Memakai Skincare untuk Ibu Hamil, Aman atau Tidak?

Di tengah masa kehamilan, ada lebih banyak larangan yang perlu Anda perhatikan. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang ingin tetap menggunakan skincare untuk ibu hamil.

Pemakaian skincare bagi wanita yang sedang hamil sebenarnya tidak berbahaya. Asalkan, Anda memperhatikan jenis skincare yang dipakai, komposisi utama dalam pembuatan skincare terkait, serta mempertimbangkan cara tepat dalam pemakaiannya.

Skincare untuk ibu hamil harus aman agar tidak berbahaya bagi janin

Kandungan skincare untuk ibu hamil yang aman

Tidak semua jenis produk skincare cocok digunakan oleh wanita yang sedang hamil. Berikut ini adalah kandungan dalam skincare yang baik untuk Anda yang sedang mengandung:

  • Glycolic acid

Glycolic acid adalah salah satu kandungan yang memiliki fungsi untuk mengatasi jerawat, terlebih jerawat yang tumbuh akibat perubahan hormon selama hamil. Penggunaan kandungan glycolic acid bisa menjadi alternatif pengganti bahan retinol serta salicylic acid.

Biasanya, retinol dan salicylic acid lebih sering ditemukan pada produk skincare untuk masalah jerawat. Akan tetapi, kedua kandungan ini sebaiknya dihindari selama masa kehamilan. Anda bisa menggunakan skincare berbahan glycolic acid sebagai alternatif. 

  • Antioksidan

Kulit Anda memerlukan kandungan antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas bisa menyerang sel kulit Anda, membuat kulit menjadi rusak dan tidak sehat. 

Gunakanlah skincare untuk ibu hamil yang kaya akan kandungan antioksidan. Kandungan ini bisa berasal dari vitamin C, vitamin E, vitamin K, vitamin B3, serta teh hijau. Antioksidan ini mampu menjaga kulit Anda dari kerusakan kolagen.

  • Hyaluronic acid

Hyaluronic acid adalah kandungan yang sudah sangat sering digunakan sebagai bahan dasar pada produk skincare yang melembabkan. Kandungan ini sangat efektif untuk meningkatkan kebutuhan cairan pada sel kulit Anda, sehingga bisa mengatasi kekeringan dan dehidrasi di kulit.

Penggunaan kandungan hyaluronic acid juga akan semakin maksimal apabila diimbangi dengan konsumsi air mineral yang memadai setiap harinya. Ingatlah bahwa kulit Anda akan lebih mudah mengalami dehidrasi selama masa kehamilan.

Kandungan skincare yang perlu dihindari

Sebelumnya, Anda sudah mendapatkan informasi terkait kandungan skincare untuk ibu hamil yang aman digunakan. Sekarang, waktunya Anda untuk mengetahui apa saja kandungan yang justru harus dihindari selama masa kehamilan:

  • Retinoid

Kandungan pertama yang harus Anda hindari adalah retinoid. Kandungan ini seringkali digunakan sebagai bahan pada produk untuk meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan, seperti mencegah dari gejala penuaan, mengatasi jerawat, dan lain sebagainya.

Selama mengandung, Anda sebaiknya menghindari produk dengan kandungan retinoid ini. Karena, penelitian telah membuktikan bahwa pemakaian retinoid berpotensi menimbulkan cacat lahir yang parah. 

  • Salicylic acid

Kandungan berikutnya adalah salicylic acid. Kandungan ini sebenarnya cukup baik dipakai selama masa kehamilan, selama penggunaannya tidak berlebihan.

Terlalu banyak salicylic acid selama kehamilan bisa meningkatkan risiko gangguan pada janin Anda, membuat bayi berisiko mengalami cacat lahir. Sebaiknya, hindari menggunakan produk yang mengandung salicylic acid selama hamil, meskipun jumlahnya hanya sedikit.

Itulah kedua kandungan utama yang sebaiknya dihindari selama Anda berada di masa kehamilan. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai jenis-jenis produk yang aman untuk digunakan saat mengandung.Pastikan Anda memperhatikan dengan seksama setiap kandungan yang ada pada skincare yang akan digunakan. Hal ini penting untuk memastikan Anda menggunakan skincare untuk ibu hamil yang tepat dan tidak menimbulkan risiko berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *