Kesalahan Penggunaan Kettlebell Swing yang Harus Kamu Hindari

Kesalahan Penggunaan Kettlebell Swing yang Harus Kamu Hindari

Saat pergi mengunjungi pusat kebugaran atau gym, mungkin kamu akan menemukan dengan mudah menemukan alat kettlebell swing.

Kettlebell merupakan alat semacam barbel yang digunakan untuk melakukan gerakan mengayun ke atas dan bawah. Jika kamu masih baru dengan latihan dengan alat ini, ada hal penting yang harus kamu tahu.

Tidak sedikit orang yang mencoba latihan dengan alat ini justru mengalami sakit pinggang bagian belakang atau bagian punggung. Pelajari beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat bermain kettlebell swing berikut ini!

Benarkah kettlebell swing sebabkan sakit punggung?

Jika dilakukan dengan teknik yang benar, sebenarnya latihan menggunakan alat ini bisa sangat bermanfaat untuk memperkuat area punggung kamu lho.

Orang yang mengalami sakit pinggang atau punggung setelah menggunakan alat ini biasanya disebabkan oleh teknik penggunaan yang salah.

Jadi sebenarnya alat ini aman digunakan oleh semua orang. Terkecuali mereka yang memang sedari awal sudah punya masalah pada area punggung. Seperti:

  • Punya riwayat penyakit hernia nukleus pulposus (HNP)
  • Baru saja menjalani operasi punggung
  • Orang yang selalu merasakan sakit saat membungkuk ke depan

Apabila kamu memiliki kriteria-kriteria di atas, maka kamu sangat disarankan untuk tidak melakukan olahraga dengan alat ini. Sebab bisa memperburuk masalah sakit punggung kamu.

Kesalahan yang harus dihindari

Berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari untuk mencegah sakit punggung dan cedera akibat penggunaan kettlebell swing.

1. Melakukan posisi squat

Saat mengayunkan beban, kamu tidak disarankan melakukannya dalam posisi squat. Dengan posisi squat di mana lutut tertekuk, paha depan akan mengambil alih.

Dan ini justru menghilangkan manfaat utama dari gerakan ayunan. Pada intinya, ayunan sangat mirip dengan deadlift.

Fokuskan beban pada pinggul, bukan dengan jongkok. Dengan kata lain, posisi bokong bukanlah mundur melainkan turun.

2. Gerakan lengan yang tidak tepat

Gerakan kettlebell swing sebenarnya memfokuskan kekuatan yang berasal dari mengayunkan pinggul ke belakang dan mendorongnya ke depan.

Sementara lengan hanya berperan memandu dan mengontrol kettlebell, bukan “mengangkatnya”.

Selain itu, tak kalah penting untuk terus memastikan lengan kamu merentang sepenuhnya dan tidak tertekuk saat melakukan ayunan.

3. Ayunan terlalu tinggi

Mengayunkan kettlebell terlalu tinggi hingga melampaui kepala kamu akan cenderung membuat punggung kamu melengkung. Dan ini bisa memperparah sakit punggung.

Saat melakukan ayunan, pastikan beban berada sekitar 45 derajat di atas kepala dengan ibu jari mengarah ke belakang sedikit. 

Pegangan harus bertumpu pada tumit telapak tangan, sementara jari-jari rileks. Ini akan membantu struktur dan beban dengan lebih efisien.

4. Kaki terlepas dari tanah

Saat melakukan gerakan ayunan, pastikan kaki selalu bersentuhan dengan tanah. Fokuskan keseimbangan pada tumit untuk mendorong pinggul ke depan.

Untuk membantu kaki kamu tetap stabil, kamu harus menggunakan sepatu yang tepat. Gunakanlah sepatu yang memiliki sol datar. Atau lakukan saja dengan bertelanjang kaki.

5. Mengayun dengan punggung membungkuk

Mengayunkan kettlebell dengan posisi punggung yang membungkuk justru bisa membuat punggung kamu sakit. 

Untuk mencegahnya, pastikan dada kamu membusung layaknya sedang berjalan dengan bangga, sementara punggung tetap lurus.
Itu dia beberapa kesalahan dalam melakukan kettlebell swing yang harus kamu hindari agar tidak sakit punggung. Sebaiknya lakukan gerakan ini dengan bantuan profesional jika kamu masih sering mengalami sakit punggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *