4 Golongan Antibiotik yang Sering Digunakan

Ada 10 golongan antibiotik yang bisa dipilih sesuai kondisi penyakit

Antibiotik adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh beberapa kuman, bakteri dan parasit tertentu. Antibiotik biasanya dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan mekanisme kerjanya, struktur kimia, atau spektrum aktivitas.

Meskipun antibiotik obat-obatan yang digunakan untuk infeksi, mereka tidak bekerja melawan infeksi yang disebabkan oleh virus misalnya seperti, flu biasa. Antibiotik biasanya hanya diresepkan untuk infeksi bakteri yang lebih serius, karena banyak infeksi membaik dengan sendirinya. Penggunaan antibiotik yang benar juga sangat penting untuk membantu mengurangi resistensi antibiotik. 

Terdapat berbagai antibiotik yang tersedia dan datang dalam berbagai merek yang berbeda. Antibiotik biasanya dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan cara kerjanya. Setiap jenis antibiotik hanya bekerja melawan beberapa jenis bakteri atau parasit tertentu. Inilah sebabnya mengapa berbagai golongan antibiotik digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi.

Berikut golongan utama antibiotik yang paling umum digunakan:

  • Penisilin 

Penisilin adalah golongan antibiotik yang menyerang berbagai macam bakteri.  Mereka adalah antibiotik pertama yang digunakan dokter. Jamur penicillium adalah sumber penisilin, yang dapat dikonsumsi secara oral atau injeksi.

  • Sefalosporin 

Sefalosporin adalah golongan antibiotik β-laktam yang awalnya berasal dari jamur Acremonium, yang sebelumnya dikenal sebagai “Cephalosporium”. Sefalosporin diindikasikan untuk profilaksis dan pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap bentuk antibiotik khusus ini. 

  • Tetrasiklin 

Tetrasiklin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi, termasuk jerawat, kolera, brucellosis, wabah, malaria, dan sifilis yang dikonsumsi melalui mulut.

  • Aminoglikosida 

Berbeda dari antibiotik lain yang lebih sering dikonsumsi secara oral, aminoglikosida lebih sering diberikan secara injeksi atau suntikan, langsung ke pembuluh darah. Contoh obat yang masuk dalam golongan antibiotik ini antara lain gentamicin, tobramycin, amikacin.

Biasanya dokter meresepkan antibiotik untuk pengobatan infeksi bakteri. Jika Anda terlalu sering menggunakan antibiotik atau menggunakannya secara salah, bakteri mungkin menjadi resisten. Hal ini berarti bahwa, antibiotik menjadi kurang efektif terhadap jenis bakteri tersebut karena bakteri mampu meningkatkan pertahanannya.

Beberapa golongan antibiotik bekerja dengan cara membunuh kuman, bakteri atau parasit. Hal ini sering dilakukan dengan mengganggu struktur dinding sel bakteri atau parasit.  Sedangkan beberapa antibiotik bekerja dengan menghentikan bakteri atau parasit agar tidak bertambah banyak.