Hamil 32 Minggu, Hal Apa Saja yang Dialami Sang Ibu?

Perjalanan kehamilan bagi setiap perempuan memang berbeda – beda. Apalagi bagi perempuan yang sudah memasuki usia hamil 32 minggu atau trimester ketiga. Pada usia kehamilan ini, tentu sudah banyak hal yang berubah terutama pada fisik sang calon ibu. Tidak jarang berbagai keluhan semakin dirasakan. 

Memasuki usia hamil 32 minggu, sang calon Ibu akan sering mengalami nyeri di punggung. Tidak hanya itu, keluhan atau perubahan fisik lainnya pun akan dirasakan. Jadi, hal apa sajakah yang akan dialami sang calon Ibu pada usia kehamilan 32 minggu?

ibu hamil 32 minggu meliihat hasil scan USG
  1. Payudara yang semakin membesar

Perkembangan janin pada usia 32 minggu ini sudah mendekati sempurna. Begitu pun dengan kondisi calon Ibu. Pada usia kehamilan 32 minggu ini, perubahan pada payudara yang semakin membesar ini menandai bahwa kondisi sang Ibu sudah siap untuk menyusui. Salah satu tandanya adalah dengan menggelapnya warna di sekitar areola atau puting susu. Tidak hanya itu, produksi kolostrum sudah dimulai sehingga sering kali pada usia hamil 32 minggu, pakaian di sekitar payudara menjadi basah karena ASI yang sudah keluar.

  1. Peningkatan volume darah

Peningkatan volume darah ini akan terjadi selama trimester ketiga kehamilan. Peningkatan ini dimaksudkan guna memenuhi kebutuhan tubuh ibu dan janin. Volume darah yang ada pada tubuh calon ibu meningkat 40 hingga 50 persen sejak awal kehamilan. Peningkatan volume darah ini juga disertai dengan sensasi panas yang terjadi di ulu hati. Dua kondisi seperti ini seringkali membuat ibu hamil susah tidur. Oleh karena itu, tidak heran jika sudah memasuki trimester ketiga, ibu hamil mengalami gangguan susah tidur.

  1. Sesak napas

Sesak napas yang terjadi pada ibu hamil salah satu penyebabnya adalah dengan adanya peningkatan volume darah. Hal ini terjadi karena posisi rahim yang semakin menekan diafragma calon ibu. Tidak hanya itu, perut yang semakin besar dan padat juga menjadi faktor terjadinya sesak napas. Ibu hamil bisa mengatasi masalah sesak napas ini dengan mengubah posisi tidur atau menambah bantal sebagai ganjalan sebagai penyanggah. Akan tetapi jika sesak napas dirasa semakin parah, tidak ada salahnya Anda berkonsultasi dengan dokter.

  1. Kontraksi palsu

Menghadapi trimester ketiga ini, hal yang paling sering terjadi adalah munculnya kontraksi palsu. Biasanya kontraksi ini terjadi sekitar 15 sampai dengan 30 detik, bahkan paling lama hingga 2 menit. Biasanya jika kontraksi palsu terjadi, bagian yang mengalami pengencangan hanya di perut bagian bawah dan selangkangan. Kontraksi palsu ini pun bisa berhenti ketika Anda mengubah posisi tubuh, misal dari posisi berbaring menjadi bangun atau dari posisi duduk menjadi berdiri. Jika Anda mengalami kontraksi pada usia hamil 32 minggu ini, harus tetap tenang dan jangan panik agar tidak membahayakan kondisi tubuh dan janin.

Itulah kondisi yang pada umumnya dialami pada calon ibu di kondisi hamil 32 minggu. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, berusahalah untuk tetap tenang. Bila Anda tidak mengalaminya pun jangan merasa aneh atau berbeda karena kondisi setiap ibu hamil tentunya tidak akan sama. 

Tetaplah jaga kesehatan janin dan tubuh agar bisa melaksanakan proses kehamilan yang aman dan lancar hingga proses persalinan nanti. Menghadapi kehamilan di trimester ketiga memang cukup rawan sehingga diperlukan ketenangan dan pengetahuan yang cukup agar tindakan yang diambil tidak membahayakan ibu dan janin. Jika ada kondisi darurat segeralah hubungi dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *