Pengobatan Alami untuk Mengatasi Kaki Terasa Panas

Pengobatan Alami untuk Mengatasi Kaki Terasa Panas

Kaki terasa panas merupakan suatu gejala yang menunjukkan adanya gangguan saraf pada kaki yang sering disebut sebagai neuropati. Kaki terasa panas ini bisa menyebabkan nyeri yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kaki terasa panas biasanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dan gejalanya semakin intens saat malam hari. Penyebab paling umum dari kaki terasa panas adalah diabetes.

Ada berbagai cara untuk mengobati dan mengatasi kaki terasa panas. Ada yang harus menggunakan obat-obatan, ada juga yang bisa menggunakan pengobatan rumahan dan alami.

Pengobatan Alami dan Rumahan untuk Kaki Terasa Panas

1. Merendam kaki dalam air dingin

Merendam kaki dalam air dingin dapat membantu meredakan gejala kaki terasa panas, meski untuk sementara waktu.

Namun, orang yang menderita eritromelalgia harus menghindari cara pengobatan ini karena justru dapat merusak kulitnya.

2. Menggunakan metode RICE (rest, ice, compression, elevation)

Metode Rice ini dilakukan dengan cara mengistirahatkan kaki, mengompres es ke pergelangan kaki, memberikan tekanan, dan mengangkat kaki.

RICE dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan yang dapat membantu mengurangi gejala kaki terasa panas.

3. Garam Epsom

Banyak dijumpai orang-orang menggunakan garam Epsom untuk mengatasi berbagai masalah, termasuk nyeri dan gejala kaki atlet.

Garam Epsom merupakan senyawa alami yang mengandung magnesium sulfat dan oksigen. Penggunaan garam Epsom juga memiliki manfaat termasuk:

  • mengurangi gejala kaki atlet
  • mengurangi peradangan
  • mengelupas kulit
  • mengurangi bau
  • meredakan sembelit.

Cara menggunakan garam Epsom untuk mengobati kaki terasa panas adalah dengan memasukkan garam Epsom ke dalam air hangat, lalu rendamlah kaki dalam campuran tersebut selama 20-30 menit.

Meski begitu, penderita diabetes harus memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu jika ingin melakukan pengobatan dengan menggunakan garam Epsom untuk mengobati kaki terasa panas. Hal ini karena garam Epsom dapat meningkatkan risiko kerusakan kaki pada penderita diabetes.

4. Cuka sari apel

Cuka sari apel dapat mencegah dan mengatasi bakteri, jamur, dan mikroba berbahaya lainnya.

Merendam kaki dalam air hangat dan cuka sari apel dipercaya dapat membantu mengobati kaki terasa panas karena kutu air. 

5. Suplemen kunyit

Kunyit mengandung senyawa kurkumin. Kurkumin memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba dan dapat dijadikan sebagai pengobatan yang efektif untuk beberapa kondisi kulit. Kurkumin juga merupakan pengobatan yang efektif untuk berbagai gangguan neurologis. Kurkumin juga dapat membantu mencegah perkembangan neuropati atau kaki terasa panas yang sudah kronis.

Suplemen kunyit dapat digunakan untuk mengobati kaki terasa panas. Anda bisa mengonsumsi kunyit dalam bentuk suplemen, atau mengonsumsi 1 sendok teh bubuk kunyit yang dicampur dengan 1/4 sendok teh merica bubuk, dan dikonsumsi tiga kali sehari.

6. Minyak ikan

Minyak ikan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman karena nyeri. Jika seseorang menderita kaki terasa panas akibat diabetes, mereka dapat mengobatinya dengan minyak ikan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Current Diabetes Reviews pada tahun 2018 menunjukkan bahwa minyak ikan dapat memperlambat perkembangan kaki terasa panas karena diabetes.

Suplemen minyak ikan juga mudah ditemukan dan tersedia tanpa harus menggunakan resep (OTC). 

7. Jahe

Minyak jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan merupakan pengobatan yang efektif untuk mengatasi kaki terasa panas

8. Lidokain atau capsaicin

Lidokain adalah obat bius lokal. Para ahli medis sering menggunakan lidokain untuk membuat kulit menjadi mati rasa sebelum melakukan prosedur tertentu seperti pengambilan darah.

Capsaicin merupakan zat aktif yang terkandung dalam cabai dan bermanfaat sebagai pereda nyeri alami. Satu penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Anaesthesia pada tahun 2011 menunjukkan bahwa capsaicin juga efektif dalam membantu mengatasi rasa sakit.

Beberapa ahli medis juga mengusulkan krim topikal yang mengandung capsaicin dan lidokain sebagai pengobatan yang efektif untuk gejala nyeri neuropati diabetes. Keduanya adalah pengobatan umum untuk kaki terasa panas pada penderita diabetes.

9. Pijat kaki

Memijat kaki bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah. Oleh karena itu, jika Anda mengalami kaki terasa panas, maka Anda dapat memijat kaki untuk meningkatkan sirkulasi dan aliran darah ke area yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *