7 Rekomendasi Obat Semprot Hidung Selain Iliadin Nasal

Hidung yang tersumbat akibat alergi maupun karena debu akan membuat seseorang merasa tidak nyaman. Apalagi dialami oleh anak-anak yang akan terganggu aktivitasnya saat bernapas, menyusu, maupun jadi tidak berselera makan. Ada beberapa merek semprot hidung yang aman untuk anak. Seperti iliadin nasal, Sterimer, respimer, dan lainnya.

Nasal spray merupakan obat semprot hidung yang mampu meredakan pilek dan flu. 

Rekomendasi Obat Semprot Hidung untuk Anak

  1. Sterimar baby nasal spray

Obat semprot hidung yang satu ini berguna untuk melembapkan membran hidung yang kering dan meradang akibat pilek atau alergi, iritasi hidung bayi, hingga kelembapan yang rendah.

Sterimar adalah obat semprot hidung yang bisa digunakan oleh anak berusia 0-3 tahun. Kandungan semprot hidung ini berupa larutan sea water dan purified water. Larutan isotonis ini mampu meringankan inflamasi membran hidung dan membuat ingus jadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. 

  1. Iliadin nasal drops 0.025%

Obat tetes hidung ini memang dikhususkan untuk anak-anakberusia 2-6 tahun. Iliadin nasal drops ini bisa meringankan gejala hidung tersumbat yang disebabkan oleh iritasi selaput lendir hidung akut, rhinitis alergi, hingga sinusitis akut dan kronik.

Obat tetes hidung iliadin nasal ini mengandung oxymetazoline hydrocloride 0,25 mg untuk setiap 1 ml obat.

Penggunaan obat tetes hidung iliadin nasal ini harus disesuaikan dengan petunjuk pada label kemasan. Pada usia anak 2-6 tahun, berikan 2-3 tetes iliadin nasal dalam 2 kali sehari, pagi dan malam hari.

Ada beberapa efek samping yang akan dirasakan, seperti bersin, insomnia, pusing, rasa panas, rasa kering di mukosa hidung, hingga jantung berdebar.

  1. Afrin nasal spray

Obat tetes hidung ini baru bisa diberikan pada anak yang berusia di atas 6 tahun. Afrin nasal spray ini mengandung oxymetazoline hydrochloride yang akan membuat hidung tersumbat jadi lebih lega. Obat semprot hidung Afrin ini juga bisa mencegah infeksi telinga bagian tengah.

  1. Respimer baby nasal hygiene

Respimer baby nasal hygiene ini bisa melembapkan, membersihkan, hingga meredakan hidung yang tersumbat. Obat semprot hidung Respimar ini bisa digunakan oleh anak yang berusia 0-2 tahun.

Respimar nasal spray mengandung Sea Water yang tidak akan menyebabkan terjadinya peradangan membran hidung. Obat ini juga tidak menggunakan gas propelan atau aerosol yang bisa membuat munculnya reaksi alergi.

  1. Avamys nasal spray

Obat semprot hidung dari Avamys ini boleh digunakan oleh anak berusia 6 tahun ke atas. Avamys nasal spray berguna untuk pengobatan rhinitis alergi, yang memiliki gejala seperti hidung gatal, bersin-bersin, hidung meler, dan hidung tersumbat yang biasanya dipicu oleh alergen.

Avamys nasal spray masuk dalam golongan obat anti-inflamasi karena mengandung flutikason furoat yang masuk dalam golongan kortikosteroid.

Gunakan obat semprot Avamys sesuai dengan petunjuk pemakaian atau petunjuk dokter. 

  1. Modexa nasal spray

Modexa nasal spray ini sudah bisa digunakan oleh anak berusia 2 tahun ke atas. Modexa mengandung mometason furoat yang masih masuk golongan kortikosteroid.

Semprot hidung Modexa ini bisa membantu meredakan rhinitis akibat alergi atau rhinitis, rhinosinusitis ringan hingga sedang, serta membantu menangani polip hidung tanpa operasi.

  1. Betadine cold defence kids nasal spray

Obat semprot hidung dari Betadine ini bisa digunakan oleh anak yang berusia 1 tahun ke atas. Betadine nasal spray ini mengandung bahan alami Carragelose yang terbukti ampuh membantu menghilangkan berbagai jenis kuman yang jadi penyebab flu dan pilek. 

Itulah beberaoa rekomendasi obat semprot hidung yang bisa digunakan oleh anak. Mulai dari iliadin nasal hingga merek Betadine. Pilihlah obat semprot hidung yang sesuai dengan kondisi dan gejala yang dialami anak.

Panadol Extra, Apa Saja Kandungan yang Terdapat di Dalamnya?

Panadol extra mungkin bukanlah hal yang asing untuk Anda. Pasalnya, Panadol merah ini termasuk obat yang dijual bebas dan dapat digunakan tanpa resep dokter untuk mengatasi berbagai gejala penyakit. Namun, apakah Anda tahu apa saja kandungan yang terdapat pada obat ini dan apa fungsinya?

Oleh karena itulah kali ini kami akan membahas tentang apa saja kandungan yang terdapat pada Panadol ekstra dan kira-kira siapa saja yang boleh mengonsumsinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Apa itu Panadol Extra?

Panadol extra adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit pada otot, nyeri yang mengganggu dan menurunkan demam secara cepat dan efektif. Anda dapat mengonsumsi obat ini tanpa perlu resep dokter. Namun, Anda tetap harus membaca aturan pakai untuk mengonsumsinya. Pun, jika sakit terus berlanjut segera hubungi dokter. 

Kandungan dalam Panadol extra

Panadol ekstra mengandung dua bahan aktif, yaitu paracetamol 500 mg dan caffeine 65 mg. Adapun dua bahan aktif tersebut meliputi:

  1. Paracetamol

Paracetamol adalah jenis obat penghilang rasa sakit yang umum digunakan untuk mengobati sakit dan nyeri. Ini juga dapat digunakan untuk mengurangi suhu tubuh seseorang. Umumnya, paracetamol digunakan untuk mengatasi berbagai pengobatan terkait flu atau pilek. 

Bahan utama paracetamol adalah acetaminophen. Ini membawa sifat antipiretik dan analgesik. Bahan tersebut bekerja dengan memblokir jalan Nitric oxide (NO) dan mengintervensi berbagai reseptor neurotransmitter. Ini mengarah pada peningkatan pada nyeri di tubuh. Efek antipiretik disebabkan ketika sintesis prostaglandin diblokir dan bahan kimia tersebut mengganggu pusat pengatur panas yang terletak di hipotalamus anterior. 

Paracetamol membutuhkan waktu hingga satu jam untuk dapat bekerja. Dosis paracetamol yang biasa adalah satu atau dua tablet 500 mg sekaligus. Namun, disarankan untuk tidak minum paracetamol dengan obat lain yang mengandung paracetamol lain. Paracetamol 500 mg yang terdapat pada Panadol ekstra tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia 12 tahun.  

Manfaat lain paracetamol

Beberapa obat yang telah dikombinasikan dengan paracetamol memiliki manfaat untuk mengatasi:

  • Alergi 
  • Batuk
  • Demam
  • Kram menstruasi
  • Sakit perut
  • Osteoporosis 
  • Sakit kepala
  • Influenza
  • Dingin
  • Spondylitis
  • Sakit di telinga
  • Artritis rheumatoid
  1. Caffeine 65 mg

Kandungan lain pada Panadol ekstra selain paracetamol adalah caffeine atau kafein 65 mg. Mirip dengan paracetamol, kafein juga diindikasikan untuk menghilangkan rasa sakit dan ketidaknyamanan sementara yang terkait beberapa kondisi. 

Kafein diklaim dapat meningkatkan khasiat paracetamol. Namun, kadar plasma puncak dan tingkat absorpsi serupa untuk paracetamol dengan kafeiin. Dibandingkan dengan paracetamol saja, seseorang yang memakai kombinasi paracetamol dan kafein mungkin lebih mungkin mengalami efek samping daripada mendapatkan analgesik yang lebih baik. 

Kafein dapat menyebabkan efek samping

Jumlah kafein yang dapat dicerna per hari dari gabungan paracetamol dan kafein adalah 65 mg. Bahkan dosis kecil 50 mg kafein dapat menyebabkan takikardia, kecemasan, dan denyut ektopik. Toksisitas biasanya terlihat pada dosis >500 mg, tetapi ini tergantung pada toleransi masing-masing individu. 

Pertimbangkanlah apakah paracetamol dan kafein diperlukan untuk Anda konsumsi atau tidak. Dan, apakah Anda perlu untuk Anda mengonsumsinya!

Jadi, Panadol extra adalah obat dengan dua bahan aktif, yang terdiri dari paracetamol 500 mg dan kafein 65 mg. Obat ini berfungsi untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi yang mengganggu serta menurunkan demam dengan cepat dan efektif.

Phi Kang Shuang dan Tips Obati Kurap

Anda menemukan ruam-ruam merah yang melingkar di berbagai area tubuh? Hati-hati, itu merupakan gejala kurap. Ruam dari kurap cenderung membuat Anda merasa gatal dan panas. Ruam yang melingkar juga kerap menimbulkan kulit bersisik. 

Penyebab kurap adalah infeksi jamur yang bisa ditularkan dari orang lain maupun dari hewan yang terindeksi. Jangan panik jika tiba-tiba Anda terserap kurap. Sejumlah cara, termasuk dengan mengoleskan Phi Kang Shuang, dapat menjadi langkah untuk meredakan gejala masalah kulit yang satu ini. 

Anda pun bisa melakukan sejumlah cara simpel di rumah untuk mengobati kurap. Berikut ini adalah tips menangani kurap menggunakan bahan-bahan alami dan mungkin belum pernah Anda pikirkan sebelumnya. 

Seringlah Cuci Area Infeksi 

Pastikan area yang tekrena infeksi jamur penyeban kurap selalu dalam keadaan bersih. Ini guna mencegah kurap makin meluas ke area kulit lainnya. Biasakanlah membersihkan area yang terkena infeksi dengan sabun dan air bersih. Lakukan kebiasaan ini 2—3 kali dalam sehari agar jamur penyebab kurap bisa lekas musnah dan gejala mereda. 

Rajin Makan Yogurt 

Yogurt merupakan produk fermentasi yang mengandung probiotik. Kandungan ini membantu tubuh memproduksi lebih banyak bakteri baik yang dapat melawan infeksi jamur penyebab kurap. Sering-seringlah mengonsumsi yogurt selama ruam merah melingkar masih menjajah kulit tubuh Anda. Ini akan membantu melawan mikroba pengganggu penyebab kurap tersebut. 

Oleskan Pi Kang Shuang 

Jika kurap Anda tergolop parah, datanglah ke dokter dan mintalah resep Pi Kang Shuang. Obat topikal yang bisa dibeli dengan resep dokter ini dapat meredakan gejala gatal dan menghilangkan sisik pada area yang terinfeksi jamur. Anda bisa mengoleskan Pi Kang Shuang sebanyak 2—3 kali dalam sehari untuk mengobati kurap ataupun masalah kulit lainnya. 

Lumuri dengan Cuka Apel

Tahu tidak, cuka apel juga bisa sangat berguna mengobati kurap. Ini karena cuka apel memiliki khasiat anti jamur. Untuk pengaplikasiannya, Anda cukup mencampurkan dua sendok makan cuka apel dengan air hangat dan meminumnya. Anda juga bisa mencelupkan bola kapas ke dalamnya larutan cuka apel, kemudian mengoleskannya ke kulit yang terkena kurap. Lakukan pelumuran cuka apel ini tiga kali dalam untuk hasil maksimal mengusir kurap. 

Minum Larutan Kunyit 

Kunyit adalah rempah anti mikroba dan anti inflamasi yang manjur. Anda cukup mencampur kunyi dengan sedikit air dan oleskan ke area yang terinfeksi. Anda juga bisa mendapatkan manfaat kunyit dari dalam tubuh dengan mengonsumsi serbuk kunyit yang dicampur dengan air hangat. 

Gunakan Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu ramuan anti jamur dan anti mikroba yang paling ampuh. Mereka yang makan bawang putih secara teratur tidak terlalu rentan terhadap infeksi jamur yang salah satunya menimbulkan masalah kulit. Untuk mengobati kurap, Anda cukup melumatkan beberapa bawang putih dengan sedikit minyak zaitun dan buat pasta. Oleskan ke area yang terinfeksi selama sekitar 30 menit. 

Konsumsi Vitamin C 

Untuk meredakan infeksi jamur yang menyebabkan kurap, Anda dapat mengandalkan vitamin C. Jenis vitamin ini bisa Anda peroleh lewat berbagai jenis buah-buahan. Asupan vitamin C yang tinggi dapat membuat daya tahan tubuh menguat. Dengan demikian, infeksi yang terjadi dapat segera teratasi, tidak terkecuali dengan infeksi jamur yang menyebabkan gejala kurap. 

Hindari Pakaian Ketat 

Jika Anda tengah mengalami kurap, sebaiknya bijaklah memilih pakaian. Hindari menggunakan pakaian yang ketat karena akan membuat gesekan pada kulit sehingga infeksi jamur lebih mudah menyebar ke area lain. Pilih juga bahan pakaian yang berpori agar sirkulasi udara pada area infeksi lebih baik dan kondisinya cepat membaik. Menggunakan pakaian dari bahan katut lebih direkomendasikan. 

*** 

Jadi, cara mana yang mau Anda pilih untuk meredakan kurap yang dialami? Jika pengonsumsian Pi Kang Shuang dan cara alami lain tidak mempan, cobalah datang ke dokter lagi dan mintalah obat oral.

Kandungan dan Dosis Pemakaian Obat Glucovance

Glucovance adalah obat yang digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien penderita diabetes mellitus tipe 2. Glucovance termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus menggunakan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara sembarangan. Glucovance memiliki kandungan dua bahan aktif, yaitu Glibenclamide dan Metformin HCl dengan dosis yang telah disesuaikan.

Glibenclamide

Glibenclamide atau glyburide merupakan generasi kedua dari jenis antidiabetes sulfonilurea. Glibenclamide memiliki efek hipoglikemik atau menurunkan kadar gula darah yang efektif dan dapat berlangsung lama. Selain digunakan untuk pengobatan pasien penderita diabetes mellitus tipe 2, Glibenclamide juga bisa diresepkan dokter untuk pengobatan diabetes mellitus gestasional pada ibu hamil. Glibenclamide berfungsi untuk menurunkan glukosa darah yang bekerja dengan cara pelepasan insulin dari pankreas. Produksi insulin yang lebih banyak digunakan untuk mengikat glukosa dalam aliran darah.

Metformin HCl

Metformin merupakan obat yang digunakan dalam perawatan diabetes mellitus yang tidak bergantung pada insulin. Metformin termasuk ke dalam obat antidiabetes golongan Biguanide yang bekerja dengan cara menghambat produksi glukosa di hati. Penghambatan tersebut membuat penyerapan glukosa di usus menjadi tertunda. Metformin juga meningkatkan toleransi glukosa pada pasien penderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, metformin HCl bisa mencegah risiko hipoglikemia yang ringan. Metformin tidak menimbulkan hyperinsulinemia seperti pada obat diabetes lainnya dan memiliki kemampuan untuk menekan perkembangan sel kanker.

Sediaan Obat Glucovance

Glucovance tersedia dalam kemasan berikut:

  • Glucovance 1,25 mg/250 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 1,25 mg dan metformin HCl 250 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 3.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 20.000 – Rp 50.000.

  • Glucovance 2,5 mg/500 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 2,5 mg dan metformin HCl 500 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 5.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 35.000 – Rp 75.000.

  • Glucovance 5 mg/500 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 5 mg dan metformin HCl 500 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 6.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 40.000 – Rp 100.000.

Dosis Pemakaian Glucovance

Anjuran dosis pada terapi awal:

  • 1 tablet Glucovance atau setara 1,25 mg/250 mg yang diberikan sebanyak 1-2 kali per hari. 

Anjuran dosis pada terapi lanjutan:

  • 1 tablet Glucovance atau setara dengan 5 mg/500 mg atau 2,5 mg/500 mg yang diberikan sebanyak 2 kali per hari.
  • Dosis maksimal obat Glucovance yang bisa diberikan yaitu sebanyak 20 mg Glibenclamide/2000 mg metformin HCl.

Aturan konsumsi obat Glucovance yaitu dikonsumsi bersama dengan makanan pada waktu yang sama setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya lupa mengonsumsi Glucovance untuk dosis harian. Misalnya dikonsumsi pada setiap kali makan utama pertama pada hari tersebut. Butuh waktu sekitar dua minggu hingga obat ini bekerja secara optimal. Simpan obat Glucovance pada suhu ruangan atau di bawah 30o C dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung serta hindari sudut ruangan yang lembap.

Ketahui Manfaat Benadryl Batuk Berdahak untuk Anak-anak

Batuk Berdahak pada Anak-anak

Batuk berdahak adalah suatu kondisi di mana anak-anak batuk dengan mengeluarkan dahak atau lendir. Batuk berdahak memberi tanda bahwa tubuh anak Anda sedang memproduksi lebih banyak lendir daripada biasanya. Batuk berdahak yang dialami anak-anak dapat diatasi dengan pemberian obat yang dijual bebas, salah satunya adalah Benadryl batuk berdahak. Tentunya obat batuk tersebut digunakan sesuai dengan anjuran serta dosis yang berlaku.

Penyebab Batuk Berdahak pada Anak-anak

Batuk berdahak pada anak-anak seringkali disebabkan oleh infeksi karena virus. Penyebab paling umum berikutnya adalah asma. Berikut beberapa penyebab batuk berdahak pada anak-anak meski jarang terjadi.

Batuk rejan

Batuk  rejan muncul dalam bentuk batuk yang tidak terkendali. Anak-anak yang mengalami batuk rejan juga sering membuat suara yang terdengar seperti “teriakan” saat mereka menghirup udara.

Batuk berdahak pada anak-anak terkadang disebabkan karena menghirup benda asing, asap rokok, atau gangguan lingkungan lainnya. Tetapi bisa juga disebabkan karena infeksi seperti Pneumonia, yang bisa berbahaya pada bayi baru lahir dan anak kecil.

Diagnosis Batuk Berdahak

Untuk mendiagnosis batuk berdahak, dokter harus terlebih dahulu mengetahui sudah berapa lama batuk berlangsung dan seberapa parah gejalanya.

Kebanyakan batuk dapat didiagnosis dengan pemeriksaan fisik sederhana. Jika batuk berlangsung lama atau parah, atau disertai dengan memiliki gejala lain seperti demam, penurunan berat badan, dan kelelahan, dokter mungkin ingin melakukan tes tambahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika batuk sudah berlangsung lebih dari dua minggu. Anda atau anak Anda mungkin memerlukan penanganan medis segera jika mengalami kesulitan bernapas atau batuk darah, atau warna kulit menjadi kebiruan. Lendir dengan bau busuk juga bisa menjadi tanda infeksi yang lebih serius.

Segera hubungi dokter jika anak Anda:

  • berusia kurang dari 3 bulan dan mengalami demam 38ºC derajat atau lebih tinggi
  • berusia kurang dari 2 tahun dan mengalami demam lebih dari 38ºC selama lebih dari satu hari
  • berusia di atas 2 tahun dan mengalami demam dengan suhu 38ºCatau lebih tinggi selama lebih dari tiga hari
  • mengalami demam 40ºC atau lebih tinggi
  • mengi tanpa riwayat asma
  • menangis dan tidak bisa dihibur
  • sulit untuk bangun
  • mengalami kejang
  • mengalami demam dan ruam.
Pengobatan Batuk Berdahak

Perawatan atau pengobatan untuk batuk berdahak harus disesuaikan dengan penyebabnya. Untuk sebagian besar batuk berdahak yang disebabkan karena virus seperti pilek atau flu, pengobatan tidak diperlukan. Hal ini karena virus dapat hilang dengan sendirinya karena telah dilumpuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Sedangkan batuk berdahak yang disebabkan karena bakteri harus dilakukan pengobatan dengan mengonsumsi obat antibiotik. 

Jika Anda atau anak Anda mengalami kesulitan tidur karena terbangun untuk batuk terus menerus, Anda bisa melakukan sesuatu yang dapat meredakan dahak dan batuk. Anda bisa menggunakan atau mengonsumsi madu sebanyak setengah sendok the sebelum tidur. Hal ini juga aman dikonsumsi untuk anak Anda dan bisa dicoba. Tetapi, jangan memberikan madu kepada anak yang masih berusia di bawah 12 bulan, karena dapat menyebabkan risiko botulisme.

Selain itu, menurut American Academy of Pediatrics , anak-anak di bawah usia 4 tahun tidak boleh diberikan obat batuk dan pilek yang dijual bebas.

Tetapi untuk anak yang sudah berusia di atas 4 tahun, Anda bisa memberikan obat yang dijual bebas di apotek seperti Benadryl batuk berdahak untuk anak Anda.

Obat Benadryl batuk berdahak diklaim mampu meredakan batuk berdahak serta mempermudah untuk pengeluaran dahak.

Dosis menggunakan obat Benadryl batuk berdahak:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 3 x 10 ml per hari.
  • Anak 6-12 tahun: 3 x 5 ml per hari.
  • Anak 2-6 tahun: 3 x 2,5 ml per hari.  Untuk anak di bawah 2 tahun, harus sesuai dengan rekomendasi dokter

Obat Benadryl batuk berdahak ini memiliki formula yang diklaim dapat beraksi sejak hari pertama penggunaan dan tidak bikin cepat mengantuk.

Yuk, Cari Tahu Kandungan Apa Saja Dalam Demacolin Sirup dan Kegunaannya!

Pernahkah Anda mendengar tentang obat demacolin sirup? Mungkin bagi Anda yang pernah mengalami beberapa penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan seperti alergi dingin, alergi, gatal tenggorokan, rhinitis dan beberapa masalah pernapasan lainnya pernah direkomendasikan untuk menggunakan obat ini. 

Demacolin sirup adalah obat untuk meringankan gejala flu seperti demam, hidung tersumbat, dan batuk.

Namun, sebenarnya apa saja kandungan yang terdapat dalam obat demacolin ini? Nah, untuk mengetahui apa saja manfaat serta kandungan pada obat ini, kami akan mengulasnya pada artikel berikut. 

Decomalin sirup dan kandungannya

Demacolin sirup adalah obat yang mengandung bahan aktif Chlorpheniramine Maleate, Paracetamol, dan Pseudoephedrine Hydrochloride. Obat ini bekerja memblokir situs reseptor H1 pada jaringan, serta meningkatkan aliran darah ke seluruh kulit, mempersempit pembuluh darah untuk mengurangi pembengkakan dan mampet yang biasanya diakibatkan oleh flu atau pilek. 

  • Paracetamol.  Paracetamol yang terdapat dalam demacolin sirup digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dari sakit kepala, sakit gigi, pilek, flu, nyeri sendi, atau nyeri haid. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi aktivitas bahan kimia tertentu di dalam tubuh untuk memberikan efek pereda nyeri. Paracetamol juga digunakan untuk menurunkan demam. Kandungan ini pun dapat mengurangi demam hingga meningkatkan hilangnya panas dari tubuh. 

Obat paracetamol yang berdiri sendiri, dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat lain untuk mengobati kondisi tertentu seperti yang telah direkomendasikan oleh dokter. Paracetamol dapat digunakan bersama dengan kafein dan aspirin untuk meredakan nyeri yang berhubungan dengan sakit kepala migrain. Rasa sakit berkurang karena efek paracetamol gets meningkat bila digunakan bersama dengan kafein atau aspirin. Namun, untuk menggunakan decomalin sirup dengan obat lain, ada baiknya untuk bertanya terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

  • Chlorpheniramine Maleate. Digunakan untuk gejala dingin yang umum, gatal tenggorokan/kulit, alergi, demam, allergen, mata berair, pilek, rhinitis, syok anafilaktik dan kondisi lainnya. Jika Anda mengonsumsi obat lain atau produk toko pada waktu bersamaan, efek dari Chlorpheniramine Maleate dapat berubah-ubah. Ini dapat meningkatkan risiko efek samping atau menyebabkan obat Anda tidak bekerja dengan baik. Beritahu dokter Anda tentang semua obat, vitamin atau suplemen herbal yang Anda gunakan, sehingga dokter data membantu Anda mencegah atau mengelola interaksi obat. 
  • Pseudoephedrine Hydrochloride. Kandungan obat ini diindikasi dapat melakukan perawatan untuk hidung tersumbat, sinus dan kondisi lainnya. untuk efek samping yang ditimbulkan, mungkin dapat terjadi, tetapi tidak selalu terjadi. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang, seperti:
  • Detak jantung cepat atau tidak seimbang
  • Pusing
  • Mudah memar
  • Merasa lemah
  • Demam
  • Panas dingin
  • Sakit badan
  • Gejala flu
  • Tekanan darah tinggi

Jadi, beberapa kandungan di atas yang terdapat di dalam decomalin sirup dapat membantu Anda mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan saluran pernapasan. 

Apakah demacolin sirup aman untuk ibu hamil?

Kandungan Chlorpheniramine Maleate, Paracetamol, dan Pseudoephedrine Hydrochloride dalam obat ini mungkin bisa tidak aman untuk ibu hamil dengan kasus spesifik. Jadi, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan Anda sebelum mengonsumsi demacolin sirup. 

Bagaimana dengan ibu menyusui? Sama halnya seperti ibu hamil, ibu yang masih menyusui harus mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan demacolin sirup. 

Nah, dengan penjelasan di atas tentunya Anda sudah mengetahui apa saja kegunaan dan manfaat dari demacolin sirup. Akan tetapi, jangan menggunakan lebih dari dosis yang ditentukan, ikuti anjuran dari dokter. Pasalnya, minum lebih banyak obat tidak akan memperbaiki gejala Anda, melainkan dapat menyebabkan keracunan atau efek samping yang serius.

Hati-hati, Ini Bahaya Obat untuk Ginjal

Fungsi ginjal adalah memastikan tubuh kita terbebas dari zat, senyawa, atau bahan-bahan yang tak berguna beredar bersama aliran darah. Ini tentu berkaitan dengan pola hidup, termasuk pola konsumsi. Terlalu banyak mengonsumsi sesuatu yang masuk ke dalam kategori di atas, termasuk obat, akan menambah beban kerja ginjal. Oleh karenanya orang meyakini bahwa tak baik obat untuk ginjal.

Akan tetapi faktanya, anggapan itu bisa benar, bisa juga tidak. Tak seperti konsumsi alkohol berlebihan, misalnya, yang jelas-jelas dapat merusak ginjal, mengonsumsi obat secara terus menerus tak selamanya berbahaya bagi ginjal. Memang ada obat-obatan yang berpotensi membuat ginjal kehilangan fungsinya, tetapi tak sedikit pula yang tidak memberikan pengaruh sama sekali. Justru sebaliknya, di antara obatan-obatan itu malah ada yang menjaga fungsinya—termasuk fungsi tubuh yang lain.

Sebagai pedoman, beberapa jenis obat yang bisa memperburuk fungsi ginjal tersedia pada daftar di bawah ini:

  • Antibiotik;
  • Analgesik;
  • COX-2 inhibitor;
  • Kelompok obat untuk lambung, seperti ompeprazole, iansoprazole, pantoprazole, dan lain sebagainya;
  • Obat antivirus;
  • Obat tekanan darah tinggi;
  • Obat radang;
  • Antikonvulsan;
  • Obat kemoterapi;
  • Dan lain sebagainya.

Di luar daftar di atas, penggunaan obat mungkin masih dapat ditolerir oleh ginjal seseorang. Inilah salah satu alasan mengapa penggunaan obat perlu didasari oleh rekomendasi dokter. Meski obat itu dijual secara bebas, bukan berarti obat itu aman sepenuhnya bagi ginjal seseorang.

Selain itu, perlu digaris bawahi pula bahwa bahaya obat untuk ginjal bisa terjadi lantaran pola konsumsi yang salah. Kendati obat yang dikonsumsi terbilang aman bagi ginjal, tetapi tidak diikuti dengan penggunaan yang baik, tepat, dan benar, bisa saja justru membahayakan organ vital tersebut.

Kira-kira, inilah tiga pola konsumsi obat yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah pada ginjalnya:

  • Konsumsi obat secara bebas

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penting bagi seseorang mengonsumsi obat dengan resep atau “restu” dari dokter. Pasalnya, perilaku ini punya pengaruh besar terhadap kesehatan ginjal mereka. Terkadang kemudahan dalam membeli obat-obatan di pasaran disalahgunakan oleh beberapa orang. 

Tak jarang orang membeli obat-obatan sendiri tanpa rekomendasi atau pengawasan dokter. Seperti yang sudah disebutkan di atas pula bahwa obat-obatan yang sering menyebabkan kerusakan ginjal adalah penggunaan obat NSAIDs (non-steroidal antiinflamation drugs/ obat anti radang) yang tidak bijaksana.

Penggunaan obat NSAIDs yang tak sesuai dengan indikasinya dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada ginjal. Apabila berlanjut, kondisi tersebut dapat memicu jaringan parut yang dapat mengganggu fungsi ginjal.

  • Mengonsumsi antibiotik dengan serampangan

Antibiotik merupakan suatu agen antimikroba yang bermanfaat untuk membunuh bakteri. Ini berarti, penyakit yang telah terbukti disebabkan oleh bakteri sajalah yang dapat ditangani dengan antibiotik. Jika seseorang mengonsumsi antibiotik untuk penyakit yang disebabkan oleh virus atau sebab lain, dia berpotensi mengalami resistensi antibiotik, termasuk gangguan pada ginjal.

Antibiotik bisa jadi obat untuk ginjal yang berbahaya, utamanya antibiotik golongan aminoglikosida, beta-laktam, dan kuinolon—terlebih tanpa pengawasan dokter. Mengingat tidak semua penyakit disebabkan oleh bakteri dan membutuhkan antibiotik, maka bijaksanalah dalam membeli obat di apotek.

  • Obat herbal bisa membahayakan ginjal juga

Berdasarkan beberapa sumber yang berhasil dihimpun, ada sebuah kesimpulan bahwa pengobatan herbal rupanya paling banyak menyebabkan masalah pada ginjal. Ini dapat terjadi karena nyatanya tidak semua obat-obatan yang berlabel herbal terbuat dari tumbuh- tumbuhan yang aman dikonsumsi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi obat herbal dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan perubahan struktur ginjal hingga berujung pada kerusakan ginjal.

Jadi kiranya itulah yang dapat disajikan mengenai polemic penggunaan obat dan kaitannya dengan kondisi ginjal. Dari apa yang tertulis di atas, seharusnya pembaca mafhum bahwa obat memiliki manfaat dan risikonya sendiri-sendiri. Artinya, tak semua obat bisa membahayakan ginjal sebagaimana tak semua obat bagus untuk kesehatan. 

Sederhananya, bahaya obat untuk ginjal berlaku jika seseorang mengonsumsinya tanpa aturan. Jika indikasi dan kondisi pasien sesuai dengan obat yang dikonsumsi, tentu saja kamu tak perlu khawatir obat tersebut akan merusak ginjalmu.

Dami Sariwana Batunir 100 Pil, Obat Herbal untuk Batu Ginjal

Tahukah Anda bahwa penyakit batu ginjal juga bisa diobati dengan obat herbal? Salah satu obat herbal yang bisa Anda jadikan pilihan adalah Dami Sariwana Batunir 100 Pil.

Banyak orang tidak tahu bahwa obat herbal sebenarnya juga bisa digunakan oleh penderita batu ginjal. Penggunaan obat herbal bisa membantu tubuh Anda untuk mengobati ginjal secara alami dari dalam. Jadi, Anda tidak harus menjalankan perawatan medis yang kompleks.

Mengobati batu ginjal dengan Dami Sariwana Batunir 100 Pil

Saat menderita penyakit batu ginjal, tubuh Anda akan mengalami penumpukan kristal yang membatu di organ ginjal. Terkadang, dalam kondisi yang ringan, batu ini bisa keluar dengan sendirinya melalui urin ketika buang air kecil.

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, mungkin Anda akan merasakan berbagai gejala di area ginjal, seperti nyeri yang luar biasa. Jika hal ini terjadi, maka perawatan dengan obat-obatan saja mungkin tidak cukup untuk mengatasinya.

Supaya hal ini bisa dihindari, Anda bisa mengonsumsi obat herbal agar batu ginjal bisa dikeluarkan sebelum menjadi semakin parah. Dami Sariwana Batunir 100 Pil adalah obat jamu tradisional yang cocok untuk penderita batu ginjal.

Obat herbal ini bekerja dengan meluruhkan batu urin di saluran kemih dan ginjal Anda. Kemudian, ini akan membantu untuk melancarkan Anda dalam buang air kecil. 

Untuk menggunakannya, obat tradisional ini dianjurkan untuk diminum tiga kali dalam sehari dengan masing-masing 6 butir sekali minum. Pastikan untuk meminumnya hanya setelah makan. 

Bahan alami lain yang bisa mengobati batu ginjal

Selain obat herbal Dami Sariwana Batunir 100 pil, Anda bisa memaksimalkan pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Beberapa bahan alami yang bisa Anda andalkan untuk mengobati batu ginjal adalah:

  • Lemon

Di dalam buah lemon, terdapat kandungan sitrat. Sitrat merupakan bahan kimia yang mampu mencegah pembentukan batu kalsium. Selain itu, sitrat juga bisa mendorong batu-batu kecil di ginjal Anda untuk lebih mudah dikeluarkan melalui urin.

Efek yang besar bisa Anda dapatkan dari asupan lemon yang banyak. Anda bisa memilih untuk mengonsumsinya dalam bentuk buah ataupun ke dalam bentuk jus. 

Jika dijadikan sebagai jus, lemon memiliki khasiat tambahan, yaitu menghambat pertumbuhan bakteri dan memberikan asupan vitamin C. 

  • Air mineral

Air mineral adalah bahan alami yang sangat krusial dalam penyembuhan batu ginjal. Ketika meminum obat herbal Dami Sariwana Batunir 100 pil pun, Anda dianjurkan untuk meminumnya bersama dengan air mineral dalam jumlah banyak.

Asupan air yang cukup bisa membantu batu di ginjal Anda untuk dikeluarkan dengan lebih mudah. Bahkan, asupan air yang cukup sejak awal sudah bisa menjadi upaya pencegahan dari batu ginjal.

Jika menginginkan air mineral dengan rasa berbeda, Anda bisa menambahkan potongan buah lemon ke dalamnya. Anda juga bisa menggantinya dengan teh atau kopi sebagai alternatif.

Sebenarnya, ada beberapa bahan natural lain yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi penyakit batu ginjal. Hanya saja, lemon dan air mineral adalah dua bahan utama yang paling efektif. 

Jika Anda ingin mengobati gejala batu ginjal secara alami, maka mengonsumsi lemon atau air mineral dalam jumlah besar adalah pilihan yang tepat. Imbangi juga dengan penggunaan obat herbal Dami Sariwana Batunir 100 pil untuk hasil yang maksimal.

Alami Gejala Depresi? Atasi dengan Obat Amitriptiline

Salah satu cara mengatasi gejala depresi adalah melalui penggunaan obat antidepresan. Salah satu obat yang digunakan bagi pasien penderita depresi adalah amitriptiline.

Amitriptiline merupakan obat antidepresan trisiklik dengan efek sedatif. Obat ini bekerja dengan mempengaruhi pembawa pesan kimiawi tertentu atau neurotransmiter, yang berkomunikasi antara sel-sel otak dan membantu mengatur suasana hati.

Cara menggunakan amitriptiline

Obat antidepresan ini umumnya hadir dalam bentuk obat oral. Jadi, penggunaannya dilakukan dengan cara diminum.

Umumnya, obat ini diminum sebanyak 1-4 kali dalam sehari, atau berdasarkan instruksi dari dokter. Apabila Anda mengonsumsinya hanya satu kali dalam sehari, minumlah menjelang tidur malam untuk menghindari rasa kantuk di siang hari.

Dosis untuk setiap pasien bisa saja berbeda-beda, tergantung kondisi pasien dan anjuran dari dokter. Biasanya, pada tahap awal, Anda akan diberikan amitriptiline dalam dosis kecil. Hal ini dilakukan guna menghindari efek samping seperti rasa lelah, ngantuk, mulut kering, serta pusing.

Secara perlahan, ketika tubuh Anda sudah terbiasa dengan efek dari obat ini, dokter akan meningkatkan dosis obat. 

Konsumsi obat ini secara rutin untuk mendapatkan efek yang maksimal. Akan tetapi, pastikan untuk tidak mengonsumsi dalam dosis dan juga frekuensi yang melebihi anjuran dokter. Hal ini bisa memicu kemunculan efek samping.

Selama dokter belum menganjurkan untuk menghentikan pemakaian, jangan berhenti meminum obat ini. Bahkan, ketika Anda sudah tidak lagi merasakan gejala depresi sekalipun.

Anda mungkin tidak bisa merasakan dampak dari obat ini secara langsung. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 1-4 minggu setelah pemakaian untuk merasakan efeknya.

Hal penting saat menggunakan amitriptiline

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan menggunakan amitriptiline:

  • Riwayat penyakit jantung

Antidepresan yang satu ini memang efektif digunakan untuk mengatasi gejala depresi. Akan tetapi, amitriptiline tidak dianjurkan bagi penderita depresi yang juga menderita penyakit jantung.

Secara khusus, apabila Anda belum lama ini baru saja mengalami serangan jantung, Anda harus menyampaikannya pada dokter sebelum diresepkan obat ini.

  • Reaksi alergi

Sampaikan pada dokter mengenai seluruh jenis alergi yang Anda miliki. Apabila Anda tidak tahu pemicu alergi, dokter bisa membantu mencari tahu dengan meminta Anda menjalankan tes darah.

Obat amitriptiline bisa saja memiliki komposisi kandungan yang tidak aktif. Kandungan seperti ini biasanya bisa memicu reaksi alergi atau masalah lainnya.

  • Hindari berkendara

Ketika menggunakan obat ini, sebaiknya hindari berkendara. Karena, sama seperti ketika mengonsumsi alkohol, obat ini bisa menyebabkan rasa kantuk, lelah, dan pusing. 

Bukan hanya berkendara, hindari juga menggunakan alat-alat yang berbahaya setelah mengonsumsi obat ini. Pandangan Anda juga bisa menjadi kabur beberapa saat setelah meminumnya. 

  • Hindari interaksi dengan matahari

Bagi beberapa pengguna, amitriptiline bisa menimbulkan efek samping berupa sensitivitas terhadap matahari. Karena itu, sebaiknya hindari paparan sinar matahari yang terlalu berlebih saat menggunakan obat ini.

Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya dan pakaian yang aman ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Bila muncul kemerahan atau luka bakar di kulit, segera konsultasikan dengan dokter Anda. 

Itulah beberapa hal umum yang perlu diperhatikan ketika Anda menggunakan obat antidepresan ini. Anda bisa mendapatkan informasi lebih dalam dengan berkonsultasi pada dokter sebelum menggunakannya.

Amitriptiline bisa membantu Anda dalam mengatasi gejala depresi. Akan tetapi, jangan sampai Anda menggunakan obat ini dengan cara yang salah, dan membuat Anda menjadi terlalu bergantung dengan obat ini.

Etoricoxib

Jika Anda ingin menggunakan obat etoricoxib untuk mengatasi masalah sendi, Anda perlu gunakannya sesuai dosis yang dianjurkan. Berikut adalah dosis yang digunakan pasien berdasarkan kondisi yang dialami:

  • Rematik

Bagi pasien yang mengalami rematik, dosis yang digunakan sebanyak 90 mg yang dikonsumsi sekali sehari.

  • Osteoartritis

Bagi pasien yang mengalami osteoartritis, dosis yang digunakan sebanyak 30 mg yang dikonsumsi sekali sehari. Dosis tersebut dapat ditingkatkan menjadi 60 mg jika pasien membutuhkan obat etoricoxib.

  • Gout akut

Bagi pasien yang mengalami gout akut, dosis yang digunakan sebanyak 120 mg yang dikonsumsi sekali sehari. Pasien perlu menggunakan obat etoricoxib untuk mengatasi kondisi tersebut paling lama 8 hari.

Efek Samping Obat Etoricoxib

Sama seperti obat lain, obat etoricoxib juga dapat menimbulkan efek samping berupa perut kembung, diare, sembelit, mual, muntah, dan sakit kepala. Pasien bisa saja mengalami kondisi yang lebih serius. Oleh karena itu, pasien perlu hubungi dokter jika kondisinya memburuk.

Jika Anda mengalami efek samping seperti ini dan ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya jangan lupa untuk beritahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Gangguan hati.
  • Gagal jantung.
  • Hipertensi.
  • Sedang memasuki masa kehamilan.

Obat etoricoxib dapat diberikan kepada pasien yang memiliki kondisi berikut:

  • Memiliki reaksi alergi terhadap aspirin dan NSAID.
  • Hipertensi yang tidak terkendali.
  • Hipersensitivitas terhadap etoricoxib.
  • Gagal jantung dalam skala sedang hingga berat.
  • Penyakit jantung iskemik.
  • Penyakit serebrovaskular.
  • Gangguan ginjal dan hati.
  • Sedang memasuki masa menyusui.

Obat Etoricoxib Dengan Obat Lain

Selain kondisi seperti yang disebutkan di atas, pasien yang ingin mengkonsumsi obat etoricoxib perlu pahami bahwa obat tersebut tidak dapat digunakan secara bersamaan dengan obat lain, karena dapat menimbulkan efek yang buruk bagi tubuh. Oleh karena itu, pasien perlu bertanya ke dokter terlebih dahulu supaya dapat menyesuaikan pengobatannya. Dokter dapat mengurangi dosis obat etoricoxib.

Berikut adalah beberapa contoh obat lain yang tidak dapat dikonsumsi dengan obat etoricoxib:

  • Antikoagulan oral

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat etoricoxib, maka Anda akan meningkatkan INR.

  • Rifampisin

Jika Anda menggunakan obat tersebut dengan obat etoricoxib, maka Anda akan mengurangi kadar etoricoxib pada plasma darah.

  • Serum

Jika Anda menggunakan obat tersebut dengan obat etoricoxib, maka Anda akan meningkatkan kadar etinilestradiol.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat etoricoxib dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah sendi. Meskipun demikian, obat tersebut perlu digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, kecuali jika dokter mengubah dosis tersebut karena Anda mengalami kondisi tertentu. Efek samping karena obat tersebut juga bisa terjadi. Oleh karena itu, jika kondisi tidak membaik, Anda sebaiknya hubungi dokter.