Depresi dan Gangguan Cemas pada Generasi Milenial

Generasi milenial mengubah cara orang memandang kesehatan mental. Lebih dari itu, generasi ini mendorong orang untuk membicarakan kesehatan mental. Persoalan yang sebetulnya dekat dan bisa dialami siapa saja, namun dalam kurun waktu yang panjang dianggap tabu untuk dibicarakan.

Memang benar, kasus depresi dan anxiety meningkat drastis di kalangan generasi milenial. Namun, hal ini terjadi karena generasi milenial merupakan generasi pertama yang tidak sungkan membicarakan tentang pergulatan mereka dengan gangguan mental. Harapannya, tidak ada lagi stigma terhadap orang dengan gangguan kesehatan mental.

Kesehatan mental generasi milenial

Depresi dan kecemasan merupakan dua jenis gangguan mental yang umum ditemui pada generasi milenial. Tekanan finansial, kesepian, keinginan menjadi sempurna, serta kelelahan di tempat kerja, merupakan beberapa faktor utama yang meningkatkan gangguan kesehatan mental pada generasi ini.

Mari kita bahas satu per satu faktor-faktor tersebut!

1. Generasi milenial tertekan secara finansial

Sebagian besar milenial merasakan tekanan, antara harus menyiapkan keuangan untuk hidup saat ini serta bertanggung jawab atas kebutuhan keuangan di masa depan. Sementara, diketahui bahwa kebanyakan milenial tidak memiliki dana pensiun.

Generasi milenial sibuk melunasi utang dan selalu ada di bawah tekanan untuk membeli rumah. Kerap kali, generasi ini dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yang rata-rata sudah memiliki rumah di usia yang sama.

Perlu dipahami juga, generasi milenial tumbuh dalam atau setelah krisis ekonomi. Di mana biaya hidup semakin mahal. Walaupun gaya hidup juga memegang peranan penting dalam pengelolaan finansial ini.

Tekanan atau kesulitan finansial ini dapat berujung menjadi tekanan psikologis. Otak akan mengalami peradangan akut sebagai respons terhadap kesulitan finansial yang dialami.

Situasi ini berpotensi menimbulkan hubungan yang tidak baik dengan teman atau keluarga, konflik di tempat kerja, dan tekanan sosial. Semua hal tersebut dapat menjadi pemicu terjadinya depresi dan gangguan kecemasan.

2. Kelelahan di tempat kerja

Kelelahan dan tekanan di tempat kerja juga berkontribusi besar pada munculnya gangguan kesehatan mental di kalangan milenial. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa 50% generasi milenial meninggalkan pekerjaan karena alasan kesehatan mental.

Hal ini juga sangat erat kaitannya dengan tekanan finansial. Kebanyakan milenial bekerja keras demi memenuhi ekspektasi, baik pribadi maupun lingkungan sekitar, terkait kemapanan finansial.

Lagi-lagi, situasi ini dapat berakhir menjadi depresi dan gangguan kecemasan.

3. Merasa kesepian

Dibandingkan generasi sebelumnya, generasi milenial cenderung lebih merasa kesepian. Setidaknya, sekitar 30% dari milenial hampir selalu merasa kesepian.

Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa 1 dari 5 orang milenial mengaku tidak memiliki teman, 27% di antaranya mengaku tidak memiliki teman dekat, dan 30% mengaku tidak memiliki sahabat atau ‘best friend’.

Keberadaan media sosial turut menyumbang pada munculnya rasa kesepian ini. Generasi milenial diketahui banyak menghabiskan waktu untuk mengakses media sosial. Aktivitas ini, tanpa disadari, membuat para milenial jarang berinteraksi dengan orang di dunia nyata. Akibatnya, para milenial kerap merasa kesepian.

Kesepian dan isolasi sosial merupakan dua di antara berbagai pemicu utama depresi. Kondisi ini juga bisa sekaligus gejala dari depresi itu sendiri.

Seseorang yang mengalami depresi dapat merasa kesepian, meskipun ada orang di sekitarnya. Sebab kesepian merupakan perasaan internal yang memiliki kaitan erat dengan rendahnya self esteem.

Generasi milenial yang merasa sangat kesepian umumnya memiliki kesehatan fisik yang tidak baik, mengalami depresi, kesulitan membuat keputusan, merasakan stres, berpotensi menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan terlarang, hingga memiliki dorongan untuk bunuh diri.

Bagi Anda, baik generasi milenial atau bukan, jika merasakan ada gangguan kesehatan mental yang dialami, atau sesederhana sering merasa kesepian, segeralah berkonsultasi dengan professional.

4 Golongan Antibiotik yang Sering Digunakan

Ada 10 golongan antibiotik yang bisa dipilih sesuai kondisi penyakit

Antibiotik adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh beberapa kuman, bakteri dan parasit tertentu. Antibiotik biasanya dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan mekanisme kerjanya, struktur kimia, atau spektrum aktivitas.

Meskipun antibiotik obat-obatan yang digunakan untuk infeksi, mereka tidak bekerja melawan infeksi yang disebabkan oleh virus misalnya seperti, flu biasa. Antibiotik biasanya hanya diresepkan untuk infeksi bakteri yang lebih serius, karena banyak infeksi membaik dengan sendirinya. Penggunaan antibiotik yang benar juga sangat penting untuk membantu mengurangi resistensi antibiotik. 

Terdapat berbagai antibiotik yang tersedia dan datang dalam berbagai merek yang berbeda. Antibiotik biasanya dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan cara kerjanya. Setiap jenis antibiotik hanya bekerja melawan beberapa jenis bakteri atau parasit tertentu. Inilah sebabnya mengapa berbagai golongan antibiotik digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi.

Berikut golongan utama antibiotik yang paling umum digunakan:

  • Penisilin 

Penisilin adalah golongan antibiotik yang menyerang berbagai macam bakteri.  Mereka adalah antibiotik pertama yang digunakan dokter. Jamur penicillium adalah sumber penisilin, yang dapat dikonsumsi secara oral atau injeksi.

  • Sefalosporin 

Sefalosporin adalah golongan antibiotik β-laktam yang awalnya berasal dari jamur Acremonium, yang sebelumnya dikenal sebagai “Cephalosporium”. Sefalosporin diindikasikan untuk profilaksis dan pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap bentuk antibiotik khusus ini. 

  • Tetrasiklin 

Tetrasiklin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi, termasuk jerawat, kolera, brucellosis, wabah, malaria, dan sifilis yang dikonsumsi melalui mulut.

  • Aminoglikosida 

Berbeda dari antibiotik lain yang lebih sering dikonsumsi secara oral, aminoglikosida lebih sering diberikan secara injeksi atau suntikan, langsung ke pembuluh darah. Contoh obat yang masuk dalam golongan antibiotik ini antara lain gentamicin, tobramycin, amikacin.

Biasanya dokter meresepkan antibiotik untuk pengobatan infeksi bakteri. Jika Anda terlalu sering menggunakan antibiotik atau menggunakannya secara salah, bakteri mungkin menjadi resisten. Hal ini berarti bahwa, antibiotik menjadi kurang efektif terhadap jenis bakteri tersebut karena bakteri mampu meningkatkan pertahanannya.

Beberapa golongan antibiotik bekerja dengan cara membunuh kuman, bakteri atau parasit. Hal ini sering dilakukan dengan mengganggu struktur dinding sel bakteri atau parasit.  Sedangkan beberapa antibiotik bekerja dengan menghentikan bakteri atau parasit agar tidak bertambah banyak.

Penyakit yang Sebabkan Gejala Sakit Perut Bagian Atas

Sakit perut bagian atas dapat menjadi gejala adanya penyakit tertentu.

Perut bagian atas memiliki sejumlah organ yang penting untuk tubuhmu. Beberapa organ tersebut di antaranya ialah perut, limpa, pankreas, ginjal, kelenjar adrenal, sebagian dari usus besar, hati, kantung empedu, dan bagian dari usus kecil yang biasa disebut dengan duodenum. Maka dari itu, ada beberapa kondisi mendasar yang dapat menyebabkan sakit perut bagian atas.

Berikut ini beberapa kondisi yang biasanya mengiringi rasa sakit perut bagian atas yang perlu diketahui:

  • Nyeri atau tekanan hebat
  • Demam
  • Mual atau muntah yang tidak akan hilang
  • Penurunan berat badan tak terduga
  • Kulit yang menguning
  • perut berkeringat
  • Perut terasa sangat lembut ketika disentuh
  • Tinja berdarah

Berdasar sejumlah organ tersebut, ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan sakit perut bagian atas, yaitu:

  • Batu Empedu

Batu empedu adalah timbunan padat cairan empedu dan cairan pencernaan lainnya yang terbentuk di kantong empedu kamu. Biasanya, batu empedu menjadi penyebab umum timbulnya rasa sakit yang di sisi kanan perut bagian atas.

Jika kamu mengalami gangguan di batu empedu, sensasi sakit tidak hanya di perut bagian atas saja, tetapi juga di bahu kanan, mengalami mual atau muntah, sakit punggung di antara tulang belikat, rasa sakit yang tiba-tiba, serta intens di tengah perut dan di bawah tulang dada.

  • Hepatitis

Hepatitis adalah infeksi hati yang dapat menyebabkan rasa sakit di sisi kanan perut bagian atas. Gejala umum yang biasanya dialami pengidap hepatitis adalah kelemahan dan kelelahan, mual dan muntah, demam, nafsu makan yang buruk, urine berwarna gelap, nyeri sendi, penyakit kuning, gatal pada kulit, serta kehilangan nafsu makan.

  • Abses hati

Abses hati disebabkan oleh sejumlah bakteri umum yang menyebabkan kumpulan nanah di hati. Abses hati juga bisa menyebabkan infeksi darah, kerusakan hati, ataupun infeksi perut, seperti usus buntu atau usus berlubang.

Gejala lain dari abses hati selain nyeri di perut bagian atas adalah rasa sakit di bagian kanan bawah dada, urine berwarna gelap, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, penurunan berat badan mendadak, penyakit kuning demam, menggigil, serta berkeringat di malam hari.

  • GERD

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah acid reflux yang dapat mengiritasi lapisan esofagus kamu. GERD dapat menyebabkan nyeri ulu hati, yang mungkin kamu rasakan dari perut ke dada. Kondisi ini dapat mengakibatkan kamu merasakan sakit di perut bagian atas.

Gejala lain GERD dapat termasuk sakit dada, gangguan saat menelan makanan, arus balik makanan atau cairan asam, perasaan memiliki benjolan di tenggorokan kamu, batuk kronis, serta masalah tidur dan radang tenggorokan.

  • Hiatal Hernia

Hernia hernia terjadi ketika bagian perut kamu menonjol ke atas melalui otot besar yang memisahkan diafragma dan perut. Kamu mungkin akan merasakan sakit di sisi kiri perut bagian atas, karena di situlah sebagian besar perut berada.

Ada beberapa gejala lain yang mengiringi penyakit ini, seperti mulas, acid reflux, masalah saat menelan, sesak napas, arus balik makanan atau cairan ke mulut, bahkan sampai memuntahkan darah.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai penyebab sakit perut bagian atas dan penyakit apa yang mengiringinya, bisa tanyakan langsung ke dokter-dokter yang ahli. Nantinya dokter tersebut akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.

Demikian penjelasan mengenai sakit perut bagian atas yang perlu dipahami. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu.

Neuroblastoma

Neuroblastoma merupakan kanker yang berawal dari sel-sel saraf yang belum matang (neuroblast). Kondisi seperti ini dapat terjadi di beberapa bagian tubuh manusia, namun lebih sering muncul di bagian kelenjar adrenal pada bagian atas ginjal atau jaringan saraf tulang belakang yang meliputi leher, dada, perut, dan panggul.

Kanker ini juga dapat menyebar ke organ lain seperti sumsum tulang belakang, kelenjar getah bening, tulang, hati, bahkan kulit. Neuroblastoma lebih berpotensi terjadi pada anak-anak yang berusia 5 tahun ke bawah.

Gejala

Gejala neuroblastoma bergantung pada bagian yang terjangkit dan seberapa jauh kanker tersebut menyebar di tubuh manusia. Jika neuroblastoma terjadi di bagian perut, berikut adalah gejala yang dialami penderita:

  • Pembengkakan di bagian perut dan terasa sakit.
  • Mengalami benjolan di bagian bawah kulit, namun tidak menimbulkan rasa sakit bila disentuh.
  • Mengalami perubahan dalam kebiasaan buang air besar.

Jika neuroblastoma terjadi di bagian dada, maka gejala yang akan dialami penderita adalah sebagai berikut:

  • Nafas berbunyi.
  • Rasa sakit di bagian dada.
  • Perubahan di bagian mata seperti ukuran pupil yang berbeda pada kedua mata.

Seseorang juga bisa mengalami gejala lain yang meliputi:

  • Bola mata yang lebih menonjol dari biasa.
  • Lingkaran hitam seperti memar di sekitar mata.
  • Rasa sakit di bagian punggung.
  • Demam.
  • Berat badan mengalami penurunan.
  • Sakit pada bagian tulang.

Penyebab

Pada awalnya, kanker terjadi karena sel-sel sehat bermutasi sehingga memicu pertumbuhan secara berlebihan. Sel-sel tersebut kemudian berubah menjadi sel kanker yang terus bertumbuh dan berkembang secara tidak terkendali sehingga dapat membentuk tumor.

Neuroblastoma berasal dari kata ‘neuroblast’ yang merupakan sel-sel saraf yang belum matang dimana sel-sel tersebut terbentuk ketika janin berkembang di dalam rahim. Pada saat bayi lahir, neuroblast akan berubah menjadi sel dan serat saraf, serta sel kelenjar adrenal. Neuroblast yang tersisa biasanya akan matang dan menghilang. Jika tidak, maka akan berpotensi menjadi tumor.

Sama seperti jenis kanker lain, penyebab mutasi genetik pada kanker tersebut belum jelas. Namun, anak-anak dengan riwayat keluarga neuroblastoma lebih berpotensi mengalami risiko terhadap penyakit tersebut.

Diagnosis

Jika anak Anda mengalami neuroblastoma, Anda sebaiknya bawa anak Anda ke dokter anak. Dokter anak dapat melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi:

  • Tes fisik

Tes fisik dilakukan untuk mengetahui gejala yang dialami anak.

  • Tes urine

Neuroblastoma menghasilkan katekolamin sehingga kadar katekolamin di dalam tubuh menjadi lebih tinggi sehingga perlu diperiksa melalui tes urine.

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan dilakukan untuk melihat massa tumor di dalam tubuh. Tes pencitraan meliputi X-ray, ultrasonografi (USG), CT scan, atau MRI.

  • Pengambilan sampel jaringan

Pengambilan sampel jaringan atau biopsi dapat dilakukan jika terdapat massa di dalam tubuh. Cara ini dapat menginformasikan jenis sel yang ada di dalam tumor dan karakteristik genetik sel kanker secara spesifik.

  • Aspirasi dan biopsi sumsum tulang

Cara ini dilakukan untuk mengetahui jika neuroblastoma sudah menyebar hingga ke sumsum tulang belakang.

Pengobatan

Pengobatan neuroblastoma dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Kemoterapi

Kemoterapi dapat dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh. Kemoterapi bisa berupa suntikan atau obat berbentuk pil.

  • Imunoterapi

Imunoterapi dapat dilakukan dengan menggunakan obat yang mendorong sistem imun dalam tubuh untuk membantu membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh.

  • Terapi radiasi

Terapi radiasi dapat dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker, dengan menggunakan sinar bertenaga tinggi (sinar-X).

  • Operasi

Operasi dapat dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh bagian yang terjangkit tumor atau kanker.

5 Manfaat Bubur Kacang Hijau yang Sangat Menakjubkan

Kacang hijau sudah mulai dibudidayakan sejak dulu. Berawal dari India, kacang hijau lalu tersebar ke China dan berbagai negara di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, kacang yang satu ini diolah menjadi rupa-rupa kudapan, salah satunya bubur.

Banyak orang sangat familier dengan bubur kacang hijau. Beberapa menambahkan bubur ketan hitam, bahkan roti tawar, sebagai pelengkap. Di samping lezat disantap, hidangan nusantara yang satu ini juga menyimpan ragam manfaat bagi kesehatan.

1. Membantu meningkatkan kesehatan kandungan

Wanita hamil biasanya disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang mengandung asam folat. Tidak lain, karena asam folat sangat esensial bagi pertumbuhan dan perkembangan janin.

Sayangnya, kebanyakan perempuan tetap kekurangan asam folat dan berakhir mengalami proses persalinan yang berisiko. Padahal, tidak sulit untuk memperoleh asupan asam folat. Bubur kacang hijau dapat menjadi pilihan kudapan para ibu hamil, sebab di dalamnya terkandung asam folat dalam kadar yang tinggi.

Kacang hijau juga kaya akan zat besi, protein, dan serat. Semuanya merupakan zat-zat yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan.

2. Menurunkan risiko serangan jantung

Risiko serangan jantung kerap dikaitkan dengan kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuh, khususnya kadar LDL atau ‘kolesterol jahat’.

Penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau memiliki zat tertentu yang dapat menurunkan kadar LDL. Antioksidan yang terkandung di dalam kacang hijau bukan hanya dapat menurunkan kadar LDL, melainkan dapat mencegah LDL berinteraksi dengan radikal bebas yang tidak stabil.

Mengonsumsi sekitar 130 gram bubur kacang hijau dapat membantu menurunkan kadar LDL, sehingga risiko serangan jantung juga menurun. Tentu sangat baik bila bubur yang dikonsumsi tidak terlalu banyak mengandung gula dan santan.

3. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan persoalan kesehatan yang serius. Gangguan ini menjadi salah satu penyebab kematian, sebab dari tekanan darah tinggi ada banyak gangguan medis yang dapat timbul.

Kabar baik bagi Anda penggemar bubur kacang hijau, sebab kacang yang satu ini disebut-sebut dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Di dalam kacang hijau terkandung banyak kalium, magnesium, dan serat. Nutrien yang berkaitan dengan kejadian darah tinggi.

Sebuah penelitian pada hewan uji menunjukkan bahwa protein tertentu di dalam kacang hijau dapat menekan enzim yang secara alami meningkatkan tekanan darah. Meski demikian, seberapa jauh efeknya pada tekanan darah manusia masih belum diketahui secara pasti.

4. Meningkatkan kesehatan saluran pencernaan

Di dalam kacang hijau, terdapat banyak nutrien yang baik bagi kesehatan pencernaan. Salah satunya, kandungan serat yang tinggi.

Kacang hijau juga mengandung serat larut air yang disebut pectin. Jenis serat ini dapat menjaga gerakan peristaltik usus tetap teratur serta mempercepat pergerakan makanan di usus. Dengan demikian, proses buang air besar pun dapat lebih teratur dan lancar.

Tidak hanya itu, di dalam kacang hijau juga terdapat pati yang dapat menjaga bakteri baik di usus Anda. Bakteri baik akan mencerna pati tersebut dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek. Nantinya, asam lemak ini dapat menutrisi sel-sel usus, meningkatkan kekebalan sel usus, hingga mencegah kanker usus.

Tidak heran bila bubur kacang hijau banyak dikonsumsi sebagai menu sarapan, ya!

5. Membantu menurunkan berat badan

Mengonsumsi jenis makanan yang kaya serat dan protein sangat baik dalam proses menurunkan berat badan. Serat dan protein dapat menekan produksi hormon yang menyebabkan rasa lapar.

Selain menekan hormon penyebab lapar, konsumsi bubur kacang hijau juga akan menginduksi produksi hormon yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, konsumsi makanan harian Anda dapat berkurang yang berdampak pada penurunan berat badan. 

Social Butterfly

Ketika seseorang bertemu dengan orang lain, mungkin mereka ingin atau merasa menjadi pusat perhatian seolah-olah hal tersebut memberikan motivasi dalam kehidupan mereka. Hal tersebut menunjukkan bahwa seseorang merupakan social butterfly.

Apa Yang Dimaksud Dengan Social Butterfly?

Social butterfly merupakan kepribadian seseorang dimana mereka dapat mempengaruhi kehidupan orang lain. Social butterfly juga menunjukkan bahwa seseorang merasa hidup di dunia sendiri seolah-olah dirinya adalah yang paling penting. Hal tersebut dapat membuat mereka sulit untuk mempertahankan komitmen atau hubungan dalam jangka waktu yang lama.

Social butterfly berasal dari kata “socius,” yang artinya teman. Hal tersebut menjadi ciri khas seseorang yang memiliki kepribadian social butterfly dimana mereka bisa berteman dengan siapa saja seolah-olah memiliki jaringan yang luas. Orang-orang yang memiliki kepribadian seperti ini, walaupun tidak memiliki kesamaan, akan mudah mendekati orang atau kelompok tertentu.

Penelitian Tentang Social Butterfly

Jika menghubungkan bagaimana cara social butterfly berinteraksi dengan cara kerja otak, hal tersebut menunjukkan adanya refleksi dari lingkungan sosial yang terjadi sehari-hari.

Sebuah penelitian telah dilakukan oleh Maryann Noonan, peneliti pascadoktoral di Oxford University, dimana gagasan utamanya adalah untuk mengetahui apakah kinerja otak membuat seseorang memiliki kepribadian social butterfly atau tidak.

Penelitian tersebut melibatkan 18 partisipan yang berusia antara 27 hingga 70 tahun. Mereka ditanyai mengenai berapa banyak orang yang diajak untuk berinteraksi dalam 7 hingga 30 hari terakhir. Interaksi sosial yang dilakukan tidak hanya dengan bertemu langsung, namun juga bisa dengan komunikasi secara online seperti telepon.

Pada kesimpulan awal, Noonan menemukan bahwa otak bekerja menyesuaikan dengan seberapa aktif seseorang berinteraksi dengan orang lain, dan seberapa banyak pengaruh otak untuk beradaptasi dengan semua kebutuhan dan kemampuan seseorang.

Penelitian lain dilakukan oleh Paul Duberstein, seorang profesor di University of Rochester Medical Center di New York. Orang-orang yang memiliki kepribadian social butterfly, terutama yang berada di usia 60 tahun ke atas, bisa saja menyimpan depresi dalam dirinya. Hal tersebut bisa disebabkan oleh trauma atau pengalaman kehilangan.

Ciri-Ciri Social Butterfly

Sebenarnya Anda dapat mengetahui jika seseorang memiliki kepribadian social butterfly. Berikut adalah ciri-ciri yang menunjukkan kepribadian tersebut:

  1. Selalu bergaul dengan orang lain

Orang-orang yang memiliki kepribadian social butterfly selalu bergaul dengan orang lain tanpa memperhatikan minat mereka.

  • Suka menjadi pusat perhatian

Ketika mereka mengobrol, mereka akan mengambil kesempatan untuk berinteraksi seperti menunjukkan semangat terhadap topik yang dibicarakan.

  • Sangat spontan

Social butterfly adalah orang yang spontan dimana mereka tidak merasa ragu untuk mengambil keputusan, dan mereka justru suka bereksperimen dengan keadaan di sekitar.

  • Mudah berubah pikiran

Meskipun cepat mengambil keputusan, social butterfly juga cenderung berubah pikiran. Hal tersebut membuat mereka kurang bertanggung jawab dalam menanggapi pilihan atau keputusan.

  • Butuh dukungan

Social butterfly juga memerlukan dukungan ketika menghadapi masalah, walaupun mereka terlihat percaya diri.

  • Memiliki jadwal yang padat

Social butterfly cenderung memiliki jadwal yang padat seperti menghabiskan waktu dengan teman-teman di mal. Hal tersebut membuat mereka bersemangat sehingga mereka ingin terus melakukan aktivitasnya bersama.

  • Merasa egois

Walaupun mudah bersosialisasi dengan orang lain, social butterfly juga egois karena mereka cenderung memikirkan diri sendiri atau menjadi pusat perhatian.

  • Selalu punya harapan

Social butterfly juga punya harapan ketika mereka bertemu dengan orang lain, khususnya ketika mereka sedang berkencan. Social butterfly mengharapkan teman kencannya mengerti apa yang dipikiran oleh pasangannya.

  • Sulit menjaga komitmen

Social butterfly juga merasa sulit untuk menjaga komitmen. Contohnya, jika mereka merasa bahwa mereka tidak cocok dengan pasangannya, maka mereka akan ganti dengan pasangan lain, bahkan berkali-kali bila perlu.

  1. Perhatian pada penampilan

Social butterfly cenderung memperhatikan penampilan mereka. Mereka bisa saja menghabiskan waktu yang lebih lama agar mereka terlihat menarik ketika bepergian ke suatu tempat.

Kesimpulan

Social butterfly merupakan orang-orang yang mengharapkan sesuatu sesuai selera mereka. Oleh karena itu, jika Anda berteman atau berkencan dengan orang-orang yang memiliki kepribadian seperti ini, Anda sebaiknya coba untuk memahami pikiran mereka agar dapat memiliki hubungan yang baik.

Tips Memilih Catokan Rambut

catokan rambut sering kali menjadi cara yang paling mudah untuk meluruskan rambut tanpa memakan waktu yang lama

Catokan rambut dapat digunakan untuk mengaplikasikan semua jenis gaya pada rambut Anda sehingga secara efektif mengekspresikan keindahan rambut Anda.  Catokan dapat digunakan untuk meluruskan rambut Anda, menerapkan ikal dan gelombang atau bahkan membalik seperti apa adanya.

Namun, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum membeli atau menggunakan catokan rambut untuk menghindari kerusakan apa pun pada rambut Anda. Hal ini sangat penting karena suka atau tidak suka, catokan rambut dapat merusak rambut Anda sehingga memilih catokan rambut yg sesuai juga sangat penting.

Catokan rambut yang baik adalah investasi, bukan benda sekali pakai yang harus Anda ganti setiap beberapa bulan. Alat yang tepat dengan cepat menata rambut Anda tanpa kerusakan akibat panas, kerusakan, atau tekstur yang tidak rata. Berikut beberapa tips memilih catokan rambut yang tepat untuk kebutuhan Anda:

  • Pilih bentuk yang tepat

Anda mungkin berpikir bahwa catokan rambut pada umumnya adalah bertekstur datar pada bagian dalam. Namun ujung-ujung alat rambut ini dapat memengaruhi keserbagunaannya. Jika pelat dan tepi luar catokan berbentuk agak bundar, akan lebih mudah untuk mengubah catokan Anda menjadi curling iron. Catokan datar dengan ujung yang tajam kurang mudah beradaptasi tetapi bisa membuat rambut Anda sedikit lurus.

  • Pertimbangkan lebar plat

Semakin lebar lempeng pada catokan, semakin cepat Anda bisa meluruskan rambut Anda. Tentu saja, jika Anda berencana bepergian dan membawa catokan kemanapun Anda pergi, Anda akan membutuhkan pelat catokan yang sedikit lebih kecil yang dapat dengan mudah masuk ke dalam tas Anda. Wanita dengan rambut halus mungkin juga menemukan bahwa pelat lebar pada catokan memberikan efek terlalu panas, sehingga dapat dengan mudah merusak batang rambut.

  • Pilih pelat catokan yang tepat 

Pelat catokan dibuat dari berbagai logam dan zat lainnya. Tidak ada pilihan material pelat yang ‘tepat’. Sebagai gantinya, pertimbangkan kebutuhan rambut Anda:

  1. Catokan titanium memanas dengan cepat, menerapkan suhu yang lebih tinggi secara lebih merata. Catokan ini cenderung lebih mahal, dan Anda tidak memerlukan besi titanium kecuali rambut Anda sangat keriting dan kasar.
  2. Catokan keramik menggabungkan nilai dan efektivitas, bahkan menawarkan panas untuk sebagian besar tekstur rambut. Namun, beberapa pelurus hanya dilapisi keramik.  Seiring waktu, keramik menjadi usang, meninggalkan Anda dengan catokan yang mendistribusikan panas tidak merata atau tidak bekerja sama sekali.
  3. Pelat turmalin sangat bagus untuk rambut rusak. Kadang-kadang disebut ‘lempengan ionik’, lempeng-lempeng ini menghasilkan lebih banyak ion negatif daripada positif, mengurangi keriting dan menyegel batang rambut.
  • Pikirkan tentang suhu

Panas tinggi pada catokan berarti pelurusan bekerja lebih cepat, lebih efektif, tetapi tidak semua jenis rambut membutuhkan catokan terpanas. Untuk mengurangi kerusakan pada rambut Anda, pertimbangkan catokan yang menawarkan pengaturan panas yang dapat disesuaikan, lalu tata pada pengaturan panas terendah yang memberi Anda hasil yang Anda inginkan.

Setrika berbiaya rendah terkadang memanas secara tidak merata, menghasilkan tekstur yang tidak rata dan bahkan berpotensi membakar bagian rambut Anda. Styler rambut profesional memiliki sensor cerdas di setiap lempeng, memastikan bahwa catokan cukup panas untuk menata rambut Anda tanpa kepanasan.

  • Ketahui perbedaan antara harga dan nilai

Sangat mudah untuk pergi ke toko dan membeli catokan rambut murah pertama yang Anda lihat. Jika ya, Anda mungkin akan melakukan hal yang sama lagi beberapa bulan kemudian. Masalah dengan catokan murah adalah mereka cenderung patah lebih cepat. Mereka juga dapat merusak rambut Anda, karena catokan yang murah mungkin tidak merata ketika menerapkan panasnya, sehingga dapat merobek rambut Anda, dan bahkan membuat rambu terlalu panas.

Catokan rambut memiliki beberapa manfaat untuk mengatur dan memberikan style tertentu pada rambut Anda. Namun, Anda juga perlu mengingat, bahwa penggunaan catokan yang terlalu sering dapat membuat rambut Anda kering, kusam, patah dan bahkan rusak secara permanen.

Daun Gedi Di Indonesia

Daun gedi bentuknya seperti daun pepaya

Daun gedi atau sayur Yondok mempunyai nama latin Abelmoschus manihot, yang sebelumnya dinamakan sebagai Hibiscus Manihot L. Daun ini juga memiliki berbagai macam sebutan di berbagai negara lain di Filipina, daun gedi dikenal sebagai Lagikuway, sedangkan di Thailand dikenal sebagai Po fai dan di Inggris lebih dikenal sebagai Edible hibiscus. 

Daun gedi sendiri merupakan sayur khas yang terdapat di daerah Sulawesi Utara. Di Sulawesi Utara sendiri, daun gedi selalu jadi campuran atau pelengkap makanan khas Manado, yaitu Bubur Manado atau tinutuan. Selain rasanya yang enak, daun gedi mempunyai fungsi sebagai penambah rasa gurih serta mengentalkan.

Selain gurih, daun gedi juga kaya akan vitamin A, zat besi dan serat yang baik untuk saluran pencernaan pada tubuh Anda. Daun gedi juga memiliki kolagen dalam kandungannya, yang bermanfaat sebagai antioksidan dan menjaga kesehatan kulit. Zat kolagen yang bersifat antioksidan dalam daun gedi berguna untuk merawat kesehatan kulit dan melancarkan peredaran darah. Daun gedi juga mengandung banyak serat sehingga dipercaya dapat menyerap kolesterol dan lemak pada tubuh. Salah satu manfaat kesehatan lain yang dikaitkan dengan daun gedi adalah menurunkan kadar kolesterol serta hipertensi. 

Daun gedi memiliki banyak manfaat kesehatan dan mudah untuk diolah, sehingga banyak masyarakat Sulawesi yang menanam daun gedi di rumah mereka masing-masing. Berikut resep bubur manado menggunakan daun gedi yang bisa Anda coba di rumah:

Bahan-bahan 

Bahan bubur :

  • 2 centong nasi
  • 2 mangkok labu kuning potong dadu
  • 1 batang ubi/ketela kuning atau putih
  • 2 ikat kangkung, dipotong
  • 1 mangkok daun gedi
  • 1 bonggol jagung manis yang sudah di pipil
  • 1 batang serai besar, di geprek
  • 2 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1 ikat daun bawang, di iris-iris
  • 1 ikat daun kemangi, dipetik
  • Secukupnya garam

Sambal ikan :

Secukupnya kepala ikan asin, digoreng kering

  • 2 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 20 buah cabe rawit
  • 1 buah tomat,iris
  • Secukupnya gargul

Pelengkap :

Sesuai selera, ikan asin atau sambal dabu-dabu.

Cara memasak:

  • Siapkan air secukupnya di panci, masukkan serai, bawang merah bawang putih, nasi, jagung, labu kuning, ubi dan garam sampai mendidih dan ubi melunak.
  • Masukkan daun gedi, kangkung, kemangi dan daun bawang selama 2 menit. Lalu tes rasa
  • Untuk sambalnya, goreng semua bahan kecuali kepala ikan asin. 
  • Lalu ulek kasar semua bahan yang sudah digoreng beserta kepala ikan asin. 
  • Sajikan tinutuan atau bubur Manado bersama sambal dan pelengkap seperti ikan asin dan sambal dabu-dabu.

Tumbuhan daun gedi adalah tumbuh-tumbuhan yang bisa mencapai tinggi dua hingga tiga meter. Daunnya hijau, sepintas mirip daun singkong atau karena daunnya membentuk lima jari. Selain dijadikan bahan dalam pembuatan bubur Manado, daun gedi juga dapat Anda olah sesuai dengan selera Anda.

Presbiopi

Presbiopi adalah kelainan pada mata yang menyebabkan hilangnya kemampuan mata untuk melihat objek dalam jarak dekat secara bertahap.

Presbiopi adalah kondisi mata dimana masalah tersebut bisa menyebabkan seseorang sulit melihat dengan jarak dekat. Meskipun hal tersebut bukan merupakan suatu penyakit, presbiopi terjadi seiring bertambahnya usia.

Seseorang yang mengalami presbiopi pada umumnya terjadi ketika mereka memasuki usia 40 tahun. Contoh tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mengalami presbiopi adalah pandangan yang kabur ketika membaca sesuatu.

Perbedaan Antara Presbiopi dan Rabun Dekat
Meskipun presbiopi dan rabun dekat menyebabkan seseorang merasa kesulitan dalam melihat dengan jarak dekat, kedua kondisi tersebut memiliki perbedaan. Presbiopi terjadi karena lensa mata kehilangan kelenturan, akibat pertambahan usia. Masalah ini akan dialami oleh semua orang.

Orang yang mengalami rabun dekat disebabkan karena adanya kelainan bentuk pada bola mata. Cahaya yang masuk ke mata manusia dipantulkan di belakang retina. Kondisi tersebut juga merupakan gangguan refraksi mata.

Gejala Presbiopi
Perubahan pada mata ini umumnya akan muncul ketika manusia memasuki usia 40 tahun. Secara perlahan kondisi yang dialami semakin memburuk hingga mereka memasuki usia 65 tahun.

Orang-orang yang mengalami presbiopi dapat ditandai dengan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Mudah mengalami pusing atau mata pegal setelah melihat dengan jarak dekat.
  • Kesulitan membaca tulisan yang berukuran kecil.
  • Perlu menggunakan lampu yang lebih terang ketika membaca dalam jarak dekat.
  • Memicingkan mata supaya dapat fokus terhadap pandangan.

Kondisi seperti ini tidak dapat disembuhkan, karena tergolong proses normal. Meskipun demikian, jika Anda mengalami presbiopi, Anda sebaiknya periksa diri jika mengalami kejanggalan pada mata Anda. Mungkin saja Anda mengalami gejala sebagai berikut:

  • Titik-titik hitam muncul.
  • Adanya lingkaran di tepi cahaya.
  • Adanya kilatan cahaya pada pandangan.
  • Pandangan yang kurang jelas atau kabur.
  • Melihat pandangan ganda.
  • Mengalami kebutaan pada salah satu atau kedua mata.

Penyebab Presbiopi
Agar seseorang dapat melihat suatu objek, matanya akan menangkap cahaya. Cahaya tersebut akan diteruskan melewati kornea, lensa, iris, dan retina. Setelah itu, otak akan menerimanya sebagai suatu sinyal.

Selain itu, otot-otot mata yang elastis dibutuhkan. Namun, seiring bertambahnya usia, otot-otot akan mengeras sehingga membuatnya kaku. Masalah tersebut adalah salah satu penyebab seseorang mengalami presbiopi.

Selain pengaruh di atas, orang-orang yang mengalami gangguan seperti ini juga kemungkinan disebabkan oleh faktor berikut:

  • Mengkonsumsi alkohol.
  • Penggunaan obat-obatan seperti obat antidepresan.
  • Profesi yang mengharuskan Anda untuk melihat objek tertentu dalam jarak dekat.
  • Penyakit tertentu seperti diabetes dan jantung.

Diagnosis
Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, Anda sebaiknya tanyakan masalah ini kepada dokter. Sebelum mengobatinya, dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu, yaitu dengan tes ketajaman penglihatan, pemeriksaan refraksi, dan tes dilatasi mata.

Cara Mengatasi Presbiopi
Setelah melakukan diagnosis, cara mengatasi masalah presbiopi adalah menggunakan kacamata sesuai dengan kondisi Anda. Anda dapat membeli ukuran lensa kacamata baik melalui anjuran dokter maupun pilihan sendiri.

Karena presbiopi tidak dapat diobati dan masalah tersebut hanya terjadi ketika Anda memasuki usia 40, dan berakhir pada usia 65 tahun, Anda setidaknya perlu menjaga kesehatan mata Anda. Anda dapat melakukannya dengan:

  • Membaca di tempat yang memiliki penerangan yang cukup.
  • Jangan membaca terlalu dekat.
  • Melindungi mata dari paparan sinar matahari dengan mengenakan kacamata hitam.
  • Memeriksa kondisi mata secara rutin.

Kesimpulan

Itulah cara penanganan yang tepat jika Anda mengalami presbiopi. Presbiopi hanya terjadi pada sementara waktu. Selain itu, Anda perlu terapkan hal-hal yang disebutkan di atas untuk menjaga kesehatan mata. Jika kondisi mata Anda memburuk, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Mengenal Tentang Midazolam, Obat yang Kontroversial

Midazolam termasuk dalam golongan obat Benzodiazepine yang bekerja pada sistem saraf pusat. Oleh karena itu obat Midazolam dapat menyebabkan efek relaksasi, mengantuk, dan menyebabkan hilangnya ingatan sebagian atau total selama penggunaan obat. Midazolam biasanya digunakan sebagai obat bius agar pasien bisa menahan sakit dari prosedur media yang akan dilakukan. Selain itu, obat ini juga sering digunakan di ICU pada pasien yang dipasang alat ventilator.

Obat ini juga memiliki efek mengurangi kecemasan. Tidak heran, midazolam tidak dijual bebas dan hanya bisa diberikan oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan. Namun, apa saja efek sampingnya? Simak penjelasan berikut ini.

Efek samping midazolam

Efek samping dari midazolam dapat menyebabkan penekanan pada sistem pernapasan sehingga menyebabkan orang yang menggunakannya sulit untuk bernapas. Oleh karena itu, midazolam sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan penyakit pernapasan seperti PPOK. Jika penggunaannya tidak tepat, midazolam dapat menyebabkan napas berhenti yang akhirnya mengakibatkan kerusakan pada otak secara permanen bahkan dapat menyebabkan kematian.

Midazolam juga tidak dianjurkan pada wanita hamil dan menyusui karena obat ini dapat melewati ari-ari dan menyebabkan janin di dalam kandungan mengalami efek midazolam. Efek samping penggunaan obat ini juga bervariasi. Mulai dari efek samping yang ringan hingga berat tergantung dosis obat yang digunakan. Efek samping yang sering terjadi dengan penggunaan midazolam antara lain:

  • Rasa lelah
  • Sakit kepala
  • Sulit mengontrol diri
  • Gangguan keseimbangan
  • Gampang marah
  • Halusinasi
  • Bicara tidak jelas
  • Gemetaran
  • Sulit bernapas

Jika dosis midazolam berlebihan, akan terjadi gejala overdosis sebagai berikut:

  • Hilangnya kesadaran
  • Perasaan ngantuk terus-menerus
  • Gampang jatuh

Efek yang ditimbulkan, yaitu mengantuk, sakit kepala, dan batuk akibat iritasi tenggorokan. Selain itu, penggunaan pada hidung dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan hidung berair.

Penggunaan obat baru ini tidak diperbolehkan pada penderita glaukoma sudut tertutup. Adanya konsumsi obat sedasi lainnya, seperti obat nyeri golongan opioid, dapat menyebabkan efek sedasi berat, depresi pernapasan, koma hingga kematian.

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat ini, sebaiknya konsultasikan dahulu pada dokter mengenai obat lainnya yang sedang Anda konsumsi.