Kepala Sering Pusing? Ini 5 Alasan yang Mungkin Terjadi!

kepala sering pusing

Mungkin Anda berpikir wajar jika sering mengalami sedikit pusing, terlebih lagi ketika Anda habis melakukan sesuatu. Seperti, latihan yang melelahkan, melompat dari tempat duduk terlalu cepat atau tiba-tiba saja merasa pusing. 

Mengalami pusing sesekali memang merupakan hal yang normal. Tetapi, jika kepala sering pusing bisa jadi hal tersebut karena suatu masalah yang lebih serius. Nah, berikut beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab kepala Anda sering pusing.

Mengapa kepala sering pusing?

Beberapa hal berikut mungkin bisa menjadi penyebab mengapa kepala Anda sering mengalami pusing. Meliputi: 

  1. Masalah telinga bagian dalam

Masalah telinga bagian dalam yang dikenal sebagai vertigo dapat mempengaruhi keseimbangan Anda. vertigo menyebabkan sensasi berputar, membuatnya terasa seperti mabuk perjalanan atau seolah-olah Anda miring ke satu sisi. 

Vertigo dapat berkembang setelah infeksi saluran pernapasan atas, sinus, atau telinga, dapat berkembang secara tiba-tiba menyebabkan perputaran yang intens dan berhubungan dengan mual dan muntah. 

  1. Dehidrasi

Anda mungkin mengalami dehidrasi jika kepanasan, jika Anda tidak makan atau minum cukup, atau jika Anda sakit. Tanpa cairan yang cukup, volume darah Anda akan turun, menurunkan tekanan darah dan membuat otak tidak mendapatkan cukup darah bisa menyebabkan pusing.

  1. Migrain

Migrain dengan gejala mulai dari sakit kepala hebat hingga mual. Muntah, dan kelelahan dapat sangat mengganggu. Jika Anda menderita migrain, ada baiknya untuk mengetahui beberapa tanda peringatan yang umum, sehingga Anda dapat bersiap atau mencoba mencegahnya. 

  1. Penurunan tekanan darah

Saat Anda bangun terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring dan darah Anda tidak mengalir secepat ke kepala, maka Anda akan mengalami perasaan seperti pusing. Secara medis, hal ini dikenal sebagai hipotensi ortostatik, dimana tekanan darah turun drastis saat Anda berdiri. 

Mungkin Anda merasa akan pingsan, bingung, atau mengalami penglihatan kabur, tetapi biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika hal ini sering terjadi, bicarakan dengan dokter Anda. 

  1. Sirkulasi yang buruk

Sirkulasi darah yang buruk ke otak Anda dapat menyebabkan gejala pusing, lemas, mati rasa, dan kesemutan. Jika otak kekurangan oksigen dan nutrisi karena berkurangnya aliran darah, gejala-gejala ini dapat muncul dengan cepat. 

Kondisi jantung yang mendasari hal ini bisa menjadi alasan mengapa otak Anda tidak mendapatkan cukup darah. Atau, dalam kasus yang jarang sekali terjadi, pusing bisa menjadi gejala yang disebut “mini stroke” atau serangan iskemik transien, dimana aliran darah ke otak tersumbat untuk sementara. 

Meskipun gejala ini hanya berlangsung beberapa menit, gejala tersebut dapat mengindikasi risiko stroke di masa mendatang. Temui dokter jika Anda mengalami serangan pusing dengan gejala seperti tadi untuk mengetahui apakah Anda berisiko atau tidak. Pengencer darah dapat digunakan untuk mencegah penggumpalan. 

Lalu apa bedanya dengan pusing biasa?

Mungkin memang sulit untuk membedakan mana pusing biasa atau pusing dengan beberapa penyakit di atas. Mungkin beberapa pertanyaan terkait pusing yang Anda alami dari dokter akan menjawab, apakah pusing yang Anda alami berbahaya atau tidak. 

Penyebab umum pusing bisa termasuk efek samping dari pengobatan; infeksi atau gangguan lain pada telinga bagian dalam; tumor; stroke yang terjadi di bagian belakang otak; penyakit Meniere yang menyerang saraf penting dalam keseimbangan dan pendengaran; vertigo posisi paroksismal jinak, ketika kristal kecil di telinga bagian dalam terlepas dan bergerak di dalam saluran telinga; dan penyakit Parkinson. 

Jadi, mengobati kondisi yang mendasari kepala sering pusing bisa jadi dapat meredakan. Tetapi jangan pernah abaikan pusing yang terjadi. Pasalnya, vertigo dapat membuat Anda jatuh dan cedera. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *