Cara Melakukan Baby Spa di Rumah, Manjakan Bayi Tapi Tetap Aman Selama Pandemi

Spa tidak hanya untuk orang dewasa saja, lho. Tapi Si Kecil juga bisa dimanjakan dengan baby spa, apa itu?

Beberapa tahun belakangan, salon bayi memang cukup menarik perhatian karena hal ini sangat bermanfaat dalam tumbuh kembang bayi. Untuk yang masih bingung, yuk kenali apa itu baby spa.

Apa Itu Spa Bayi?

Baby spa secara umum terdiri dari 2 komponen, yaitu hidroterapi dan neonatal massage. Apa bedanya?

  • Hidroterapi 

Yaitu aktivitas memanjakan bayi dengan meletakkannya dalam kolam kecil sambil mengenakan alat apung yang mengelilingi leher si kecil. 

Durasi dari hidroterapi ini sendiri beragam, umumnya selama 20 menit. Ketika anak berada dalam kolam, si Kecil akan bebas bergerak, baik menggerakkan kaki dan juga tangannya. Selain itu anak juga bisa berinteraksi dengan bayi lain yang ikut hidroterapi juga. Namun, sayangnya di kondisi pandemi seperti sekarang, tentu melakukannya sendiri akan lebih aman dibanding bersama-sama.

  • Neonatal massage

Seperti namanya, neonatal massage ini memberikan bayi pijatan, bisa dilakukan oleh orangtua dengan didampingi instruktur, atau dilakukan oleh terapis khusus.

Pijatan pun biasanya dilakukan secara lembut dan perlahan di titik-titik tertentu pada bayi. Tujuan dilakukan pijatan ini adalah agar mendapat stimulasi sistem pencernaan bayi dan memberikan manfaat lainnya.

Cara Melakukan Baby Spa di Rumah

Demi rasa aman di tengah kondisi mewabahnya virus Covid-19 seperti sekarang, tentu melakukan spa bayi di rumah adalah pilihan yang lebih bijak. Apalagi peralatannya bisa disiapkan sendiri.

Berikut tahapan dan peralatan yang mungkin Anda perlukan.

  1. Siapkan kolam renang

Anda perlu menyiapkan kolam untuk bayi berenang yang diisi dengan air hangat, cukup suam-suam kuku saja. Kolam ini bisa didapatkan di toko perlengkapan bayi.

  1. Masukkan bayi dalam kolam spa

Setelah kolamnya tersedia, maka masukkan bayi dalam kolam, biarkan si Kecil berenang dengan neck ring. Sehingga bayi akan terapung dan bebas menggerakkan kaki dan tangannya di air. 

Lakukan sesi berenang ini selama 10-15 menit. Durasi bisa ditambah jika usia bayi sudah semakin bertambah.

  1. Mandikan bayi

Jika aktivitas setelah berenang selesai, angkatlah bayi dari kolam dan mandikan bayi hingga bersih setelahnya. 

Bilas si Kecil dengan sabun dan shampoo khusus untuk bayi hingga bersih.

  1. Melanjutkan ke sesi pijat

Setelah mandi, Anda bisa melanjutkan ke sesi pijat bayi. Gunakan minyak khusus bayi untuk memijat tubuh anak. 

Pijatan bisa dimulai di area kaki, tumit hingga naik ke pangkal paha. Jangan sampai memijat area kelamin anak, ya.

Lanjutkan ke area lengan dan tangan bayi. Lakukan dengan lembut dan gerakan melingkar.

Kemudian, lanjut ke bagian dada, wajah, dan punggung bayi. 

Namun, segera hentikan proses memijat jika anak jadi rewel dan menangis. Hindari pula memijat si Kecil yang sedang lapar atau sudah mengantuk. Hal tersebut akan membuat si Kecil jadi tidak nyaman.

Berenang pada baby spa ini sebenarnya merupakan terapi air atau hidroterapi da aquatic therapy. Terapi ini berbeda sekali dengan berenang. 

Bayi yang sudah boleh melakukan spa bayi ini jika usianya sudah lebih dari 6 bulan. Di usia ini, otot leher anak sudah cukup kuat menopang kepalanya. 

Meski memiliki banyak manfaat, baby spa bukanlah aktivitas wajib yang harus dilakukan. Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan untuk memanjakan si Kecil.

Sebelum mulai memijat anak, pastikan untuk belajar dulu pada instruktur spa yang sudah berpengalaman. Jangan sampai Anda melakukan pijat sendiri tanpa tahu ilmunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *