Sebamed Baby Lotion, Apa Manfaatnya untuk Bayi?

Ada banyak sekali produk baby lotion yang dijual di pasaran. Di antara banyaknya produk tersebut, salah satu yang cukup unggul dan bermanfaat adalah Sebamed Baby Lotion.

Baby lotion ini, sesuai namanya, diberikan kepada bayi. Anda bisa mengoleskan produknya ke permukaan kulit bayi untuk menjaga kulit bayi Anda tetap sehat dan lembab. 

Manfaat menggunakan Sebamed Baby Lotion

Baby lotion memiliki berbagai macam fungsi. Ketika Anda menggunakannya pada bayi Anda, Anda akan merasakan manfaat berupa: 

  • Menjaga kelembaban kulit bayi

Kulit manusia pada dasarnya memerlukan hidrasi yang cukup agar tetap terjaga kesehatannya. Hal yang sama pun juga akan berlaku untuk kondisi kulit bayi Anda.

Bahkan, kulit bayi memerlukan kelembaban yang lebih dari kulit orang dewasa. Kulit yang lembab menandakan kulit yang sehat. Ketika kulit bayi Anda menjadi kering, maka kulit tersebut rentan terhadap berbagai macam kondisi medis.

Menggunakan baby lotion adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga kulit bayi Anda tetap lembab dan terhidrasi dengan baik.

  • Melindungi dari infeksi

Tidak seperti kulit orang dewasa, kulit bayi cenderung lebih halus dan sensitif. Paparan dengan zat berbahaya bisa dengan mudah membuat kulit bayi Anda terinfeksi.

Menggunakan Sebamed Baby Lotion bisa membantu mencegah hal ini. Produk baby lotion ini dilengkapi dengan berbagai macam kandungan nutrisi yang menyehatkan, sehingga baik untuk memberikan perlindungan bagi kulit bayi.

Ketika kulit bayi terlindungi, maka mereka akan terhindar dari risiko berbagai macam infeksi. 

  • Aman untuk kulit bayi

Jika Anda memberikan lotion untuk orang dewasa pada bayi Anda, maka kulit bayi Anda berisiko mengalami iritasi. Hal ini terjadi karena lotion biasa pada umumnya mengandung banyak tambahan zat berbahaya yang tidak aman untuk kulit bayi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kulit bayi sangatlah lembut dan sensitif. Oleh sebab itu, pastikan Anda menggunakan lotion yang aman dan dikhususkan bagi bayi, seperti Sebamed Baby Lotion.

Kapan perlu memberikan baby lotion pada bayi?

Perlu diperhatikan, waktu pemberian baby lotion perlu Anda sesuaikan dengan usia bayi Anda. Jangan langsung memberikan baby lotion bagi bayi yang baru dilahirkan.

Bayi baru lahir memiliki lapisan penutup di kulit mereka yang disebut dengan vernix. Lapisan ini merupakan lapisan zat lilin yang menutupi tubuh bayi secara keseluruhan ketika masih berada di dalam rahim sang ibu. 

Lapisan ini kemudian akan mulai mengelupas seiring berjalannya waktu setelah bayi dilahirkan. Biasanya pengelupasan dimulai di beberapa minggu pertama setelah bayi lahir.

Selama proses pengelupasan, kulit bayi akan tampak kering dan bersisik. Tapi, setelah semua lapisan ini terlepas, kulit yang berada di bawahnya akan lebih lembut dan lembab, sehingga tidak perlu pelembab ekstra. 

Sebaiknya, tunggu sampai bayi sudah berusia beberapa bulan sebelum Anda memberikan Sebamed Baby Lotion. Ketika masih dalam proses pengelupasan kulit, Anda tidak perlu memberikan lotion tersebut. 

Secara khusus, berikan baby lotion setiap kali kulit bayi Anda terasa kering. Biasanya ini terjadi setelah mandi atau saat bayi berada di dalam ruangan yang bersuhu dingin. Anda bisa mendapatkan Sebamed Baby Lotion secara bebas, baik di apotek maupun di toko-toko lainnya yang menjual alat kesehatan serta di supermarket. Untuk ukuran 100 ml, produk ini bisa didapatkan dengan harga mulai dari Rp150.000.

