Immunoglobulin, Antibodi dan Berbagai Jenisnya!

Setiap manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang berebda-beda. Fungsi dari sistem kekebalan itu sendiri sangat penting bagi tubuh, di mana dapat membantu menangkal berbagai macam paparan virus, parasit, dan organisme yang merugikan lainnya.

Nama lain dari antibodi adalah immunoglobulin, di mana ada beberapa jenis dari antobodi itu sendiri. Nah, perlu Anda ketahui berbagai jenis antibodi yang memiliki peran dan tempat tersendiri di dalam tubuh setiap orang.

Apa itu immunoglobulin?

Antibodi yang juga dikenal sebagai immunoglobulin (Ig). Imuno menggambarkan imunitas dan globulin menggambarkan protein. Mereka diproduksi oleh sel B, jenis sel darah putih tertentu yang berasal dari sumsum tulang.

Meskipun hanya ada lima jenis antibodi utama, setiap antibodi dapat memiliki situs pengikatan berbeda yang cocok dengan antigen tertentu. Faktanya, tubuh Anda dapat menghasilkan situs pengikatan dalam jumlah tak terbatas untuk mengikat antigen.

Jenis-jenis immunoglobulin

Immunoglobulin dikalsifikasikan menjadi lima kategori, yaitu IgA, IgD, IgE, IgG, dan IgM. Hanya IgA, IgG dan IgM yang ditemukan dalam jumlah yang signifikan di tubuh manusia, tetapi semuanya merupakan kontributor penting untuk berpotensi penting untuk respon imun manusia. Berikut penjelasannya.

  • Immunoglobulin G (IgG)

Immunoglobulin G (IgG) menyumbang sekitar 75 persen dari semua antibodi dalam tubuh manusia. Tergantung pada antigennya, IgG dapat menandai patogen sehingga sel kekebalan dan protein lain akan mengenalinya, atau dapat mendorong pelepasan racun untuk langsung menghancurkan mikroorganisme.

IgG terkadang dapat memicu resppon yang tidak diinginkan pada orang dengan penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan secara tidak sengaja menyerang sel dan jaringannya sendiri.

  • Immunoglobulin A (IgA)

Immunoglobulin A (IgA) terutama ditemukan di jaringan mukosa, seperti di mulut, vagina, dan usus, serta di air liur, air mata, dan ASI. Ini menyumbang 15 persen dari semua antibodi dalam tubuh manusia dan diproduksi oleh sel B dan disekresikan dari lamina propria, lapisan tipis di dalam jaringan mukosa.

IgA adalah salah satu pertahanan lini pertama tubuh melawan infeksi. Ini mengikat patogen untuk menandai mereka untuk dihancurkan dan mencegah mereka menempel pada epitel, yang melapisi jaringan tubuh. IgA juga dikaitkan dengan reaksi hipersensitif pada orang dengan penyakit celiac dan beberapa gangguan autoimun lainnya.

  • Immunoglobulin A (IgM)

Immunoglobulin M (IgM) juga merupakan salah satu antibodi pertama yang direkrut oleh sistem kekebalan untuk melawan infeksi. Populasi IgM meningkat sangat cepat ketika tubuh pertama kali dihadapkan dengan organisme menular, dan kemudian mereka menurun saat antibodi IgG mengambil alih. IgM juga diproduksi oleh sel B dan ketika terikat pada patogen, akan memacu antibodi dan sel kekebalan lain untuk bekerja.

Selain mengaktifkan respon imun, subset IgM membantu sel B menginat patogen setelah dihancurkan. Jika nanti Anda kembali terpapar patigen, sistem kekebalan Anda akan merespon lebih cepat karena sel B memori Anda.

  • Immunoglobulin E (IgE)

Immunoglobulin E (IgE) adalah antibodi yang bertanggung jawab atas respon alergi yang banyak ditemukan di paru-paru, kulit, dan selaput lendir. IgE diproduksi oleh sel B yang disekresikan oleh kelenjar getah bening atau jaringan limfoid lain yang terletak di dekat lokasi alergen (zat tidak berbahaya yang menginduksi respon alergi).

Ketika IgW berikatan dengan alergen, hal ini dapat memicu serangkaian kejadian. Basofil dan sel mast, yang merupakan subti[e dari sel darah merah, mengalami degranulasi (membuka) dan melepaskan histamin, senyawa inflasi, ke dalam aliran darah, ini adalah histamin yang bertanggung jawab atas gejala alergi. IgE juga membantu melindungi tubuh dari infeksi parasite, termasuk cacing (cacing parasite).

  • Immunoglobulin D (IgD)

Immunoglobulin D (IgD) penting pada tahap awal respon imun. Tiddak seperti antibodi lainnya, antibodi ini tidak aktif bersirkulasi melainkan mengikat ke sel B unutk memicu respon imun. Sebagai antibodi pensinyalan, IgD membantu mendorong pelepasan IgM gars depan untuk melawan penyakit dan infeksi.

IgD hanya menyumbang sekitar 0,25 persen antibodi dalam tubuh manusia. Terlepas dari peran vitalnya dalam memulai tanggapan kekebalan, IgD bisa dibilang adalah antibodi yang paling tidak dipahami, dengan sedikit yang diketahui tentang bagaimana ia dapat berpartisipasi dalam bagian lain dari sistem kekebalan tubuh.

Diet Defisit Kalori vs Diet Karbohidrat untuk Menurunkan Berat Badan?

Diet defisit kalori menjadi pilihan bagi beberapa orang yang berencana menurunkan berat badan. Diet ini terbilang efektif karena ketika menjalaninya Anda harus mendapatkan total asupan kalori harian yang lebih sedikit daripada jumlah kalori yang dibakar tubuh. 

diet defisit kalori

Namun ada perdebatan mengenai kalori vs karbohidrat, dan klaim bahwa mengurangi asupan kalori dapat membuat seseorang makan karbohidrat dalam jumlah besar secara tak sadar. Hal ini menyebabkan kebingungan jenis diet mana yang aman dan efektif untuk menurunkan berat badan.  

Cara kerja diet defisit kalori

Setiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda. Tubuh menggunakan kalori untuk melakukan fungsi dasar. Ketika tubuh menerima jumlah kalori melebihi yang dibakar tubuh, maka akan menyebabkan penambahan berat badan. 

Untuk menurunkan berat badan, Anda harus membuat defisit kalori dengan cara meningkatkan aktivitas fisik harian atau mengurangi asupan kalori setiap hari. 

Jumlah total kalori untuk menjalani diet defisit dengan aman tergantung pada sejumlah faktor, seperti jenis kelamin, usia, berat dan tinggi badan, aktivitas fisik, dan berapa banyak berat yang ingin diturunkan. 

Kunci terpenting sebelum menjalani diet defisit kalori adalah menghitung kalori yang dibutuhkan.

Pertama-tama tentukan Basal Metabolic Rate (BMR) atau Resting Metabolic Rate (RMR) berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tinggi dan berat badan. Setelah itu perhitungkan aktivitas harian untuk mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan untuk mempertahankan berat badan saat ini. Dengan mengetahui kebutuhan kalori harian, Anda dapat menghitung defisit kalori berdasarkan tujuan penurunan berat badan Anda.

Jika Anda terlalu bingung dengan perhitungan di atas, Anda bisa menggunakan kalkulator makro untuk menentukan defisit kalori yang tepat. Setelah mengetahui jumlah yang tepat Anda perlu konsisten memantau kalori pada asupan makanan Anda.

Diet defisit kalori vs diet karbohidrat, mana yang lebih baik?

Terdapat klaim bahwa mengurangi asupan kalori dapat membuat seseorang memakan lebih banyak karbohidat. Padahal karbohidrat, lemak, dan gula memengaruhi jumlah total kalori yang dikonsumsi setiap hari.

Diet rendah karbohidrat berarti Anda harus mengurangi asupan karbohidrat seperti makanan bertepung, bergula, dan olahan. Sama halnya dengan penghitungan kalori, menghitung karbohidrat bergantung pada target karbohidrat harian Anda. 

Efektivitas dan keamanan diet tergantung pada orang yang menjalaninya. Apabila dilakukan dengan benar dan konsisten, keduanya dapat mencapai tujuan penuruan berat badan dalam waktu yang sama.

Namun sebagai pertimbangan, Anda bisa memperhatikan poin-poin berikut ini:

  • Diet rendah kalori dapat bermanfaat bagi kondisi kesehatan terkait obesitas seperti hipertensi dan penyakit jantung. Sementara diet rendah karbohidrat sangat berguna bagi mereka yang harus memperhatikan asupan karbohidratnya, seperti penderita diabetes.
  • Mengurangi kalori secara drastis dapat membahayakan dan membuat Anda menjadi tak bertenaga.
  • Beberapa jenis makanan non-karbohidrat mengandung tinggi lemak dan kalori, misalnya daging, yang bisa dimakan oleh peserta diet karbohidrat.

Catatan

Setiap metode diet memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Menjalani diet defisit kalori berarti Anda harus ikut memperhitungkan jumlah karbohidrat, lemak, dan gula pada asupan makanan Anda. Begitupula dengan diet karbohidrat yang tetap harus menetapkan jumlah kalori harian rata-rata dan presentase kalori dari karbohidrat.

Terlepas dari mana diet yang paling bagus, yang terbaik adalah menyeimbangkan diet dengan konsumsi buah, sayur, biji-bijian dan polong-polongan, serta protein tanpa lemak.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar diet defisit kalori, jangan sungkan menanyakannya langsung kepada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Ragam Manfaat Daun Mindi (Melia azedarach) untuk Kesehatan

Daun mindi (Melia azedarach) adalah tanaman yang berasal dari Cina, India, dan Iran. Tanaman ini dikenal juga dengan cedar putih, lilac persia, cedar tulip, dan chinaberry, serta sudah banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Manfaat daun mindi juga sudah banyak diketahui masyarakat, terutama dalam membantu mengobati berbagai penyakit. Seperti apakah sebenarnya tanaman ini? Lalu, apa saja manfaat daun mindi yang bisa Anda peroleh? Mari simak penjelasan di bawah ini!

Apa itu pohon mindi?

Melia adalah genus dari 2 spesies, yaitu azedarach dan azadirachta, tetapi azedarach adalah spesies yang paling dikenal. Tanaman ini asli dari Asia Selatan (Iran, India dan Cina Selatan), lalu berkembang dan dibudidayakan oleh banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia. Pohon mindi (Melia azedarach) adalah pohon daun berukuran kecil hingga sedang, dengan tinggi mencapai 45 m dan diameter 30 – 60 cm. Pohon mindi juga sering ditanam sebagai pohon jalan hias, terkadang sebagai pohon peneduh di perkebunan kopi dan teh. 

Aktivitas biologis Melia azedarach

Bagi penduduk asli India, pohon mindi adalah sumber pengobatan tradisional yang baik. Fakta ini tentunya menarik perhatian para ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut tentang manfaat daun mindi untuk kesehatan. Ekstrak buah-buahan, biji-bijian, dan daun dari pohon mindi berpotensi sebagai antivirus, antibakteri, dan antijamur. Dengan sifatnya ini, manfaat daun mindi dapat membantu mengatasi penyakit pada manusia dan hewan.

Melansir dari MDedge, aktivitas biologis tanaman mindi adalah sebagai berikut:

  • Antijamur berkaitan dengan kandungan hidroksikoumarin.
  • Antiinflamasi berkaitan dengan monoterpen
  • Sifat bakteriostatik berkaitan dengan alkaloid beta-karbolin.
  • Antivirus berkaitan dengan meliacin dan meliacarpin.
  • Aktivitas insektisida dan antifeedant berkaitan dengan limonoid, yang termasuk dalam golongan senyawa tetranortriterpenoid.
  • Limonoid juga dikenal dapat memberikan aktivitas antibakteri, antivirus, dan antijamur.

Ragam manfaat daun mindi

Dalam pengobatan Ayurveda, azedarach juga telah digunakan untuk mengobati kusta, skrofula, mual, muntah, haus, dan kondisi kulit yang meletus. Berikut ini beberapa manfaat daun mindi dalam mengatasi berbagai penyakit:

Eksim dan kurap

Daun mindi dibuat dalam bentuk jus segar, lalu oleskan pada area kulit yang terkena. Lakukan langkah ini selama beberapa hari hingga gejala mereda.

Gout dan arthritis

Caranya adalah rebus daun Chinaberry, kemudian oleskan pada sendi yang terkena untuk menghilangkan rasa sakit.

Hernia

Air rebusan daun mindi dapat meredakan hernia.

Masalah haid

Manfaat daun mindi juga dapat mengatasi masalah haid. Caranya dengan membuat ekstrak jus segar dari daun mindi, lalu diminum kurang lebih 5 ml sebanyak dua kali sehari.

Kudis, bisul, abses, dan luka

Daun mindi dijadikan pasta, lalu dapat Anda gunakan untuk menyembuhkan luka, kudis, bisul, dan abses.

Infeksi vagina dan rahim

Air rebusan daun mindi dapat dijadikan sebagai air pembasuh pada area intim untuk menyembuhkan infeksi.

Daun dan buah dari anggota keluarga Meliaceae ini juga memiliki aktivitas anthelmintik dan antifeedant terhadap serangga. Tidak heran, manfaat daun mindi dapat menghilangkan parasit internal dalam hewan. Tidak hanya daunnya, kulit akar atau kulit batangnya yang telah dikeringkan juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati penyakit kulit dan mengusir cacing.

Catatan dari SehatQ 

Walaupun banyak manfaat daun mindi untuk kesehatan, Anda tetap harus berhati-hati saat mengonsumsinya. Hindari mengonsumsi daun mindi saat Anda sedang hamil atau menyusui. Selain itu, jika Anda memiliki riwayat alergi, alangkah lebih baik jika melakukan tes sedikit pada area kecil di kulit. Ini untuk memastikan daun mindi aman untuk digunakan dan tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulit Anda.

Manfaat Minum Suplemen Vitamin C untuk Kesehatan

Vitamin C adalah vitamin esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Vitamin ini juga dapat Anda temukan dalam buah, sayuran dan suplemen vitamin C. kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan untuk wanita yaitu sebanyak 75 mg sedangkan untuk pria 90 mg. Jika makanan Anda tidak mencukupi kebutuhan vitamin C atau ingin mendapatkan lebih banyak vitamin, makan mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menjadi solusinya. Suplemen tersebut kerap dikonsumsi oleh sebagian orang karena dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Saat ini banyak produk suplemen vitamin C yang dapat dengan mudah Anda temukan di apotek. Adapun manfaat suplemen vitamin C bagi kesehatan, antara lain:

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Sudah bukan rahasia lagi jika suplemen vitamin C dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Ini bukan tanpa alasan, sebab vitamin C dapat membantu mendorong produksi sel darah putih yang mampu melindungi tubuh terhadap infeksi. Tak hanya itu, vitamin C juga membantu sel-sel darah putih berfungsi lebih efektif sambil melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas. 

  1. Mengurangi risiko penyakit kronis

Kandungan antioksidan dalam suplemen vitamin C dapat memperkuat pertahanan alami tubuh. Antioksidan pun mampu melindungi sel tubuh dari molekul berbahaya yang disebut dengan radikal bebas. Ketika radikal bebas menumpuk, maka terjadilah stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti stroke, kanker, dan penyakit jantung. 

  1. Mengendalikan tekanan darah

Tekanan darah tinggi membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit jantung. Akan tetapi, penelitian menunjukkan jika vitamin C dapat membantu menurunkan tekanan darah meski Anda tidak memiliki tekanan darah tinggi. Pada orang dewasa dengan tekanan darah tinggi, suplemen vitamin C dapat mengurangi tekanan darah sistolik sebesar 4,9 mg dan tekanan darah diastolik sebesar 1,7 mmHg. Sayangnya, belum diketahui secara pasti apakah efek ini bertahan dalam jangka panjang atau tidak.

  1. Mencegah kekurangan zat besi

Zat besi memiliki beragam fungsi penting dalam tubuh, terutama untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen. Suplemen vitamin C pun dipercaya dapat meningkatkan penyerapan zat besi sehingga mencegah Anda kekurangan nutrisi tersebut.Bahkan faktanya, mengonsumsi 100 mg vitamin C bisa meningkatkan penyerapan zat besi sekitar 67%. Hal ini juga dapat membantu mengurangi risiko anemia pada orang yang rentan kekurangan zat besi.

  1. Menurunkan kolesterol

Mengonsumsi suplemen vitamin C secara signifikan mampu mengurangi kolesterol jahat LDL sebesar 7,9 mg/dL dan trigliserida darah sebesar 20,1 mg/dL. Hal ini membuat risiko Anda terkena penyakit jantung menjadi berkurang, sebab orang yang memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang tinggi lebih berisiko terkena penyakit tersebut. Bahkan menurut analisis dari 9 studi, orang yang setidaknya mengonsumsi 700 mg suplemen vitamin C setiap hari memiliki risiko penyakit jantung 25% lebih rendah daripada orang yang tak mengonsumsinya.

  1. Meningkatkan kemampuan berpikir

Rendahnya kadar vitamin C telah dikaitkan dengan gangguan kemampuan berpikir dan mengingat. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa orang yang mengalami demensia memiliki kadar vitamin C dalam darah yang lebih rendah. Sementara, asupan vitamin C yang tinggi telah terbukti memberi efek perlindungan terhadap daya ingat dan kemampuan berpikir seiring bertambahnya usia.

  1. Mencegah asam urat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah sehingga melindungi Anda dari serangan gout. Orang yang menderita gout akan mengalami peradangan pada sendi sehingga timbul pembengkakan dan rasa nyeri yang hebat.Sebuah studi yang melibatkan sekitar 40 ribu pria sehat selama 20 tahun menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C memiliki risiko asam urat 44% lebih rendah daripada yang tidak mengonsumsinya. 

Meski aman mengonsumsi suplemen vitamin tersebut selama kehamilan, namun penggunaan yang berlebihan bisa membahayakan janin. Dosis yang disarankan untuk ibu hamil pun lebih rendah sekitar 85-120 mg per hari. Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C, pastikan keamanan kondisi Anda dan konsultasikanlah pada dokter dan simak tips seputar kehamilan di SehatQ.com untuk tahu lebih lanjut mengenai tips hidup sehat.

Clobazam untuk Mengatasi Kejang, Apa Saja Efek Sampingnya?

Clobazam merupakan obat golongan benzodiazepine yang berfungsi membantu mengontrol kejang. Kondisi kejang bisa disebabkan karena sindrom Lennox-Gestaut yang merupakan salah satu sindrom epilepsi cukup parah dan sulit dikendalikan. Obat ini bekerja pada otak dan sistem saraf pusat sehingga menghasilkan efek menenangkan.  

Efek samping

Terdapat 2 jenis efek samping yang akan ditimbulkan, yaitu efek samping secara umum dan efek samping serius. Meskipun demikian, efek samping serius cukup jarang terjadi.

  1. Efek samping secara umum

Berikut ini efek samping clobazam secara umum, diantaranya:

  • Kelelahan
  • Gangguan koordinasi otot
  • Kesulitan berbicara atau menelan
  • Air liur menetes tidak sengaja
  • Perubahan nafsu makan
  • Muntah
  • Konstipasi
  • Batuk
  • Nyeri sendi

Apabila efek samping di atas berlangsung terus menerus bahkan bertambah semakin parah, maka segera hubungi dokter. 

  1. Efek samping serius 

Efek samping clobazam juga bisa bersifat serius sehingga harus sangat diwaspadai jika terjadi pada Anda, diantaranya:

  • Kesulitan, kesakitan, dan sering buang air kecil
  • Kesulitan bernapas
  • Demam
  • Luka di mulut
  • Ruam dan gatal-gatal di kulit
  • Kulit megelupas atau melepuh
  • Perubahan mood
  • Otot melemah
  • Kesulitan berbicara

Sebagian kecil orang yang menggunakan antikonvulsan, seperti colbazam, berisiko mengalami depresi, bahkan ada yang berpikiran untuk melukai diri sendiri dan bunuh diri. Efek samping yang muncul pada kulit mungkin terjadi selama 8 minggu pertama pengobatan atau saat memulai kembali setelah sekian lama tidak mengonsumsinya.  

Reaksi serius juga bisa berupa alergi. Pada dasarnya, reaksi alergi bisa terjadi pada semua jenis obat. Beberapa gejala yang menunjukkan kejadian alergi antara lain ruam, gatal atau bengkak terutama di bagian wajah, lidah, atau tenggorokan, pusing berat, dan kesulitan bernapas. 

Hal lain yang perlu dipahami terkait konsumsi clobazam

Obat ini harus menggunakan resep dokter karena terdapat efek sampingnya yang perlu diwaspadai. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya diketahui berkaitan dengan konsumsi clobazam:

  1. Bagi ibu hamil dan menyusui

Clobazam dapat membahayakan janin atau menimbulkan gangguan kesehatan pada bayi baru lahir. Bahkan, berisiko membuat bayi ketergantungan terhadadap obat ini. Sebelum mengonsumsi clobazam, beritahu dokter jika Anda sedang hamil. Ibu menyusui juga tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini. 

Obat ini juga dapat membuat pil KB kurang efektif. Apabila Anda sedang mengonsumsi clobazam, gunakan cara pengontrol kehamilan selain KB hormon seperti menggunakan kondom, diafragma, spermisida, dan sebagainya sampai setidaknya 28 hari setelah dosis clobazam terkahir. 

  1. Memberitahu dokter penyakit lain yang sedang diderita

Sebelum mengonsumsi clobazam, beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan Anda seperti gangguan otot, glaukoma, gangguan hati, gangguan mental, serta masalah pernapasan. Selain itu, beritahu jika Anda pernah mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, menggunakan obat-obatan terlarang, atau mengonsumsi obat sebeelumnya dalam resep berlebihan. 

  1. Interaksi dengan obat lain

Apabila coblasazam dikonsumsi bersamaan dengan obat antipsikotik, hipnotik-sedatif, antidepresan, nitrit oksida (NO), analgesik, dan jenis obat kejang lainnya maka berisiko menimbulkan efek depresan. Selain itu, jika dikonsumsi bersamaan dengan cimetidin dan erithromycin, maka akan memperpanjang efek pada kedua obat tersebut. 

  1. Bentuk obat

Clobazam tersedia dalam bentuk tablet, suspensi, serta semacam film yang dipakai di lidah. Biasanya dikonsumsi 1-2 kali sehari, dengan makanan atau tanpa makanan. Usahakan mengonsumsinya pada jam yang sama setiap harinya. Pada tablet yang tidak mampu tertelan utuh, Anda bisa memecahnya menjadi 2 bagian, atau menggerus dan mencampurnya dengan saus apel.  

Beberapa Kemungkinan di Balik Batuk Setelah Makan Gorengan

Menggoreng adalah salah satu cara pengolahan makanan yang digemari di Indonesia. Produk makanan yang diolah dengan metode tersebut biasa kita sebut dengan gorengan. Hampir semua bahan makanan dapat dijadikan gorengan, mulai dari buah seperti pisang dan sukun, hingga umbi-umbian seperti ubi dan singkong. Masalahnya, kudapan lezat ini kerap membuat kita batuk setelah makan.

batuk setelah makanan

Sensasi tidak nyaman dan gatal di tenggorokan biasanya akan mulai terasa jika seseorang kalap dalam mengonsumsi gorengan. Artinya, mereka tidak membatasi jumlah gorengan yang masuk ke dalam saluran pencernaan mereka. Kondisi ini sebenarnya umum dan wajar terjadi. Namun, tahukah Anda apa saja kemungkinan yang menyebabkan itu?

Kemungkinan pertama dan utama di balik batuk setelah makanan gorengan adalah cara pengolahan yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan kaidah yang aman dan sehat. Kalimat barusan merujuk pada penggunaan minyak untuk menggoreng makanan tersebut, tentu saja.

Seperti telah kita ketahui bersama bahwa penjaja gorengan di pinggir jalan biasa melakukan efiensi ongkos produksi dengan menggunakan minyak goreng secara berulang. Kadang, kita bisa lihat sendiri bahwa minyak yang terdapat pada kuali sudah berwarna hitam pekat. Masyarakat kita familiar menyebutnya dengan istilah minyak jelantah.

Nah, minyak jelantah inilah pangkal dari batuk setelah makan gorengan yang kita rasakan. Penggunaan minyak yang berulang memungkinkannya mengandung akrolein. Penggunaan minyak goreng yang berulang menyebabkan pembentukan akrolein akibat suhu pemanasan minyak goreng yang sudah melebihi titik asapnya. Alkrolein adalah sejenis senyawa yang bisa menyebabkan peradangan pada tenggorokan.

Tak harus mengonsumsi gorengan dalam jumlah yang banyak. Mengonsumsinya satu buah gorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak yang mengandung alkrolein saja sudah dapat menyebabkan seseorang mengalami sensasi gatal pada tenggorokan.

Gorengan juga sering kali disajikan dengan bentuk kering dan bertekstur kasar. Kondisi makanan seperti itu dapat mengiritasi dinding tenggorokan seseorang. Di samping itu, makanan berlemak dan berminyak lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh sehingga mungkin menekan proses kekebalan tubuh, yang dapat memperburuk peradangan tenggorokan. Dari sinilah anggapan makan gorengan bikin batuk berasal.

Sementara itu, batuk adalah refleks alami yang dilakukan tubuh melalui sistem pernapasan jika ada benda asing yang masuk seperti kotoran, debu, lendir, bakteri, dan lain-lain. Hal ini juga akan dilakukan oleh sistem pernapasan begitu merasakan adanya senyawa akrolein yang berasal dari gorengan yang kita konsumsi.

Selain batuk setelah makan, konsumsi gorengan yang berlebihan juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan lain. Kondisi yang paling sering datang setelah makan gorengan selain batuk adalah perasaan mengantuk.

Ini terjadi karena konsumsi lemak berlebihan membebani kinerja saluran pencernaan dan memperlambat laju metabolisme. Tubuh pun akan mencurahkan energinya jauh lebih banyak ke saluran pencernaan dan akhirnya membuat otak kekurangan asupan oksigen dan mengantuk.

Kemudian, seseorang yang sering makan gorengan juga berpotensi mengalami beberapa gangguan pencernaan, termasuk tukak lambung, kembung, begah, hingga masalah asam lambung. Kemungkinan ini terjadi lantaran tingginya kandungan lemak di dalam gorengan. Kehadiran lemak membuat kinerja sitem pencernaan melambat. Kondisi tersebut juga memungkinkan seseorang merasakan sensasi nyeri pada dada.

Kehadiran lemak ini juga memiliki keterkaitan dengan batuk setelah makan gorengan. Ketika lemak memperlambat kinerja sistem pencernaan, asam lambung akan naik. Sejurus kemudian asam lambung ini mencapai kerongkongan bagian atas atau bahkan pangkal mulut, maka akan menyebabkan peradangan di bagian tersebut dan akhirnya memicu refleks batuk-batuk.

Bagi mereka yang mengalami riwayat penyakit asam lambung tinggi atau GERD, makan gorengan bahkan bisa membuat saluran pernapasan menyempit. Gejala dari masalah kesehatan tersebut bisa berupa batuk-batuk dan mengi.

Oleh karena itu, kendati tak dapat dimungkiri bahwa menyantap gorengan—apalagi ditemani dengan secangkir kopi atau teh—adalah suatu kenikmatan tiada tara, tetapi kita tak boleh terlena dengan sensasi itu. Dari segi medis, jelas gorengan tidak termasuk makanan yang sehat karena dapat menyebabkan batuk setelah makan dan masalah lain. Jika ingin menikmatinya, disarankan masing-masing orang dapat membatasi diri sehingga risiko kesehatan dapat dihindari.

Bagaimana Cara Mengatasi Rambut Berminyak?

Setiap orang ingin menjaga penampilan mereka agar tetap percaya diri. Untuk menjaga penampilan, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan pada tubuh mereka, termasuk menjaga kondisi rambut. Jika sebagian orang memiliki rambut berminyak, cara mengatasi rambut berminyak sebaiknya dipelajari.

Penyebab Rambut Berminyak

Jika Anda merupakan salah satu orang yang cenderung memiliki rambut berminyak, Anda perlu pahami bahwa ada beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Berikut adalah alasan rambut Anda bisa berminyak:

  • Jenis rambut

Jumlah produksi minyak pada bagian kepala bergantung pada jenis rambut yang dimiliki manusia. Jika Anda memiliki rambut lurus, maka Anda memiliki risiko yang lebih besar terhadap rambut berminyak.

Hal tersebut bisa terjadi karena minyak akan lebih mudah menempel di rambut yang lurus dibandingkan dengan jenis rambut lain seperti rambut bergelombang. Selain itu, minyak pada bagian kepala akan tampak lebih jelas pada orang yang memiliki rambut yang lurus.

  • Frekuensi penggunaan shampo

Sebagian orang berpikir bahwa sering berkeramas dapat mengurangi risiko gangguan pada rambut seperti ketombe. Namun, jika Anda terlalu sering keramas, maka akan membuat rambut Anda memproduksi lebih banyak sebum dan lebih mudah mengalami rambut berminyak.

  • Kondisi medis

Kondisi medis juga bisa menjadi alasan mengapa seseorang memiliki rambut berminyak dimana kondisi yang dialami manusia dapat merusak fungsi kelenjar sebasea. Tidak hanya kerusakan fungsi kelenjar sebasea, penyakit kulit seperti dermatitis seboroik juga dapat menimbulkan hal yang sama pada kepala manusia.

Cara Mengatasi Rambut Berminyak

Oleh karena itu, jika Anda merasa terganggu karena rambut Anda berminyak dan ingin mengatasinya, maka cara mengatasi rambut berminyak dapat Anda lakukan melalui beberapa hal sebagai berikut:

  1. Keramas secara teratur

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah keramas secara teratur. Anda perlu keramas sekali setiap hari. Jika rambut jarang dibersihkan, maka juga bisa menimbulkan rambut berminyak.

  1. Jangan menggunakan shampo secara berlebihan

Anda juga perlu menggunakan shampo sekali setiap hari dan dalam jumlah yang cukup. Jika Anda menggunakan shampo dalam jumlah yang banyak, maka bisa meningkatkan produksi minyak pada kepala Anda.

  1. Pelihara rambut dengan baik

Beberapa hal lain perlu Anda perhatikan untuk mencegah rambut berminyak. Hal-hal tersebut adalah menyisir, menguncir, dan membersihkan rambut. Jika tidak diperlakukan dengan baik, maka bisa menambah jumlah minyak pada kepala.

  1. Gunakan aloe vera

Salah satu bahan alami yang dapat Anda gunakan adalah lidah buaya (aloe vera). Aloe vera diketahui dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh manusia, termasuk kepala. Aloe vera dapat mengatasi jumlah minyak yang berlebihan pada bagian kulit kepala dan rambut.

  1. Gunakan teh hijau

Teh hijau juga dapat Anda gunakan untuk mengatasi rambut berminyak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat mengurangi produksi minyak rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala manusia.

  1. Gunakan tea tree oil

Tea tree oil juga dapat membantu mengatasi rambut berminyak. Sebuah studi menyatakan bahwa bahan tersebut mengandung komponen antibakteri untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut manusia.

  1. Jangan menggunakan produk yang mengandung silikon

Ada berbagai produk rambut yang mengandung silikon untuk membuat rambut tampak halus dan berkilau. Meskipun demikian, silikon juga bisa berpotensi menimbulkan rambut berminyak. Oleh karena itu, Anda sebaiknya hindari produk yang mengandung silikon.

Kesimpulan

Cara mengatasi rambut berminyak bisa melalui bahan-bahan alami dan Anda perlu melakukannya secara rutin jika Anda ingin menjaga kondisi rambut Anda supaya tidak berminyak. Untuk informasi lebih lanjut tentang rambut, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Daftar Makanan yang Mengandung Inulin dan Beta Glucan untuk Turunkan Kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi bisa diturunkan dengan menggunakan inulin dan beta glucan, dua kandungan yang sangat penting. Kadar kolesterol tinggi tidak boleh dibiarkan karena bisa berdampak buruk dan sangat serius pada tubuh. Meskipun banyak cara untuk menurunkan kolesterol, memperbaiki pola makan adalah yang paling disarankan.

Kolesterol menjadi substansi lemak yang dibutuhkan tubuh dalam membentuk sel, produksi hormon, empedu dan vitamin D. Namun, jumlah kolesterol yang berlebihan sangat berisiko buruk terhadap kesehatan, seperti potensi penyakit jantung da stroke, hal inilah yang membuat kolesterol harus dijaga kadarnya di dalam darah.

Makanan yang Mengandung Inulin

Selain melakukan olahraga secara rutin dan mengonsumsi obat kolesterol yang diresepkan oleh dokter, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat. Berikut ini beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi guna mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

  1. Oat

Konsumsi semangkuk oatmeal atau sereal berbahan dasar gandum untuk sarapan, asupan ini bisa memberi satu hingga dua gram serat larut. Dapat pula ditambahkan pisang atau stroberi agar kandungan serat bertambah setengah gram. Pedoman nutrisi merekomendasikan kondumsi 20 hingga 35 gram serat per hari, setidaknya 5-10 gram berasal dari serat larut.

  • Barley dan Gandum Utuh

Baley dan gandum utuh memiliki kandungan yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terutama karena kandungan serat larut pada kedua jenis bahan makanan penurun kolesterol ini.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya akan serat, jenis makanan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh tubuh. Sehingga seseorang yang mengonsumsinya merasa kenyang lebih lama, ini menjadi alasan mengapa seseorang yang ingin menurunkan berat badan lebih memilih untuk mengonsumsi kacang-kacangan.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi almond, kenari, kacang tanah dan jenis kacang lainnya sangat baik untuk kesehatan jantung. Disarankan untuk mengonsumsi dua ons kacang dalam sehari, asupan ini mampu menurunkan LDL sebanyak lima persen, untuk itu makanan jenis ini tidak boleh dilewatkan ketika ingin menurunkan kadar kolesterol.

  • Terong, Okra dan Minyak Nabati

Terong dan okra merupakan jenis sayuran rendah kalori dan juga merupakan sumber serat larut yang baik. Sementara itu menggunakan minyak nabati cair seperti canola, biji bunga matahari dan jenis lain sebagai pengganti mentega atau lemak bisa membantu menurunkan LDL.

  • Buah dan Kedelai

Beberapa jenis buah kaya akan pektin, diantaranya seperti apel, anggu, stroberi dan jeruk, pektin merupakan kandungan yang bisa menurunkan LDL. Sementara kedelai dan turunannya seperti tempe dan tahu bisa menurunkan kolesterol. Konsumsi 25 garam protein kdelai sehari mampi memberi (10 ons atau 2 setengah cangkir susu kedelai) dan bisa menurutnkan LDL.

  • Ikan Berlemak

Konsumsi ikan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu dapat menurunkan LDL dengan dua cara, yakni menggant daging yang memiliki lemak jenuh penambah LDL dan dengan memberi lemak omega-3 penurun LDL. Omega-3 mamp mengurangi trigliserida di dalam alian darah dan melindungi jantung dengan mencegah irama jantung yang abnormal.

Beberapa jenis makanan yang mengandung inulin dan beta glucan di atas dapat digunakan untuk mengatasi kadar kolesterol yang tak terkontrol. Peran kedua kandungan ini dalam menurunkan kolesterol adalah mampu meminimalkan penyerapan lemak dari makanan, hal ini karena sifat kedua kandungan ini meningkatkan serapan kolesterol plasma untuk sintesis menjadi empedu.

Lakukan Ini sebagai Cara Mengatasi Ngantuk Saat Belajar

Salah satu kendala yang sering dialami anak saat belajar adalah mengantuk. Bahkan, tidak hanya pada anak, orang dewasa pun sering mengantuk ketika berusaha untuk berkonsentrasi mempelajari sesuatu. Untuk mengatasi ini, Anda perlu mengajarkan cara mengatasi ngantuk saat belajar pada anak.

Ada beberapa alasan yang membuat rasa kantuk mudah muncul saat belajar. Salah satunya adalah kurangnya kualitas tidur di malam hari serta banyaknya konsumsi makanan yang mengandung tryptophan.

Cara mengatasi ngantuk saat belajar

Ada beberapa cara mengatasi ngantuk saat belajar. Anda bisa mengajarkan anak Anda untuk mengatasi rasa kantuk tersebut dengan cara:

  • Menghindari tempat tidur

Banyak orang semakin mudah merasa ngantuk ketika belajar di dekat tempat tidur, seperti di dalam kamar atau sambil berbaring di ranjang. Hal ini bisa terjadi karena Anda terbiasa untuk tidur atau beristirahat di lokasi tersebut.

Sebaiknya, pilihlah ruangan yang cukup jauh dari tempat tidur Anda untuk belajar. Bila Anda tinggal di kamar kos atau apartemen berukuran studio, pilihlah sudut kamar yang berjarak sedikit lebih jauh dari ranjang sebagai tempat belajar.

  • Konsumsi cemilan sehat

Ketika rasa kantuk datang, Anda bisa mengonsumsi cemilan sehat untuk meningkatkan energi. Biasanya, cemilan yang manis dan mengandung gula lebih efektif untuk mengatasi rasa lesu.

Ada beberapa cemilan sehat yang bisa membantu Anda dalam mengatasi rasa kantuk, seperti selai kacang dengan biskuit gandum, yogurt, saus krim keju, wortel, dan lain sebagainya.

  • Memulai percakapan

Menurut penelitian, otak yang lelah dan mengantuk bisa bergerak kembali dengan aktif ketika Anda memulai percakapan. Mengobrol dengan orang lain bisa membantu mengembalikan kesadaran Anda sekaligus membangunkan pikiran dari rasa kantuk.

Anda bisa memulai percakapan dengan berbagai macam topik bersama siapa saja. Bila Anda tinggal sendiri, Anda bisa mencoba untuk menelepon teman atau keluarga selama beberapa menit untuk bisa berdialog.

  • Banyak minum air

Percaya atau tidak, salah satu cara mengatasi ngantuk saat belajar adalah dengan banyak minum air. Banyaknya air yang dikonsumsi bisa membantu menjaga tubuh tetep terhidrasi.

Rasa kantuk bisa datang ketika Anda mengalami dehidrasi. Karena itu, tingkatkan konsumsi cairan agar tubuh terhidrasi sepanjang hari. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi air bisa membawa dampak positif untuk memori, konsentrasi, kemampuan matematika, dan kewaspadaan.

  • Gunakan cahaya yang terang

Ruangan yang gelap lebih mudah memicu rasa kantuk. Tubuh manusia terbiasa menanggapi sinyal tertentu di lingkungan sekitarnya, seperti cahaya yang terang maupun gelap.

Bila Anda terbiasa tidur di malam hari dengan cahaya yang gelap, Anda akan lebih mudah berkonsentrasi di bawah pencahayaan ruangan yang terang. Karena itu, ketika belajar pun, Anda perlu memastikan cahaya ruangan di tempat Anda belajar tidak redup.

  • Terus bergerak

Banyak bergerak mampu mendorong tubuh untuk tetap berenergi. Saat Anda mendapatkan energi yang cukup, Anda tidak akan mudah merasa ngantuk dan terhindari dari stres menjelang ujian.

Anda tidak harus melakukan olahraga berat untuk memastikan tubuh tetap bergerak. Sekedar berjalan kaki di luar ruangan selama 10 menit sudah mampu memberikan efek signifikan untuk meningkatkan kemampuan otak.

Itulah beberapa cara mengatasi ngantuk saat belajar yang bisa Anda coba. Anda juga bisa mengajarkan cara ini untuk anak atau teman-teman di sekitar Anda.

Cara Sederhana yang Ampuh Menghilangkan Bau Badan

Bau badan adalah bau tidak sedap yang dirasakan tubuh Anda saat bakteri yang hidup di kulit memecah keringat menjadi asam. Bau badan dapat terjadi pada siapa saja, tetapi Anda bisa melakukan beberapa cara menghilangkan bau badan.

Orang yang terlalu banyak berkeringat, seperti penderita hiperhidrosis, mungkin juga rentan terhadap bau badan. Namun, seringkali kadar garam dari keringat Anda terlalu tinggi untuk diurai oleh bakteri. Hal ini tergantung di mana keringat berlebih itu terjadi dan jenis kelenjar keringat yang terlibat. Bau badan merupakan hal yang kurang menyenangkan, berikut beberapa cara sederhana untuk menghilangkan bau badan:

  • Menjaga tubuh tetap bersih 

Mandi setidaknya sekali sehari, dan Anda akan menghilangkan keringat dan menyingkirkan beberapa bakteri di kulit Anda. Keringat dengan sendirinya pada dasarnya tidak berbau. Tetapi ketika bakteri yang hidup di kulit Anda bercampur dengan keringat, mereka berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

  • Menggunakan sabun antibakteri

Mencuci secara menyeluruh dengan sabun antibakteri akan membantu menghilangkan beberapa bakteri, yang dapat membantu menghilangkan bau pada badan.

  • Membersihkan dengan baik

Setelah Anda mandi, keringkan diri Anda sepenuhnya, perhatikan area di mana Anda banyak berkeringat. Jika kulit Anda kering, bakteri penyebab bau badan lebih sulit berkembang biak di atasnya.

  • Gunakan deodorant 

Setelah Anda bersih dan kering, gunakan deodorant yang kuat pada ketiak Anda.  Bahan kimia ini mengandung aluminium klorida, bahan kimia yang membantu menahan keringat. Deodorant menjadi salah satu cara ampuh menghilangkan bau badan. 

  • Jaga kebersihan baju

Ganti pakaian sesering mungkin saat Anda berkeringat banyak. Pakaian segar membantu mengurangi bau badan. Pastikan untuk mengganti kaus kaki Anda juga, terutama jika Anda cenderung memiliki bau kaki.  

  • Mengurangi makanan atau minuman tertentu

Apa yang Anda makan mempengaruhi bau badan Anda. Makanan yang cenderung membuat Anda lebih banyak berkeringat, seperti cabai atau makanan pedas lainnya, juga dapat menyebabkan bau badan. Dan aroma makanan seperti bawang merah atau bawang putih bisa terbawa oleh keringat Anda. Minuman dengan kafein atau alkohol juga dapat membuat Anda lebih banyak berkeringat.

Bau badan biasanya menjadi jelas jika tindakan tidak diambil saat seseorang mencapai pubertas. Orang yang mengalami obesitas, yang rutin makan makanan pedas, serta individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, lebih rentan mengalami bau badan. Namun, Anda dapat mencoba cara sederhana diatas untuk menghilangkan bau badan.