Seluk Beluk Mandi Susu dan Segudang Manfaatnya

Perawatan kulit tubuh tentu banyak jenisnya dan semuanya bertujuan untuk membuat kulit menjadi lebih sehat. Beberapa jenis perawatan yang mungkin untuk diberikan pada kulit yaitu lulur badan, penggunaan produk kecantikan kulit, serta mandi secara rutin. Jika kulit ingin lebih terawat, Anda dapat mencoba mandi menggunakan bunga, rempah, atau susu. Ketiganya memberikan manfaat masing-masing untuk kulit. Meski demikian, mandi susu cukup banyak diminati sebagai treatment di salon atau spa sebab bisa membuat kulit menjadi lebih lembap dan halus. 

Apakah mandi susu aman dilakukan?

Kulit tidak bisa sembarangan berkontak langsung dengan zat tertentu sebab bisa saja malah melukai. Lalu, apakah mandi susu aman dilakukan? Secara umum mandi susu tergolong aman. Akan tetapi reaksi kulit terhadap susu dapat berbeda tergantung jenis kulit yang dimiliki. Untuk Anda yang memiliki kulit sensitif sebaiknya melakukan tes alergi terlebih dahulu sebelum mandi susu. Anda dapat mengoleskan sedikit air susu pada bagian leher atau pergelangan tangan. Apabila dalam 24 jam tidak muncul ruam dan reaksi alergi lainnya, maka Anda dapat mencoba mandi susu. Jika ingin lebih pasti, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter melalui aplikasi SehatQ sebelum melakukan mandi susu. 

Susu yang digunakan 

Manfaat mandi susu akan maksimal apabila Anda menggunakan susu dan bahan campuran yang tepat. Susu yang dapat digunakan untuk mandi cukup bervariasi seperti susu kedelai, susu murni, susu beras, susu bubuk, susu kelapa, atau susu mentega. Anda dapat memilih salah satu yang paling Anda sukai sebab semuanya dianggap bisa memberi manfaat yang sama. Bahan campuran yang biasa ditambahkan beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit Anda yaitu madu, minyak zaitun, oatmeal, baking soda, atau minyak esensial lavender. 

Manfaat mandi susu 

Mandi susu telah dilakukan sejak lama oleh para bangsa Romawi Kuno dan dijadikan kebiasaan agar kulit senantiasa sehat. Kini, mandi susu dapat Anda lakukan di salon, spa, atau bahkan di rumah. Mandi susu menggunakan air hangat dapat membantu menenangkan pikiran terutama jika dipadukan dengan penggunaan essential oil. Berikut ini merupakan beberapa manfaat mandi susu yang bisa Anda dapatkan. 

  1. Melembapkan kulit

Berbagai jenis kulit terutama kulit kering sangat cocok mandi susu sebab berbagai kandungan nutrisinya dapat melembapkan kulit. Kandungan dalam susu tersebut yaitu lemak, vitamin, mineral, asam laktat, dan protein. 

  1. Menangani luka bakar

Berbagai gejala luka bakar pada kulit akibat paparan sinar matahari dapat dikurangi dengan mandi susu. Berbagai kandungan seperti asam amino, vitamin A dan D, lemak, serta protein pada susu akan bekerja mengurangi rasa perih di kulit akibat terbakar. 

  1. Meredakan gejala psoriasis

Bagi Anda yang mengalami psoriasis, mungkin bisa mencoba mandi susu. Kondisi psoriasis ditandai dengan kulit gatal dan bersisik. Dengan berendam pada air susu, kedua gejala tersebut dapat dikurangi. Sayangnya, penelitian ilmiah tentang hal ini belum ada sehingga belum 100% akurat. 

  1. Mengatasi eksim

Mandi susu juga berpotensi mengatasi eksim yang dialami oleh seseorang. Eksim merupakan penyakit kulit yang membuat seseorang mengalami iritasi karena alergi. Meski dipercaya dapat membantu mengatasi eksim, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mengurangi risiko yang mungkin terjadi akibat mandi susu.

Ketika Anda berendam pada air susu, pastikan tidak terlalu lama. Durasi yang disarankan yaitu sekitar 20 menit saja. Gunakan air hangat untuk memberikan efek relaksasi pada tubuh. Selain itu, Anda bisa memilih susu yang sudah disterilkan untuk menghindari terinfeksi bakteri atau terkena kuman penyakit ketika berendam. Jika Anda ingin kulit sehat, maka selain mandi susu Anda perlu mengurangi begadang, olahraga teratur, banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta menghindari rokok. Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai masalah kulit, konsultasikan secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dijamin mudah, cepat, dan dijawab oleh dokter terpercaya. Unduh aplikasinya sekarang juga di App Store atau Google Play.

FK Unpad Jadi ‘Pemasok’ Dokter Kulit di Bandung

Sebagai salah satu kota besar, Bandung didukung dengan beragam sarana dan fasilitas penunjang yang mumpuni. Dua lini yang mendapat banyak perhatian adalah pendidikan dan kesehatan. Tak sedikit sekolah atau perguruan tinggi jempolan di Bandung. Di mana Universitas Padjadjaran atau Unpad jadi salah satu yang terdepan. Kenyataan bahwa kampus ini masuk jajaran teratas di Indonesia membuatnya sukses melahirkan banyak ahli di berbagai macam bidang, termasuk dokter kulit di Bandung.

Sebenarnya, lulusan Fakultas Kedokteran Unpad banyak menyebar di seluruh pelosok negeri ini. Namun, karena kedudukannya di Bandung, tak dapat dimungkiri jika Kota Kembang bakal jadi gelanggang pertama atau semacam tempat pertama mereka meniti karir sebelum menemukan lubang-lubang kesuksesan yang lain.

Sebelum dapat melakukan praktik, dokter kulit di Bandung harus menempuh jalan yang panjang di FK Unpad. Mereka harus mengantongi titel SpKK yang hanya bisa didapat setelah menyelesaikan masa perkuliahan di Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. Selama masa perkuliahan, para calon dokter kulit di Bandung ini digembleng untuk dapat menguasai setidaknya tujuh area kompetensi. 

Jadi, hampir dapat dipastikan jika dokter kulit di Bandung yang mencuat ke permukaan setelah digodok di kawah candradimuka Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Unpad akan memiliki karakter seperti:

  • Keterampilan interpersonal dan komunikasi efektif
  • Keterampilan menerapkan Evidence-Based Medicine (EBM), farmakologi klinik, biologi molekuler, parasitologi klinik, mikrobiologi klinik, patologi klinik, dan patologi anatomi.
  • Keterampilan pelayanan medis spesialistik
  • Pembelajaran berbasis praktik
  • Pembelajaran berbasis sistem
  • Penerapan etik, hukum kedokteran, dan profesionalisme
  • Pengembangan keilmuan dan pembelajaran sepanjang hayat.

Kompetensi-kompetensi tersebut mereka cicil selama bertahun-tahun masa perkuliahan yang secara garis besar dibagi ke dalam tiga tahapan, yakni tahap pengayaan; tahap magang; dan tahap mandiri. Masing-masing tahapan itu mempunyai tujuan khusus, mengacu kepada tujuan akhir pendidikan. Setiap tahap dapat dicapai dengan berbagai pengalaman belajar yang sesuai dengan tingkat keterampilan yang diharapkan, dan tentu saja dengan memperhatikan etika dan perilaku profesi.

Dalam mencetak para dokter kulit di Bandung, Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unpad mengusung misi menjadi program studi dermatologi dan venereologi yang unggul dan transformatif dalam bidang pendidikan dan penelitian, terutama infeksi dan alergi-imunologi untuk kemaslahatan masyarakat dan diakui secara internasional pada tahun 2020.

Yang mana visi itu dimanifestasikan dalam lima misi yang dirumuskan belakangan. Adapun misi-misi tersebut antara lain:

  • Menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis dermatologi dan venereologi (SpDV) yang berkualitas dan sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan Kolegium Dermatologi dan Venereologi Indonesia.
  • Meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama mengenai infeksi dan alergi-imunologi dalam bidang dermatologi dan venereologi untuk kemaslahatan masyarakat.
  • Meningkatkan kolaborasi dengan berbagai institusi di dalam dan luar negeri untuk menunjang terwujudnya pendidikan dan penelitian yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
  • Menyelenggarakan sistem tata pamong yang baik untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif.
  • Menjadi pelopor dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat di bidang dermatologi dan venereologi.

Tujuan-tujuan tersebut tentu tidak muluk-muluk jika kita lihat jajaran pejabat dan para pengajar yang tergabung di dalamnya. Dimana hampir semua nama-nama yang pernah dan masih ada di dalam daftar dapat diketahui sebagai yang terbaik dalam profesi dokter kulit di Bandung.

Jika dilihat dari semua yang telah dilakukannya, Unpad, melalui Fakultas Kesehatannya, tentu saja telah memberikan banyak warna dalam khazanah spesialisasi dokter kulit di Bandung. 

TBC Kulit

Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit yang dapat menyerang organ dalam paru-paru manusia. Tidak hanya terjadi pada bagian paru-paru, TBC juga bisa terjadi pada bagian luar paru-paru (ekstrapulmonari) seperti pada bagian kulit (atau yang dikenal sebagai TBC kulit).

Pengertian TBC Kulit

TBC kulit juga disebut sebagai TBC kutaneous. TBC kulit merupakan jenis infeksi yang terjadi pada bagian kulit manusia dimana kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yakni bakteri yang menimbulkan TBC paru. Bakteri tuberkulosis memiliki empat spesies, antara lain M. tuberculosis, M. bovis, M. africanum, dan M. microti. Semua spesies bakteri dapat menyebabkan TBC kulit.

Sama seperti TBC paru, TBC kulit juga biasanya dapat ditemukan di bagian tubuh yang banyak terdapat penderita TBC paru. Yang menjadi perbedaan antara TBC paru dan TBC kulit adalah jumlah penderita. 1 hingga 2 persen penderita mengalami TBC kulit. Jumlahnya jauh lebih sedikit dari jumlah penderita TBC ekstrapulmonari.

TBC kulit bisa terjadi pada saat bakteri tuberkulosis menyebar ke bagian permukaan kulit manusia. Infeksi yang dialami manusia mungkin terjadi melalui beberapa cara seperti infeksi langsung pada kulit, bakteri yang menyebar ke kulit organ pada bagian bawah kulit manusia yang mengalami TBC sebelumnya, atau melalui peredaran darah dan limfogen.

Gejala

Ketika Anda mengalami TBC kulit, Anda mungkin bisa mengalami berbagai gejala pada tubuh Anda. TBC kulit dibagi menjadi dua jenis, antara lain TBC kulit primer dan TBC kulit sekunder.

TBC kulit primer terjadi pada orang yang pernah mengalami TBC lain atau disuntik vaksin BCG dan ditandai dengan bintil kecil yang berkembang menjadi lesi seperti luka, namun tidak menimbulkan rasa nyeri. Sebagian orang yang pernah mengalami TBC atau disuntik vaksin BCG, lesi yang muncul biasanya berbentuk papula yang berkembang menjadi hiperkeratotik dan jaringan parut. Kondisi tersebut terjadi selama bertahun-tahun.

TBC kulit sekunder merupakan reaktivasi dari lesi lama atau TBC kulit primer yang berkembang menjadi lebih kronis. TBC kulit sekunder juga lebih banyak terjadi pada manusia dibandingkan dengan TBC kulit primer.

Diagnosis

Jika Anda mengalami TBC kulit, Anda dapat periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan memeriksa kondisi fisik Anda terlebih dahulu. Pemeriksaan fisik bertujuan untuk mengetahui jika ada lesi pada kulit atau tidak.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan yang meliputi tes mantoux. Caranya dengan menyuntikkan cairan yang disebut sebagai PPD tuberculin ke kulit pada bagian lengan Anda.

48 hingga 72 jam kemudian, dokter akan memeriksa bekas suntikan tersebut, untuk mengetahui jika Anda mengalami benjolan atau tidak. Jika Anda mengalami benjolan berukuran 5 hingga 9 mm, maka Anda dinyatakan positif mengalami TBC. Setelah mengetahui kondisi tersebut, Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjut yang meliputi pemeriksaan dahak dan rontgen dada.

Pengobatan

Jika pasien ingin mengobati TBC kulit, maka pengobatannya sama seperti TBC paru, yakni obat antituberkulosis. Obat antituberkulosis yang dapat digunakan termasuk obat antibiotik. Contoh obat antibiotik yang dapat digunakan adalah isoniazid, rifampicin, pyrazinamide, dan ethambutol. Pengobatan tersebut bergantung pada kondisi pasien, ada yang perlu waktu berbulan-bulan, namun juga ada yang sampai sekitar satu tahun.

Kesimpulan

TBC kulit merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai. Gejala yang dialami penderita dapat berkembang menjadi lebih buruk. Oleh karena itu, pengobatan sangat diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai TBC kulit, Anda bisa tanyakan persoalan ini ke dokter.

Waspadai Faktor Penyebab Penyakit Panu Berikut

Setidaknya hingga 90% orang dewasa ternyata memiliki jamur pada tubuhnya yang kapan saja dapat berkembang menjadi penyakit kulit. Jamur yang disebut dengan malassezia itu, merupakan penyebab penyakit panu.

Dalam kondisi yang normal, jamur ini tidak akan menyebabkan masalah apa pun. Hanya saja, pada beberapa kasus yang dialami oleh orang dewasa, jamur ini dapat berkembang dalam kondisi lembab, seperti ketika memiliki kebiasaan malas mandi, mengganti baju, atau menggunakan handuk dalam kondisi basah dan lembab.

Penyakit panu umumnya menyerang kelompok remaja dan orang dewasa muda. Selain karena faktor perubahan hormon dan banyaknya aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat berlebih, kondisi kulit mereka ternyata lebih berminyak. Tidak hanya itu, kedua kelompok tersebut cenderung tinggal di lingkungan atau ruangan yang lembab dan jarang terkena sinar matahari.

Faktor lain yang memicu timbulnya panu adalah gaya hidup, seperti kebiasaan mengenakan pakaian yang terlalu ketat dan sulit menyerap keringat. Jamur juga dapat berkembang dengan cepat ketika seseorang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik dan juga mengalami kekurangan gizi.

Obat apa yang efektif menyembuhkan panu?

Gejala yang umumnya sering dikeluhkan ketika seseorang mengidap penyakit panu adalah munculnya bercak-bercak berwarna putih di tubuh, seperti pada area punggung, dada, perut, leher, dan juga lengan atas. Panu juga dapat memicu rasa gatal dan menyebabkan kulit bersisik atau kemerahan.

Satu hal yang perlu Anda tahu, bahwa penyakit panu bukanlah penyakit yang menular dan bukan merupakan tanda adanya gangguan maupun masalah kesehatan yang serius. Mengenai pengobatan penyakit panu, penyakit ini relatif mudah diatasi.

Umumnya, seseorang yang mengidap penyakit panu akan membeli obat salep khusus untuk panu. Salep ini memiliki kandungan zat tertentu, seperti miconazole, selenium sulfide, atau terbinafine. Penggunaan salep ini juga mudah, hanya dengan mengoleskannya pada area panu. Anda dapat melakukan pengobatan ini hingga panu benar-benar hilang. Obat-obatan ini juga umumnya dijual bebas, sehingga mudah untuk ditemukan. Biasanya, seseorang membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari untuk benar-benar sembuh.

Dalam beberapa kasus, dokter akan meresepkan obat panu khusus, jika panu yang Anda derita dalam tingkatan yang cukup berat. Obat tersebut mengandung ciclopirox, ketoconazole, flukonazol, atau itraconazole. Penting bagi Anda, untuk menjaga kebersihan dan mengubah kebiasaan buruk agar panu tidak datang kembali.

Menilik Kandungan dalam Serum Rambut Rontok, Efektifkah Mengatasi Kerontokan?

Rambut rontok menjadi salah satu permasalahan yang umumnya dialami oleh banyak orang, baik oleh kaum hawa maupun kaum adam. Pasalnya, kondisi rambut rontok ini dapat mengakibatkan kebotakan yang dapat berujung pada rendahnya kepercayaan diri untuk tampil di depan umum. Kerontokan rambut ini umumnya didapat ketika sedang menyisir, melepas ikat rambut, bahkan rambut dapat dengan sendirinya rontok begitu saja.

Berbagai cara tersedia untuk mengatasi kerontokan rambut ini atau setidaknya mengurangi jumlah rambut yang rontok, salah satunya dengan menggunakan serum rambut rontok. Dari sekian banyak produk serum rambut yang dijual di pasaran, manakah produk yang secara ampuh mengatasi masalah kerontokan rambut?

Perhatikan kandungan serum rambut rontok

Serum rambut rontok dikhususkan untuk mengatasi kerontokan rambut. Serum ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di atas permukaan rambut yang berfungsi untuk menghalau panas, kotoran, maupun polusi. Selain itu, lapisan ini juga membantu dalam mengurangi kerusakan rambut, memperbaiki akar rambut, dan menutrisi setiap helai rambut.

Dalam memilih serum rambut rontok, sebaiknya Anda memerhatikan beberapa kandungan penting yang dibutuhkan oleh rambut Anda, seperti:

  • Protein untuk membentuk keratin pada rambut.
  • Vitamin A untuk mempercepat pertumbuhan rambut dan mengoptimalkan kesehatan kulit kepala.
  • Biotin atau B7 yang berperan penting bagi pertumbuhan rambut.
  • Minyak kelapa yang berfungsi untuk mencegah kerusakan akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut.
  • Minyak zaitun untuk melindungi rambut dari kondisi kering dan kerusakan.

Apa saja yang menyebabkan kerontokan rambut?

Kerontokan rambut dapat terjadi karena beberapa faktor, di antaranya:

  • Kondisi hormon: kadar hormon pria, yaitu hormon androgen yang berada dalam kondisi abnormal dalam memicu kerontokan pada rambut
  • Stres: dapat terjadi akibat terlalu banyaknya beban pikiran, baik itu urusan pekerjaan, akademik, hingga hubungan.
  • Penggunaan produk rambut: proses bleaching, pewarna rambut, dan juga keramas terlalu sering dapat menipiskan rambut, sehingga rambut rentan rontok. Selain itu, rambut yang dikepang, dikuncir, dijepit, dikeriting meningkatkan risiko kerusakan dan kerontokan rambut.
  • Faktor keturunan: kondisi rambut yang mudah rontok ternyata dapat diwariskan secara garis keturunan.
  • Obat: mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi, pengencer darah, dan pil KB dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara.