Mengenal Perbedaan Jenis-Jenis Creamer Bubuk

Creamer bubuk seringkali ditambahkan pada kopi untuk menambah rasa manis. Biasanya ini digunakan apabila kopi terasa terlalu pahit. Sebagian besar produk creamer memiliki rasa manis, dan ada juga yang menambahkan rasa tambahan seperti mint dan mocca. 

Sebenarnya, ada beberapa jenis creamer yang bisa Anda gunakan untuk ditambahkan pada makanan maupun minuman. Creamer tidak hanya terbatas pada creamer untuk kopi. Tapi, ada juga produk-produk creamer lain dengan jenis yang beragam.

Jenis-jenis creamer bubuk

Ada beberapa jenis creamer yang bisa Anda gunakan untuk ditambahkan pada makanan maupun minuman. Berikut ini jenis-jenis creamer yang umum ditemui:

  • Creamer untuk kopi

Creamer untuk kopi merupakan jenis creamer yang paling umum. Anda mungkin hanya mengenali creamer bubuk sebagai produk creamer yang ditambahkan pada kopi. 

Creamer untuk kopi dikenal bebas dari susu. Umumnya, jenis creamer ini dibuat dari kombinasi air, gula, dan minyak sayur. Tidak ada produk susu yang digunakan dalam proses pembuatannya. 

Selain itu, creamer jenis ini juga menggunakan zat kimia tambahan lainnya, seperti perasa buatan, karagenan, serta selulosa. 

  • Creamer susu kental manis

Jenis creamer berikutnya adalah susu kental manis. Susu kental manis juga hadir dalam bentuk krim, namun memiliki tekstur yang kental, tidak seperti creamer yang digunakan untuk kopi. 

Susu kental manis tidak hadir dalam bentuk bubuk. Biasanya, bila Anda minum susu kental manis secara langsung, teksturnya yang kental akan membuat susu jadi kurang enak diminum.

Karena itu, banyak orang yang meminum susu kental manis dengan ditambahkan air terlebih dahulu. Ini juga akan membantu mengurangi rasa manis yang menyengat dari susu kental manis. 

  • Creamer half-and-half

Jenis creamer yang satu ini menggunakan setengah produk susu, seperti susu kental manis. Bedanya, jenis creamer ini dibuat dari campuran krim dan juga susu murni. Ini membuat produk creamer bubuk yang satu ini tidak terlalu kental, lebih tipis, serta lebih rendah lemak. 

Selain itu, rasa jenis creamer ini juga lebih ringan dan tidak menyengat. Di dalamnya terdapat kandungan karagenan, salah satu bahan kimia yang perlu diwaspadai apabila Anda memiliki alergi. 

Biasanya, jenis krim ini dibuat dari campuran susu skim dan juga sirup jagung sebagai pengganti krim. Inilah yang membuat jenis creamer half-and-half menjadi lebih rendah lemak. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menambahkan creamer bubuk

Bagi sebagian orang, menambahkan creamer bubuk pada kopi dianggap tidak baik bagi kesehatan. Supaya Anda lebih berhati-hati, coba perhatikan hal-hal ini ketika akan mengonsumsi creamer:

  • Reaksi alergi

Terkadang, kandungan zat kimia yang ada pada produk creamer bisa memicu reaksi alergi. Ini mungkin akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung faktor pemicu alergi yang dimiliki.

Tapi, bagi Anda yang alergi terhadap produk susu, Anda tidak perlu khawatir. Karena, meskipun hadir dalam bentuk krim, creamer tidak dibuat dengan bahan dari susu, sehingga tidak akan memicu alergi Anda. 

  • Menambah kalori

Kalori pada creamer sebenarnya tidak terlalu besar. Bila dikonsumsi dalam jumlah wajar, efeknya juga tidak terlalu signifikan bagi tubuh Anda. 

Hanya saja, ini mungkin bisa mengacaukan program diet yang sedang Anda jalankan. Karena itu, bagi Anda yang sedang berdiet, tidak disarankan untuk menggunakan creamer.Perhatikanlah hal-hal di atas ketika akan menambahkan creamer bubuk pada kopi. Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, maka efeknya tidak akan membahayakan tubuh Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *