Cara Membersihkan Pusar untuk Mencegah Pusar Bau

pusar bau

Ketika mandi, area pusar Anda juga harus dibersihkan dengan cara yang tepat. Membersihkan pusar diperlukan cara khusus, berbeda dengan membersihkan bagian tubuh lainnya. Hal ini penting demi menghindari pusar bau

Sebagian orang cenderung meremehkan area pusar, sehingga kurang maksimal dalam membersihkannya. Hal ini sebenarnya tidak baik, karena bisa memicu penyakit di area pusar dan membuat pusar menjadi berbau tak sedap.

Cara membersihkan pusar untuk menghindari pusar bau

Perlu diperhatikan, membersihkan area pusar penting demi kesehatan pusar Anda. Ketika Anda rutin mencuci dan membersihkannya, Anda akan menghindari terjadinya penumpukan kulit mati, keringat, dan minyak dari pusar Anda. 

Selain itu, ketika rutin dibersihkan, pusar Anda juga akan terbebas dari kuman. Sebaliknya, bila Anda membiarkan kuman bersarang dan berkembang biak di pusar, maka Anda akan mengalami pusar bau. 

Sebaiknya, agar pusar bisa dibersihkan dengan maksimal, ikuti langkah-langkah berikut ini: 

  1. Bilas tubuh dengan air hangat ketika mandi, termasuk di sekitar area pusar
  2. Gunakan kain lap yang sudah dibasahi sedikit dengan air hangat dan tambahkan cairan atau sabun antiseptik ke kain
  3. Bungkus jari telunjuk dengan kain lap tersebut, kemudian masukkan ke dalam area pusar dan bersihkan sampai ke bagian dalam
  4. Keluarkan kembali jari dan kain dari pusar, lalu keringkan area pusar dengan lap kering
  5. Tepuk-tepuk pelan pusar Anda sampai pusar benar-benar kering

Pastikan semua air sudah keluar dari pusar. Jangan sampai ada air yang tertinggal dan membuat pusar menjadi lembab.

Setelah melakukan semua langkah di atas, hindari menggunakan pelembab terlalu banyak di area pusar. Karena, hal ini akan membuat pusar menjadi terlalu lembab. Ketika pusar menjadi terlalu lembab, bakteri, kuman, dan jamur, rentan untuk berkembang biak. 

Secara khusus, ingatlah untuk membersihkan pusar dengan maksimal setelah berkeringat. Misalnya ketika cuaca sedang panas atau ketika Anda baru selesai berolahraga. 

Apa yang terjadi ketika jarang membersihkan pusar

Ketika Anda tidak membersihkan pusar dengan maksimal, maka Anda akan mengalami pusar bau. Kemunculan bau ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti: 

  • Candida

Candida adalah jamur yang hidup di kulit tubuh manusia. Jamur ini umumnya tidak menimbulkan masalah kesehatan, namun jika berkembang biak di kulit yang hangat dan lembab maka akan menimbulkan infeksi jamur.

Menurut penelitian, jamur ini berkembang biak dengan maksimal di area tubuh yang gelap, hangat, dan lembab. Pusar Anda menjadi salah satu bagian tubuh yang termasuk ke dalam kriteria ini. 

Candida akan menyebabkan infeksi dan menimbulkan bau tak sedap pada pusar. Cara mengatasinya adalah menggunakan obat antijamur. 

  • Kista

Kista juga bisa tumbuh pada area pusar. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka menderita kista karena tidak ada gejala tertentu. Ketika kista sudah terinfeksi, maka kista akan menimbulkan aroma tak sedap pada pusar Anda. 

Pada dasarnya, pertumbuhan sel kista tidak bersifat kanker. Namun, bukan berarti boleh dibiarkan begitu saja. 

Ketika sudah terinfeksi, kista akan menjadi merah, meradang, bengkak, dan menimbulkan rasa sakit. Selain itu kista juga akan mengeluarkan nanah, dan nanah ini akan berbau tak sedap.

Selama Anda rutin menjaga kebersihan tubuh Anda, maka Anda bisa terhindar dari masalah pusar bau. Jangan biarkan pusar Anda menjadi tempat menumpuknya bakteri dan kotoran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *