Tips Memilih Deodoran untuk Kulit Ketiak Sensitif

Memastikan aktivitas berjalan normal tanpa suatu kendala adalah keharusan. Penampilan yang baik, tentunya membuat orang-orang yang ada di sekitar kita menjadi nyaman. Oleh karenanya, menghilangkan bau badan, termasuk ketiak ialah langkah penting yang harus dilakukan. Tentunya, kita semua mengetahui salah satu cara yang paling umum digunakan untuk menghindari ketiak menjadi bau karena keringat berlebih akibat aktivitas intens adalah dengan menggunakan deodoran.

Namun demikian, sebelum menggunakan atau membeli deodoran, kita juga pasti sudah memahaminya kalau ada langkah-langkah yang harus diperhatikan. Hal ini karena tidak semua deodoran bisa cocok dengan penggunanya. Argumentasi itu berdasarkan keterangan dari berbagai sumber yang menyebut bahwa sebelum memilih deodoran, kita harus mengetahui dulu jenis kulit diri sendiri.

Memilih deodoran berdasarkan jenis kulit sangat dianjurkan terutama bagi pembaca yang memiliki kulit ketiak sensitif. Dari berbagai literatur yang berhasil dijangkau, mengetahui kulit sensitif pada ketiak biasanya didasari pada respons saat menggunakan suatu produk.

Mari kita ambil satu contoh, katakanlah kamu menggunakan suatu produk deodoran. Lalu, setelah memakainya kamu merasakan hawa panas atau gatal pada ketiak. Jika respons itu yang muncul selepas menggunakan produk, maka bisa dikatakan kulit ketiak kamu mengalami tanda-tanda sensitif. Ketika kamu tidak menyadari kondisi itu, dan lantas tetap menggunakan produk yang sama selama bertahun-tahun, kondisi yang bakal terjadi adalah menghitamnya kulit ketiak.

Berangkat dari penjelasan singkat di atas, maka sebelum memilih deodoran langkah utama yang harus diketahui adalah tipe kulit ketiak kita. kalau di antara pembaca memiliki kulit yang sensitif, saran yang akan dijelaskan dalam artikel ini bisa dijadikan rujukan. Namun, anda juga bisa langsung berkonsultasi dengan dokter terkait apabila merasa membutuhkan penjelasan lebih detail.

Pada kulit ketiak yang sensitif, pembaca bisa memilih produk deodoran yang tidak memiliki kandungan propylene glycol dan paraben. Sebagai informasi, berdasarkan sumber yang dihimpun, propylene glycol adalah bahan kimia yang masih turunan dari petroleum. Jika menggunakan bahan ini secara berlebihan, kulit pengguna bisa mengalami kemerahan, sebab, propylene glycol juga memiliki kandungan yang dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi. Sementara paraben adalah bahan yang bisa menimbulkan reaksi alergi.

Dengan penjelasan tersebut, seseorang yang memiliki kulit ketiak yang sensitif dianjurkan tidak memilih deodoran yang mengandung propylene glycol dan paraben karena bisa memicu reaksi sensitif pada kulit atau alergi. Tidak hanya memastikan produk yang dipilih tak mengandung dua zat itu, kamu juga harus memastikan deodoran yang dipilih mengandung minyak natural.

Di samping penjelasan di atas, bagi anda yang memiliki kulit ketiak sensitif, saran yang perlu dipertimbangkan adalah tidak memilih produk deodoran yang mengandung alkohol. Hal ini dikemukakan, sebab, penggunaan alkohol bisa mengakibatkan kulit menjadi iritasi. Untuk itu, selain alkohol, kita juga perlu mencari tahu lebih lanjut bahan-bahan apa saja yang menyebabkan kulit iritasi. Memastikan tahap ini menjadi penting karena kulit ketiak yang mengalami iritasi secara terus-menerus bisa membuatnya gelap.

Berdasarkan keterangan berbagai sumber, paling tidak bahan yang bisa membuat kulit iritasi selain alkohol adalah parfum. Oleh sebab itu, bagi yang kulit ketiaknya sensitif, disarankan agar tidak memilih produk deodoran yang mengandung parfum.

Demikian penjelasan yang bisa disampaikan mengenai tips memilih deodoran untuk kulit ketiak sensitif. Sangat diharapkan kita bisa lebih bijak sebelum membeli dan menggunakan produk. Diharapkan pula artikel singkat ini bisa membantu pembaca, khususnya anda yang memiliki kulit ketiak sensitif. Tentunya, memilih deodoran yang tepat akan sangat membantu, sebab, kita tidak ingin aktivitas menjadi terganggu hanya karena ketiak berbau. 

Aneka Masker Wajah dan Manfaatnya

Untuk mendapatkan kulit wajah yang cantik, sehat, dan terawat, Anda perlu rutin melakukan serangkaian perawatan. Tak cukup menggunakan skincare saja, perawatan wajah lainnya juga perlu Anda lakukan agar kulit wajah tetap sehat, contohnya adalah pemakaian masker wajah. Ada jenis-jenis masker wajah yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan kulit bersih dan berseri. 

Pemilihan jenis masker wajah sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit dan tujuan penggunaanya. Hal ini dikarenakan setiap jenis masker wajah memiliki manfaat yang berbeda tergantung bahan yang digunakan. Agar tidak salah memilih berikut macam masker dan manfaatnya.

  • Clay mask

Clay mask merupakan jenis masker wajah berbahan dasar tanah liat dengan kandungan mineral yang bermanfaat bagi kulit. Buat Anda yang memiliki kulit berminyak, masker yang satu ini bisa dicoba. Karena masker ini dapat menyerap kelebihan minyak serta menyerap kotoran dari pori-pori wajah. 

Selain itu, clay mask juga ampuh untuk membersihkan wajah secara mendalam, membersihkan kulit dari kotoran dan sel kulit mati, serta mengatasi dan mencegah munculnya jerawat dan komedo. Agar wajah tidak iritasi, pastikan untuk tidak mendiamkan masker terlalu lama serta gunakan pelembap setelahnya agar wajah tidak kering.

  • Sheet mask

Sheet mask sangat baik bagi Anda yang memiliki kulit kering, meskipun semua jenis kulit juga bisa mendapatkan manfaat dengan memakainya. Penggunaannya yang mudah serta hasilnya yang instan membuat masker ini dapat membuat wajah terasa halus, lembap, dan terlihat cerah seketika. Tergantung dari varian yang dipilih.

Cara penggunaannya juga mudah. Anda cukup menempelkan masker wajah ini di kulit setelah mencuci muka, lalu diamkan selama 15 sampai 20 menit agar kandungannya dapat meresap ke dalam kulit.

Setelah sheet mask dilepas, oleskan sisa cairan yang tertinggal di kulit ke seluruh permukaan wajah sambil dipijat lembut. Anda bahkan bisa mengoleskannya ke leher atau bagian tubuh lain, karena cairan tersebut mengandung serum yang dapat melembapkan kulit.

  • Peel-off mask

Masker jenis ini berbentuk krim atau gel yang akan mengering ketika diaplikasikan dan dapat dikelupas. Peel off mask biasa digunakan untuk mengangkat komedo yang membandel. Namun, masker ini juga memiliki kemampuan mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati, tergantung pada kandungannya. Peel off mask tidak disarankan untuk pemilik kulit sensitif, karena proses pengelupasan masker dapat membuat kulit perih dan iritasi. 

  • Wash off mask

Masker jenis ini bisa berupa krim, gel, atau bubuk yang dilarutkan dengan air. Wash off mask digunakan dengan cara mengoleskannya ke kulit, lalu membilasnya dengan air hangat. Pastikan Anda membersihkannya dengan maksimal agar tidak ada sisa krim masker yang tertinggal.

Sebelum memilih wash off mask, perhatikan lebih dahulu kandungannya. Kandungan asam salisilat, asam glikolat, sulfur, dan charcoal pada masker lebih cocok digunakan untuk kulit berminyak. Sedangkan masker wajah dengan bahan asam hyaluronic, shea butter, lidah buaya, atau mentimun lebih cocok untuk kulit kering.

  • Sleeping mask

Masker jenis ini memiliki teksturnya berbentuk krim atau gel yang digunakan dengan cara dioleskan ke seluruh kulit wajah. Tunggu sampai masker diserap kulit dan mengering dengan sendirinya. Masker biasanya baru dibersihkan keesokan paginya.

Sleeping mask mampu melembapkan kulit lebih baik dibandingkan dengan krim malam yang lebih mudah menguap. Selain itu, sleeping mask juga dinilai lebih mampu meresap ke dalam kulit.

  • Exfoliating mask

Jenis masker wajah ini biasanya memiliki butiran halus di dalamnya. Exfoliating mask diformulasikan untuk mengangkat sel kulit mati. Bahan aktif yang digunakan untuk eksfoliasi bisa berasal dari bahan kimia atau bahan alami.

Eksfoliator bahan kimia, meliputi AHA, BHA, retinol, dan asam laktat. Sedangkan eksfoliator alami biasanya mengandung butiran scrub yang berasal dari kopi, gula, atau oat. Exfoliating mask sebaiknya tidak digunakan berlebihan, terutama bagi pemilik kulit sensitif karena dapat memicu iritasi.

Itulah beberapa jenis masker wajah dan macam-macam manfaatnya. Anda bisa menggunakan satu atau beberapa jenis untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan bersih. Namun, sebelum menggunakannya pastikan masker sesuai dengan tipe kulit wajah yang dimiliki. Jika Anda merasa ragu memilih jenis masker wajah yang cocok untuk kulit Anda, cobalah konsultasikan ke dokter kulit.