Sampaikan Pendapat dengan Benar, Ini Cara Berpikir Rasional

Ketika berargumentasi, Anda mungkin sering mendengar masukan dari orang-orang untuk menyampaikan pendapat dengan cara pikir yang rasional. Pola pikir rasional menekankan pada akal sehat agar pendapat disampaikan dengan pertimbangan yang matang. Lantas, bagaimana cara berpikir rasional bisa dilakukan?

Ketika Anda mampu berpikir dengan logis, menggunakan data pendukung, dan sesuai dengan aturan yang berlaku, Anda telah berhasil dalam berpikir rasional. Bagi sebagian orang, hal ini mungkin sulit dilakukan, khususnya jika Anda tidak terbiasa menggunakan argumentasi logis ketika berkomunikasi.

Cara mudah untuk berpikir secara rasional

Apabila Anda kesulitan untuk bisa berpikir secara rasional ketika berpendapat, Anda mungkin bisa mengikuti cara berpikir rasional berikut ini:

  • Mendalami pendidikan

Menurut penelitian, pendidikan telah sukses membentu seseorang untuk memiliki pola pikir yang rasional. Kebanyakan orang yang mendalami pendidikan mulai dari jenjang terendah sampai jenjang tertinggi memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, kreatif, dan berdasarkan pada data atau fakta yang ada.

Anda tidak harus mengikuti jejak para profesor untuk mengenyamn pendidikan sampai ke jenjang S3. Akan tetapi, Anda bisa membuka pikiran Anda terhadap pendidikan dengan membaca buku, mengikuti kursus daring, bermain game dengan tema logika, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, pikiran Anda akan terasah pada pendidikan dan Anda pun semakin mampu untuk berpikir secara rasional.

  • Merefleksikan diri

Banyak orang yang merasa bahwa mereka telah sukses dalam menjalankan pola pikir rasional. Padahal, hal tersebut bisa saja merupakan bias terhadap diri sendiri. Karena itu, salah satu cara berpikir rasional dengan efektif adalah merefleksikan diri sendiri.

Coba pikirkan dan perhatikan dengan seksama, apakah Anda memang sudah benar-benar mampu berpikir dengan rasional? Atau, pikiran Anda terkadang masih tercampur dengan budaya, latar belakang, atau nilai yang Anda anut selama ini?

Kunci untuk merefleksikan diri adalah menerima kenyataan bahwa Anda bukanlah pemikir rasional. Dengan begitu, Anda mampu membuka ruang dalam diri Anda untuk mempelajari cara baru dalam berpikir rasional.

  • Memisahkan emosi dengan pemikiran

Hal ini mungkin cukup sulit untuk dilakukan. Terkadang, ketika emosi sudah meluap, orang cenderung tidak bisa membedakan masalah pribadi dan kondisi emosional dengan pola pikir yang rasional.

Ketika Anda mencampurkan emosi dalam pikiran, keputusan yang Anda hasilkan cenderung klise dan tidak bisa menyelesaikan masalah yang lebih besar. Agar emosi bisa dipisahkan, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri.

Jangan pernah mengambil keputusan ketika Anda sedang dilanda emosi. Sebaliknya, jika emosi mereda, Anda akan lebih mudah dalam menggunakan logika rasional untuk berpikir.

  • Landaskan pemikiran pada data

Salah satu kunci utama cara berpikir rasional adalah menggunakan data dan fakta lapangan untuk mengambil kesimpulan. Data memungkinkan Anda untuk berpikir secara objektif dan terlepas dari emosi pribadi.

Dalam hal ini, data yang dimaksud tidak harus berupa angka. Data bisa berasal dari mana saja, seperti pemberitaan di media, hukum pemerintah, hasil penelitian, dan lain sebagainya.

Carilah data sebanyak-banyaknya sebelum menyampaikan argumen. Anda bisa mendapatkan kesimpulan yang lebih pasti setelah memeastikan segala jenis data yang ada mampu mendukung cara pikir Anda. Itulah beberapa cara berpikir rasional yang bisa Anda coba untuk menghindari penilaian yang tidak sistematis. Cara ini tentu tidak mudah, tapi bisa dipelajari seiring berjalannya waktu.