan kolesterol plasma untuk sintesis menjadi empedu.

Lakukan Ini sebagai Cara Mengatasi Ngantuk Saat Belajar

Salah satu kendala yang sering dialami anak saat belajar adalah mengantuk. Bahkan, tidak hanya pada anak, orang dewasa pun sering mengantuk ketika berusaha untuk berkonsentrasi mempelajari sesuatu. Untuk mengatasi ini, Anda perlu mengajarkan cara mengatasi ngantuk saat belajar pada anak.

Ada beberapa alasan yang membuat rasa kantuk mudah muncul saat belajar. Salah satunya adalah kurangnya kualitas tidur di malam hari serta banyaknya konsumsi makanan yang mengandung tryptophan.

Cara mengatasi ngantuk saat belajar

Ada beberapa cara mengatasi ngantuk saat belajar. Anda bisa mengajarkan anak Anda untuk mengatasi rasa kantuk tersebut dengan cara:

  • Menghindari tempat tidur

Banyak orang semakin mudah merasa ngantuk ketika belajar di dekat tempat tidur, seperti di dalam kamar atau sambil berbaring di ranjang. Hal ini bisa terjadi karena Anda terbiasa untuk tidur atau beristirahat di lokasi tersebut.

Sebaiknya, pilihlah ruangan yang cukup jauh dari tempat tidur Anda untuk belajar. Bila Anda tinggal di kamar kos atau apartemen berukuran studio, pilihlah sudut kamar yang berjarak sedikit lebih jauh dari ranjang sebagai tempat belajar.

  • Konsumsi cemilan sehat

Ketika rasa kantuk datang, Anda bisa mengonsumsi cemilan sehat untuk meningkatkan energi. Biasanya, cemilan yang manis dan mengandung gula lebih efektif untuk mengatasi rasa lesu.

Ada beberapa cemilan sehat yang bisa membantu Anda dalam mengatasi rasa kantuk, seperti selai kacang dengan biskuit gandum, yogurt, saus krim keju, wortel, dan lain sebagainya.

  • Memulai percakapan

Menurut penelitian, otak yang lelah dan mengantuk bisa bergerak kembali dengan aktif ketika Anda memulai percakapan. Mengobrol dengan orang lain bisa membantu mengembalikan kesadaran Anda sekaligus membangunkan pikiran dari rasa kantuk.

Anda bisa memulai percakapan dengan berbagai macam topik bersama siapa saja. Bila Anda tinggal sendiri, Anda bisa mencoba untuk menelepon teman atau keluarga selama beberapa menit untuk bisa berdialog.

  • Banyak minum air

Percaya atau tidak, salah satu cara mengatasi ngantuk saat belajar adalah dengan banyak minum air. Banyaknya air yang dikonsumsi bisa membantu menjaga tubuh tetep terhidrasi.

Rasa kantuk bisa datang ketika Anda mengalami dehidrasi. Karena itu, tingkatkan konsumsi cairan agar tubuh terhidrasi sepanjang hari. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi air bisa membawa dampak positif untuk memori, konsentrasi, kemampuan matematika, dan kewaspadaan.

  • Gunakan cahaya yang terang

Ruangan yang gelap lebih mudah memicu rasa kantuk. Tubuh manusia terbiasa menanggapi sinyal tertentu di lingkungan sekitarnya, seperti cahaya yang terang maupun gelap.

Bila Anda terbiasa tidur di malam hari dengan cahaya yang gelap, Anda akan lebih mudah berkonsentrasi di bawah pencahayaan ruangan yang terang. Karena itu, ketika belajar pun, Anda perlu memastikan cahaya ruangan di tempat Anda belajar tidak redup.

  • Terus bergerak

Banyak bergerak mampu mendorong tubuh untuk tetap berenergi. Saat Anda mendapatkan energi yang cukup, Anda tidak akan mudah merasa ngantuk dan terhindari dari stres menjelang ujian.

Anda tidak harus melakukan olahraga berat untuk memastikan tubuh tetap bergerak. Sekedar berjalan kaki di luar ruangan selama 10 menit sudah mampu memberikan efek signifikan untuk meningkatkan kemampuan otak.

Itulah beberapa cara mengatasi ngantuk saat belajar yang bisa Anda coba. Anda juga bisa mengajarkan cara ini untuk anak atau teman-teman di sekitar Anda.

Cara Sederhana yang Ampuh Menghilangkan Bau Badan

Bau badan adalah bau tidak sedap yang dirasakan tubuh Anda saat bakteri yang hidup di kulit memecah keringat menjadi asam. Bau badan dapat terjadi pada siapa saja, tetapi Anda bisa melakukan beberapa cara menghilangkan bau badan.

Orang yang terlalu banyak berkeringat, seperti penderita hiperhidrosis, mungkin juga rentan terhadap bau badan. Namun, seringkali kadar garam dari keringat Anda terlalu tinggi untuk diurai oleh bakteri. Hal ini tergantung di mana keringat berlebih itu terjadi dan jenis kelenjar keringat yang terlibat. Bau badan merupakan hal yang kurang menyenangkan, berikut beberapa cara sederhana untuk menghilangkan bau badan:

  • Menjaga tubuh tetap bersih 

Mandi setidaknya sekali sehari, dan Anda akan menghilangkan keringat dan menyingkirkan beberapa bakteri di kulit Anda. Keringat dengan sendirinya pada dasarnya tidak berbau. Tetapi ketika bakteri yang hidup di kulit Anda bercampur dengan keringat, mereka berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

  • Menggunakan sabun antibakteri

Mencuci secara menyeluruh dengan sabun antibakteri akan membantu menghilangkan beberapa bakteri, yang dapat membantu menghilangkan bau pada badan.

  • Membersihkan dengan baik

Setelah Anda mandi, keringkan diri Anda sepenuhnya, perhatikan area di mana Anda banyak berkeringat. Jika kulit Anda kering, bakteri penyebab bau badan lebih sulit berkembang biak di atasnya.

  • Gunakan deodorant 

Setelah Anda bersih dan kering, gunakan deodorant yang kuat pada ketiak Anda.  Bahan kimia ini mengandung aluminium klorida, bahan kimia yang membantu menahan keringat. Deodorant menjadi salah satu cara ampuh menghilangkan bau badan. 

  • Jaga kebersihan baju

Ganti pakaian sesering mungkin saat Anda berkeringat banyak. Pakaian segar membantu mengurangi bau badan. Pastikan untuk mengganti kaus kaki Anda juga, terutama jika Anda cenderung memiliki bau kaki.  

  • Mengurangi makanan atau minuman tertentu

Apa yang Anda makan mempengaruhi bau badan Anda. Makanan yang cenderung membuat Anda lebih banyak berkeringat, seperti cabai atau makanan pedas lainnya, juga dapat menyebabkan bau badan. Dan aroma makanan seperti bawang merah atau bawang putih bisa terbawa oleh keringat Anda. Minuman dengan kafein atau alkohol juga dapat membuat Anda lebih banyak berkeringat.

Bau badan biasanya menjadi jelas jika tindakan tidak diambil saat seseorang mencapai pubertas. Orang yang mengalami obesitas, yang rutin makan makanan pedas, serta individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, lebih rentan mengalami bau badan. Namun, Anda dapat mencoba cara sederhana diatas untuk menghilangkan bau badan.

Sering Dituduh Malas? Ini Fakta Malas yang Sebenarnya

Sejak kecil, Anda mungkin sering mendengar nasehat untuk tidak menjadi orang yang malas. Bahkan, Anda mungkin pernah dituduh atau menuduh orang lain sebagai orang yang malas. Sebaiknya, sebelum menyimpulkan seseorang malas atau tidak, ketahui dulu fakta malas yang sebenarnya.

Sebenarnya, malas bukanlah sebuah fakta. Kata malas terlalu sering menjadi salah satu bentuk kritikan terhadap orang lain tanpa mau memahami apa yang sebenarnya dialami oleh orang tersebut. 

Hal-Hal yang Mendasari Sikap Malas

Menurut para ahli, dibalik kemalasan seseorang, sebenarnya ada alasan yang mendasari sikap tersebut. Anda perlu terlebih dahulu memahami seseorang dengan lebih dalam sebelum bisa menilai mereka sebagai orang yang malas. 

Berikut ini beberapa fakta malas berdasarkan kondisi yang mendasari sikap tersebut: 

  • Takut terhadap ekspektasi

Ketika mengerjakan sesuatu, manusia sering kali memiliki ekspektasi terhadap hasil dari pekerjaan tersebut. Ekspektasi itu bisa datang dari mana saja, baik dari diri sendiri maupun dari orang lain.

Karena takut tidak bisa memenuhi ekspektasi, seseorang bisa sengaja bermalas-malasan atau menolak mengerjakan sesuatu. Hal ini sengaja dilakukan supaya ia tidak merasa dibebani dengan harapan orang lain terhadap hasil pekerjaannya. 

  • Perlu relaksasi

Dalam kehidupan, penting bagi setiap orang untuk memiliki waktu beristirahat dan relaksasi. Banyak orang yang keliru dalam menilai kemalasan diri sendiri. Mereka mungkin merasa malas, sehingga merasa perlu menghukum diri dengan mengeluarkan tenaga dan energi untuk bekerja lebih keras dan tidak beristirahat.

Sebenarnya, pola pikir seperti ini adalah pola pemikiran yang salah. Faktanya, setiap orang memerlukan waktu untuk bersantai dan mengisi kembali energi mereka. Produktivitas dan kerja keras tidak bisa disamaratakan untuk setiap orang. 

  • Takut akan konflik

Banyak orang berusaha menghindari konflik dengan memendam perasaan tidak puas yang sebenarnya dirasakan. Akibatnya, mereka membatasi komunikasi dan interaksi dengan orang lain yang menyebabkan rasa tidak puas tersebut. 

Di mata orang lain, sikap seperti itu bisa saja terkesan sebagai sikap yang malas. Misalnya, seorang suami mencoba menghindari konflik dengan sang istri yang cenderung muncul ketika membicarakan pembagian tugas di rumah. 

Karena itu, sang suami pun memilih untuk tidak mengerjakan pekerjaan rumah demi menghindari konflik. Di mata sang istri, sikap sang suami yang seperti itu bukan identik dengan sikap malas. 

  • Takut gagal

Takut pada kegagalan menjadi salah satu fakta malas yang juga sebenarnya cukup umum terjadi pada orang banyak. Beberapa dari Anda mungkin senang menunda-nunda pekerjaan karena takut dengan hasil yang tidak memuaskan atau gagal.

Kemalasan yang didasari oleh rasa takut gagal bisa terjadi karena seseorang takut bila mereka berusaha, ketidakmampuan mereka yang sebenarnya akan terungkap. Karena itulah, mereka memutuskan untuk tidak mencoba sama sekali. 

  • Depresi

Jangan menyalahartikan depresi sebagai kemalasan. Salah satu gejala depresi adalah hilangnya motivasi, kelelahan, dan kurangnya kesenangan pada hal-hal yang sebelumnya dinikmati. Bagi sebagian orang, ini mungkin terlihat seperti suatu sikap yang malas.

Orang-orang yang mengalami depresi umumnya kesulitan untuk mengerjakan sesuatu. Mereka bukannya malas, tapi tidak bisa mengerahkan pikirannya untuk berkonsentrasi pada pekerjaan tertentu. 

Banyak penderita depresi yang tidak menyadari bahwa apa yang mereka alami merupakan gejala depresi. Mereka justru menyalahkan dan membenci diri sendiri karena menganggap diri malas.

Itulah beberapa fakta malas yang jarang diketahui oleh orang banyak. Kemalasan sebenarnya bisa muncul karena adanya hal-hal yang mendasari sikap tersebut, baik disadari maupun tidak.

Alami Hidradenitis Suppurativa, Ini Pengobatan Umumnya

Masalah kulit tidak hanya jerawat ataupun kondisi kulit kering yang menyebabkan peradangan. Banyak jenis penyakit kulit yang mesti Anda waspadai karena menimbulkan gejala dan ketidaknyaman yang ekstra, contohnya eksim maupun hidradenitis suppurativa. 

Hidradenitis suppurativa mungkin belum terlalu familiar di telinga Anda. Namun sebenarnya, banyak orang yang kerap mengalami masalah kulit yang satu ini. Hidradenitis suppurativa merupakan kondisi kulit mengalami benjolan kecil seperti bisul. Bisul-bisul yang menjadi tanda penyakit ini kerap muncul di kawasan kulit yang bergesekan, seperti di ketiak ataupun selangkangan. Jika terus dibiarkan, benjolan ini akan menyebabkan jaringan parut bahkan abses pada kulit tersebut. 

Baiknya ketika muncul bisul-bisul kecil yang merupakan hidradenitis suppurativa di daerah yang bergesekan tersebut, Anda langsung menjumpai dokter untuk mendapatkan perawatan. Berikut adalah beberapa pengobatan yang biasanya akan dilakukan untuk para penderita hidradenitis suppurativa. 

  • Pemberian Antibiotik 

Dokter umumnya akan memberikan antibiotik untuk pasien hidradenitis suppurativa. Pemberian antibiotik bertujuan mengurangi benjolan kecil yang berisi nanah di kulit. Antibiotik jenis klindamisin ataupun dapson juga diberikan untuk mencegah dan mengobati infeksi yang terjadi akibat benjolan-benjolan tersebut. 

  • Pengobatan Hormonal 

Sampai saat ini belum diketahui pasti mengenai penyebab dari penyakit kulit yang satu ini. Namun dalam banyak kasus, ditemukan bahwa hidradenitis suppurativa berhubungan dengan kondisi hormon penderitanya. Karena itu, tidak jarang dokter memberikan pengobatan hormonal bagi pasien hidradenitis suppurativa untuk mengurangi gejalanya. Pengobatan hormonal yang biasa dilakukan, yakni pemberian pil KB, spironolakton, ataupun finasterida. 

  • Resep Anti-inflamasi 

Benjolan kecil yang merupakan gejala dari hidradenitis suppurativa mudah untuk pecah dan mengeluarkan nanah. Tidak jarang pula, kondisi ini menimbulkan kondisi peradangan di area kulit yang terkena. Untuk meredakan peradangan tersebut, dokter umumnya akan meresepkan obat anti-inflamasi. Tidak jarang pula ada pemberian resep berjenis metformin yang dikenal sebagai obat diabetes. 

  • Suntikan Intravena 

Tingkat keparahan pasien hidradenitis suppurativa berbeda-beda. Pemberian obat oral, khususnya untuk peradangan, hanya ampuh untuk penderita bergejala ringan maupun sedang. Jika benjolan sudah terlalu banyak dan infeksi sudah menyebar, dokter memilih untuk melakukan suntikan intravena. Lewat suntikan tersebut, diharapkan bakteri di tubuh yang menyebabkan radang bisa dikalahkan. 

  • Pengurangan Rambut 

Semakin banyak rambut yang ada di daerah ketiak ataupun selangkangan akan membuat risiko hadirnya benjolan-benjolan kecil berisi nanah semakin besar. Karena itu, tidak jarang dokter akan merekomendasikan pasien hidradenitis suppurativa untuk melakukan pengurangan rambut menggunakan metode lase. Kebanyakan pasien membutuhkan rata-rata tiga perawatan laser yang diberikan setiap empat hingga enam minggu sekali guna penanganan penyakit ini.

  • Pemberian Drainase 

Tujuan pengobatan yang satu ini lebih ke arah mengeringkan benjolan atau abses yang sudah terjadi akibat hidradenitis suppurativa. Benjolan yang cepat kering sekaligus bisa mengurangi rasa nyeri yang dialami pasien. 

  • Deroofing 

Perawatan deroofing juga akan direkomendasikan dokter untuk memulihkan kondisi kulit akibat hidradenitis suppurativa. Ini merupakan prosedur pengangkatan sel kulit. Untuk kasus hidradenitis suppurativa, sel kulit yang diangkat adalah yang menutupi saluran abses atau benjolan. Nantinya setelah diangkat, akan timbul luka yang hanya dibiarkan terbuka untuk bisa sembuh dengan sendirinya. Pembiaran luka terbuka untuk mengurangi risiko benjolan kecil tersebut datang kembali. 

  • Operasi Laser 

Apabila Anda termasuk pasien dengan hidradenitis suppurativa yang membandel, dokter akhirnya akan meminta Anda melakukan operasi laser. Pengobatan ini dinilai akan lebih efektif. Hanya saja, prose penyembuhan kulit akibat operasi laser lumayan panjang, memerlukan waktu sekitar 6 minggu. 

***

Jika tidak diobati, hidradenitis suppurativa bisa terus bermunculan dan mengganggu kenyamanan Anda. Ditambah lagi, bekas benjolan atau jaringan parut dari penyakit ini tentunya dapat mengurangi tingkat percaya diri penderitanya. Tidak ingin demikian, bukan?

Hati-hati Efek Samping Haloperidol

Haloperidol adalah obat yang digunakan untuk merawat beberapa gangguan mental atau suasana hati tertentu, seperti schizophrenia. Obat ini dapat membantu Anda untuk berpikir dengan lebih jelas, tidak gugup, sehingga Anda dapat beraktivitas dengan lebih baik setiap harinya. Haloperidol juga dapat membantu mencegah potensi bunuh diri pada orang-orang yang sering melukai diri sendiri, mengurangi agresi dan keinginan untuk melukai orang lain, dan mengurangi pikiran-pikiran dan halusinasi negatif. Haloperidol juga dapat digunakan untuk merawat gerakan atau pembicaraan (baik kata ataupun suara) tidak terkontrol pada orang-orang yang menderita sindrom Tourette. Selain itu, haloperidol juga digunakan untuk gangguan perilaku parah pada anak-anak hiperaktif apabila perawatan dan obat-obatan lain tidak efektif bekerja. Haloperidol merupakan obat psikriatik jenis anti-psikotik yang bekerja dengan cara membantu mengembalikan keseimbangan zat-zat alami tertentu yang ada di otak (neurotransmitter). Meskipun banyak manfaatnya, ada beberapa efek samping haloperidol yang perlu diketahui. Artikel ini akan membahas hal tersebut.

Efek samping haloperidol salah satunya adalah menyebabkan kantuk. Selain itu, haloperidol dapat memengaruhi sistem saraf pusat (kecemasan, rasa lelah, dan gangguan tidur), gastrointestinal (konstipasi atau diare dan mual atau muntah), efek hormon (menurunnya kemampuan seksual, siklus menstruasi bulanan yang berubah, dan meningkatnya level prolactin), serta efek anticholinergic (mulut kering, pandangan yang kabur, bertambahnya berat badan, dan berkurangnya sensitivitas terhadap panas atau dingin). Haloperidol juga dapat menyebabkan efek samping yang serius, seperti sakit dan pembengkakan payudara atau produksi ASI (hanya terjadi pada wanita) yang tidak biasa; kesulitan buang air kecil, atau hilangnya kontrol kandung kemih secara tiba-tiba; pusing, demam, menggigil, radang tenggorokan, kejang, dan ruam kulit; gejala-gejala pergerakan (extrapyramidal) seperti gemetar, kaku, gerakan yang lambat, gelisah, bentuk otot yang tidak normal, dan gerakan memutar pada kepala, leher, dan lidah.

Efek samping haloperidol juga dapat menyebabkan juga dapat menyebabkan tardive dyskinesia, yaitu sebuah gangguan pergerakan yang ditunjukkan dengan gejala seperti gerakan lidah atau mengunyah dan gerakan kaki yang tidak terkontrol dan terjadi secara terus-menerus. Efek samping serius lain juga melibatkan dystonia, sebuah gerakan tidak normal dan kontraksi berkepanjangan yang disebabkan karena gangguan bentuk otot. Gejala dystonia di antaranya adalah kejang otot tidak terkontrol pada bagian wajah, tangan, lengan, atau kaki; gerakan tubuh yang memutar; kesulitan bernapas; kesulitan berbicara dan menelan; serta kesulitan berjalan dan kehilangan keseimbangan. Haloperidol juga dapat menyebabkan gangguan kardiovaskular, seperti tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, dan kelelahan. Jaundice, yaitu berubahnya warna kulit dan bagian putih mata menjadi kuning serta infeksi paru-paru bernama bronchopneumonia juga merupakan beberapa efek samping haloperidol lainnya.

Dengan mengetahui efek samping haloperidol di atas, tentunya konsumsi obat ini harus mengikuti dosis dan resep yang direkomendasikan oleh dokter. Dosis, bentuk, dan seberapa sering Anda perlu mengonsumsi haloperidol akan bergantung pada usia, kondisi gangguan yang dirawat, seberapa parah kondisi tersebut, obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi (karena efek samping haroperidol lain adalah adanya interaksi negatif dengan obat lain), dan bagaimana tubuh Anda berekasi dengan dosis pertama. Pada orang dewasa usia 18 hingga 54 tahun, dosis biasanya berkisar antara 0,5-5 mg 2 hingga 3 kali sehari, dengan dosis maksimal perhari adalah 100 mg. Untuk anak usia 3-12 tahun (dengan berat 15-40kg) dosis harian yang direkomendasikan adalah 0,05 hingga 0,15 mg per kilogram berat badan per hari.

Banyak Penyebab Dada Sesak, Ini Cara Meredakannya

Penyebab dada sesak sangat beraneka rupa. Tidak melulu mengarah pada serangan jantung, rasa sesak di dada yang menyerupai tindihan berat atau rasa tertusuk benda tajam juga rentan dipicu oleh berbagai masalah kesehatan lainnya. Beberapa masalah kesehatan lain yang menjadi penyebab dada sesak, di antaranya refluks lambung atau GERD, asma, hingga serangan panik yang timbul akibat kecemasan yang berlebihan. 

Ketika merasakan dada sesak, pergi menemui tenaga medis adalah jalan terbaik. Ini mengingat banyak penyebab dada sesak yang merupakan penyakit serius. Namun jika tidak memungkinkan untuk segera pergi ke dokter atau rumah sakit, cobalah meredakan gejalanya sedikit agar Anda bisa merasa lebih nyaman. 

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda ambil ketika mengalami dada sesak. Langkah penanganan ini tidaklah terlalu sulit dan bisa Anda lakukan dari mana saja, termasuk dari rumah. 

  1. Atur Pernapasan

Rasa sesak di dada bisa dikurangi dengan mengatur pernapasan secara lebih baik. Ketika Anda mengalami sesak di dada, cobalah untuk mengambil napas lebih dalam. Tarik napas dalam 8 hitungan dan lepaskan secara perlahan dapat membantu melonggarkan rongga-rongga di dada sehingga kesesakan bisa berkurang. 

Saat mengalami dada sesak, alur pernapasan juga menjadi lebih cepat. Padahal, pernapasan yang terlalu cepat membuat rasa sesak kiat menguat. Cobalah mengendalikannya dengan memperlambat ritme pernapasan Anda. Ritme yang lebih lambat bisa membuat tubuh lebih rileks sehingga rasa sakit dapat berkurang. 

  1. Perbaiki Postur Tubuh 

Beberapa penyebab dada sesak berasal dari masalah peradangan baik di otot maupun bagian tulang rusuk. Salah satu cara meredakan rasa sesak akibat hal tersebut dengan memperbaiki postur tubuh Anda. 

Ketika mengalami dada sesak, cobalah untuk meluruskan punggung agar tubuh menjadi lebih rileks. Jangan biarkan tangan meronta, tapi cobalah letakkan di pangkuan atau paha Anda. Memejamkan mata agar bisa lebih berkonsentrasi meredakan rasa sakit juga dapat Anda lakukan agar rasa sesak dapat lekas berkurang. 

  1. Konsumsi Air Hangat 

Salah satu penyebab dada sesak adalah naiknya asam lambung atau masalah di pencernaan. Untuk meredakan rasa sesak akibat hal tersebut, Anda dapat mencoba mengonsumsi air hangat. 

Air dengan suhu yang lebih tinggi efektif menghilangkan gas yang menjadi pemicu masalah refluks lambung. Air hangat juga dapat membantu melancarkan pencernaan sehingga tidak ada penumpukan gas di perut yang kerap menghadirkan rasa tidak nyaman di bagian dada. 

  1. Terapkan Diet Ideal 

Penyebab dada sesak beberapa di antaranya dipicu oleh masalah jantung dan pembuluh darah, mulai dari angina, penyakit jantung koroner, sampai peradangan otot jantung. Untuk meredakan gejala sesak yang ditimbulkan oleh penyakit-penyakit tersebut, cobalah untuk mulau menerapkan diet ideal. 

Kurangi makanan berlemak jenuh sesegera mungkin. Goreng-gorengan serta daging merah dan produk turunannya menjadi salah satu sumber lemak jenuh tersebut. Di samping itu, perbanyak asupan sayuran dan air putih. 

  1. Lekas Minum Obat 

Anda mungkin tidak bisa sesegera mungkin ke dokter untuk berkonsultasi mengenai rasa sesak di dada yang Anda alami. Namun, Anda bisa mengurangi gejalanya terlebih dahulu dengan mengonsumsi obat yang sesuai.

Secara umum, aspirin dapat menjadi obat yang bisa meredakan gejala sesak di dada. Namun jika Anda takut mengonsumsi obat-obatan kimia tanpa resep dokter, cobalah mencari obat tradisional. Bawang putih dan cuka apel disebut-sebut dapat menjadi penawar sesak di dada. 

*** 

Penyebab dada sesak tetap tidak boleh diremehkan. Jadi apabila gejala sesak dada menjadi berkurang dengan penanganan-penanganan di atas, tetap pastikan Anda segera menemui dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi yang Anda alami.

Cara Menghilangkan Bopeng Jerawat dengan Filler, Apakah Ampuh?

Bopeng bekas jerawat mengakibatkan tekstur wajah tidak rata sehingga menimbulkan rasa tidak percaya diri seseorang. Berbagai cara menghilangkan bopeng jerawat dilakukan agar kulit wajah kembali mulus seperti semula. Ada banyak cara yang bisa dilakukan mulai dari penggunaan bahan-bahan alami sampai penanganan medis seperti filler. 

bopeng

Apakah filler terbukti ampuh?

Filler terbukti mampu memperbaiki tampilan bopeng bekas jerawat dengan cara menstimulasi jaringan lunak di kulit. Semakin samar bopeng, maka penanganan dan pemulihan akan semakin mudah, begitu pula sebaliknya. Terdapat beberapa jenis filler yang tersedia, berikut ini merupakan dua jenis filler yang diklaim memiliki hasil paling maksimal:

  1. Hyaluronic acid gel

Jenis filler ini cenderung tidak menyebabkan inflamasi dan memberikan hasil paling natural. Hyaluronic acid pada dasarnya memang secara alami terdapat di tubuh, sehingga dianggap formula terbaik dalam memperbaiki bopeng atau luka yang membuat tekstur kulit tidak merata. 

Jangka waktu filler bertahan di kulit berbeda-beda tergantung dengan kondisi kulit serta keparahan bopeng atau dalam rentang 6-12 bulan. 

  1. Kolagen

Jika Anda memiliki bopeng bekas jerawat dengan level sedang hingga parah, mungkin jenis filler kolagen dapat menjadi alternatif pilihan perawatan. Pada dasarnya, kolagen memiliki porsi besar dalam protein kulit. Kolagen didapatkan dari jaringan lunak sapi atau langsung dari sel manusia. Efek filler kolagen bertahan di kulit paling pendek diantara jenis lainnya, yakni hanya 3-4 bulan.

Baik hyaluronic acid gel maupun kolagen, penggunaannya telah disetujui oleh Food and Drug Administration. Perlu digarisbawahi, FDA hanya menyetujui jenis filler yang terbuat dari bahan yang tidak diserap tubuh dan bersifat sementara. Beberapa filler juga mengandung lidocaine yang berfungsi mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat proses penyuntikan. 

Prosedur filler

Dokter atau dermatologis perlu mengetahui riwayat medis pasien sehingga penanganan akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Risiko dan hasil juga dapat diperkirakan sehingga pasien perlu memberitahu kondisinya berkaitan dengan obat-obatan dan suplemen yang sedang dikonsumsi. 

Secara umum, filler dilakukan melalui beberapa langkah, diantaranya:

  1. Penilaian dan pemetaan wajah

Dokter ahli atau dermatologis akan mengevaluasi tingkat keparahan dan banyaknya bopeng di wajah. Cara tersebut bisa dilakukan dengan memperbesar area wajah mengguanakan alat khusus. 

  1. Pembersihan wajah dan anastesi

Bagian yang akan difiller dibersihkan menggunakan bahan antibakteri terlebih dahulu. Rasa nyeri saat penyuntikan juga akan diatasi menggunakan anastesi. Beberapa cara anastesi yang dilakukan yakni penggunaan salep anastesi khusus, suntikan anastesi lokal, atau bahan yang mendinginkan kulit

  1. Proses penyuntikan

Pada tahap ini dilakukan tindakan penyuntikan dan evaluasi hasil penyuntikan. Filler yang disuntikkan akan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan jumlah bopeng yang akan diperbaiki. Lama penyuntikan pun beragam dan tidak bisa dipastikan.

  1. Pemulihan

Anda akan dikompres menggunakan es untuk mengurangi efek bengkak yang muncul. Biasanya, kulit wajah akan menjadi sedikit lunak selama satu sampai dua hari, namun Anda tidak perlu khawatir sebab hal tersebut tidak cukup menyakitkan sehingga tidak membutuhkan obat apa pun. 

Efek samping

Cara menghilangkan bopeng menggunakan filler akan menimbulkan reaksi yang berbeda untuk setiap individu. Berikut merupakan reaksi-reaksi yang mungkin akan muncul:

  • Memar yang kira-kira berlangsung sampai satu minggu setelah perawatan
  • Bengkak
  • Kemerahan

Tidak semua orang mengalami ketiga efek samping tersebut, bisa jadi hanya satu atau dua efek, tergantung pada respon tubuh masing-masing.

Sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan filler sebagai salah satu cara menghilangkan bopeng jerawat, Anda harus mempertimbangkan segala risikonya. Sebab, cara ini cenderung invasif dibandingkan dengan tindakan medis penghilangan bopeng lainnya.  

Cara agar Mudah BAB

Penderita radang usus besar rentan mengalami konstipasi atau sembelit. Rutinitas buang air besar (BAB) setiap orang mungkin berbeda-beda. Hal ini memang salah satu komplikasi wajar dari penyakit ini. Kolitis ulseratif menyebabkan peradangan di dinding usus besar dan rektum. Bagi penderitanya, cara agar mudah BAB bisa dengan mengonsumsi serat atau meningkatkan asupan cairan.

BAB

Bukan tidak mungkin, konstipasi pada penderita radang usus besar menyebabkan nyeri perut dan kembung berkepanjangan. Jangan tunda penanganan karena dapat mengakibatkan komplikasi serius yaitu megakolon toksik. Penderita radang usus besar lebih berisiko mengalami konstipasi apabila inflamasi terjadi di rektum. Istilah dari kolitis ulseratif ini adalah proctitis. Pada penderitanya, otot dasar panggul tidak bisa rileks dan mengganggu aktivitas buang air besar normal.

Cara agar mudah BAB

  1. Banyak minum cairan

Semakin terhidrasi dengan baik tubuh seseorang, akan semakin optimal pula fungsi saluran pencernaannya. Meningkatkan asupan cairan menjadi salah satu cara agar mudah BAB. Sebaliknya, dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menyebabkan feses menjadi lebih keras. Idealnya, minum air putih dan hindari minuman mengandung kafein.

  • Perbanyak konsumsi serat

Salah satu cara agar mudah BAB berikutnya adalah memperbanyak konsumsi serat. Meski demikian, hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Ada orang yang tubuhnya tidak bisa toleransi beberapa jenis buah, begitu pula sebaliknya. Jadi, sebaiknya catat apa saja makanan berserat yang aman dan memicu reaksi radang usus besar.

Rekomendasi konsumsi serat setiap harinya adalah 20-35 gram per hari. Sumber makanan kaya serat bisa diperoleh dari sayuran, buah, dan gandum utuh. Jika jenis makanan itu memicu inflamasi saat dikonsumsi mentah, coba olah dengan mengukusnya terlebih dahulu.

  • Konsumsi obat pencahar

Cara kerja obat pencahar adalah dengan menambah volume feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Konsumsi obat laksatif ini harus disertai dengan cairan sesuai saran dari dokter. Namun jika muncul efek samping seperti mual, muntah, dan juga nyeri perut sebaiknya hindari konsumsi obat laksatif. Selain obat laksatif biasa, ada juga pencahar osmotik yang bekerja dalam periode 2-3 hari. Obat ini menambah jumlah cairan dalam usus sehingga feses menjadi lebih lunak. Jenis laksatif osmotik lebih aman dibandingkan dengan obat laksatif lainnya.

  • Aktif bergerak

Tidak aktif bergerak juga memicu penderita kolitis ulseratif mengalami konstipasi. Kontraksi usus dan proses cerna menjadi lebih lambat, konsekuensinya BAB pun kurang lancar. Di sisi lain, orang yang aktif bergerak memiliki risiko konstipasi lebih rendah.

Bagi yang belum terbiasa, mulai dengan olahraga berintensitas ringant hingga sedang. Kemudian, perlahan tingkatkan intensitas ketika sudah semakin kuat. Idealnya, dalam sepekan alokasikan waktu sebanyak 150 menit untuk berolahraga atau aktif bergerak.

  • Teknik relaksasi

Jika obat dan cara agar mudah BAB lain masih belum efektif, coba lakukan terapi behavioral dengan didampingi dokter. Tujuan dari terapi ini adalah memaksimalkan fungsi usus dalam proses BAB. Lewat teknik relaksasi, otot panggul terlatih sehingga bisa memberi stimulus agar BAB. Dalam sebuah studi terhadap 63 penderita konstipasi kronis, semua mengaku jadwal BAB lebih teratur setelah melakukan terapi ini. Biasanya, dokter akan mengajarkan teknik relaksasi bersamaan dengan pemberian obat medis, peningkatan konsumsi cairan, juga aktivitas

Cara Menghilangkan Wajah Bengkak Berdasarkan Penyebabnya

Terdapat berbagai faktor penyebab wajah bengkak, seperti alergi, penyakit tertentu, cedera, bahkan terlalu banyak menangis. Cara menghilangkan wajah bengkak secara tepat, tentu perlu disesuaikan dengan penyebabnya itu sendiri. Dalam kasus tertentu, wajah yang bengkak perlu diatasi dengan bantuan dokter, namun ada juga cara menghilangkan wajah bengkak yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

cara menghilangkan bengkak wajah

Bagaimana cara menghilangkan wajah bengkak?

Di bawah ini, terdapat beberapa cara menghilangkan wajah bengkak, yang dapat Anda coba sendiri di rumah.

  • Kompres dengan es

Jika penyebab wajah bengkak Anda akibat cedera, alergi, kurang tidur, atau salah makan, mengompres wajah dengan es dapat menjadi pertolongan pertama untuk menghilangkan bengkak di wajah. 

Sebagai catatan, Anda tidak direkomendasikan untuk menempelkan es secara langsung, melainkan dengan melapisi handuk terlebih dulu, baru es ditempelkan pada area wajah yang bengkak. Ulangi cara menghilangkan wajah bengkak ini selama beberapa kali, hingga bengkak mulai terasa berkurang.

  • Kompres dengan kantong teh

Sudah pernah mencoba untuk mengompres wajah dengan kantong teh? Cara menghilangkan bengkak di wajah dengan metode ini cukup mudah dilakukan. Hanya saja, tidak semua jenis kantong teh dapat digunakan. Pilihlah teh yang mengandung banyak kafein, seperti teh oolong atau teh hitam.

Anda perlu menyeduh teh celup menggunakan air hangat terlebih dulu, lalu mendiamkan kantong tehnya beberapa saat hingga mencapai suhu ruang. Jika sudah, maka kantong teh siap digunakan untuk mengompres area wajah yang bengkak. 

Kafein dalam teh berguna untuk mengecilkan pembuluh darah dan membantu mengatasi bengkak di wajah.

  • Konsumsi asupan bergizi

Pembengkakan pada wajah dapat menjadi tanda adanya peradangan yang memicu timbulnya penyakit tertentu. Beberapa makanan yang diyakini mampu meredakan peradangan tersebut, antara lain:

  1. Buah
  2. Sayur
  3. Cokelat
  4. Kunyit
  5. Jahe
  6. Teh hijau
  • Mengurangi konsumsi garam

Bengkak di wajah dapat terjadi akibat mengonsumsi garam secara berlebihan. Biasanya, kondisi ini sering kali dialami oleh individu yang sering mengonsumsi makanan tinggi garam, seperti mie instan di malam hari.

Tanpa Anda sadari, mengonsumsi garam secara berlebihan dapat membuat tubuh menumpuk lebih banyak cairan. Kondisi ini disebabkan, karena natrium dalam garam itu sendiri bersifat menahan air, sehingga dapat membuat wajah atau anggota tubuh lain terlihat bengkak.

  • Mengonsumsi obat

Jika cara alami di atas tidak dapat mengatasi bengkak di wajah Anda, mengonsumsi obat tertentu menjadi alternatif lain untuk mengatasinya. 

Umumnya, bengkak di wajah yang disebabkan oleh reaksi alergi ringan akan mudah diatasi dengan mengonsumsi obat tertentu, seperti obat antihistamin. Di samping itu, obat antiradang atau anti-inflamasi seperti NSAID juga dapat meredakan pembengkakan di wajah. Obat ini juga bekerja dengan mengurangi rasa nyeri yang timbul.

Jika wajah bengkak yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti sinusitis, gigi berlubang, cellulitis, atau actinomycosis, biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotik untuk meredakan pembengkakan yang Anda alami. Obat antibiotik yang diresepkan pun akan berbeda, sesuai dengan bakteri penyebab bengkak di wajah.