Suplemen Cerebrofort Gummy, Kapan Perlu Diberikan pada Anak?

Suplemen dalam bentuk gummy kian menjadi tren. Semakin banyak orang tua yang memanfaatkan suplemen gummy untuk memberikan asupan nutrisi pada anak. Salah satu contohnya yang cukup populer adalah Cerebrofort Gummy. 

Memberikan suplemen gummy Cerebrofort bisa membantu mendukung perkembangan fungsi otak anak Anda. Ini adalah upaya untuk memberikan cemilan yang enak pada anak namun dengan efek yang baik untuk kesehatan. 

Waktu yang tepat untuk memberikan Cerebrofort Gummy

Pemberian suplemen gummy pada anak-anak sering menuai kontroversi. Ada yang merasa bahwa anak tidak perlu mendapatkan suplemen, tapi ada juga yang menganggap suplemen sejenis ini sangat penting bagi anak.

Memberikan suplemen gummy pada anak sebenarnya boleh saja dilakukan, selama Anda tetap bijak dalam menentukan intensitas konsumsi suplemen pada anak. Sebaiknya, berikan suplemen pada anak hanya jika anak mengalami tanda-tanda berikut ini: 

  • Ingin cemilan terus-menerus

Terkadang, anak Anda mungkin membutuhkan cemilan. Dibandingkan dengan memberikan cemilan gummy biasa, lebih baik ganti gummy tersebut dengan suplemen gummy seperti Cerebrofort Gummy.

Karena mengandung vitamin dan nutrisi di dalamnya, suplemen gummy tentu lebih menyehatkan dibandingkan dengan gummy biasa. Jadi, Anda bisa tetap memenuhi keinginan Anak untuk mengonsumsi cemilan gummy, namun dengan cara yang lebih sehat.

  • Sulit mengonsumsi makanan sehat

Tidak seperti orang dewasa, kebanyakan anak-anak enggan mengonsumsi makanan yang sehat. Misalnya seperti sayur-sayuran berdaun hijau, buah-buahan, dan lain sebagainya. 

Memberikan suplemen gummy bisa menjadi solusi bagi anak yang sulit mengonsumsi makanan sehat. Jadi, Anda tetap bisa memberikan asupan nutrisi pada anak melalui suplemen tersebut. 

Cara memberikan Cerebrofort Gummy pada anak

Suplemen gummy seperti Cerebrofort memang baik untuk kesehatan anak Anda, khususnya untuk perkembangan fungsi otak. Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan cara pemberiannya. 

Apabila konsumsi Cerebrofort dilakukan secara berlebihan, maka dampaknya juga tidak baik untuk kesehatan anak Anda. Oleh sebab itu, sebaiknya cerdaslah dalam memberikan suplemen ini sesuai dosis yang dianjurkan.

Berikan suplemen gummy hanya sesuai kebutuhan. Anda hanya dianjurkan untuk memberikannya pada anak maksimal 5 gummy dalam sehari. 

Suplemen gummy ini bisa dikonsumsi oleh anak baik sebelum maupun sesudah makan. Anda tidak memerlukan resep dokter untuk bisa mendapatkan gummy ini.

Apakah ada efek samping dari suplemen gummy

Pada dasarnya, setiap suplemen kesehatan pasti memiliki efek samping. Jadi, selain mendapatkan manfaat dari suplemen tersebut, Anda tetap harus mewaspadai efek sampingnya.

Efek samping penggunaan suplemen gummy bisa dihindari apabila Anda menggunakan suplemen dengan cara yang bijak. Jika dikonsumsi secara  berlebihan, maka anak rentan mengalami efek samping berupa:

  • Terlalu banyak gula

Sebagian besar suplemen gummy mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Karena, anak-anak suka pada makanan yang memiliki rasa manis yang kuat.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya pastikan Anda memilih suplemen dengan kandungan gula yang rendah, seperti Cerebrofort Gummy.

  • Terlalu banyak pewarna

Suplemen gummy umumnya memiliki warna yang beragam untuk menarik perhatian anak-anak. Tapi, konsumsi yang terlalu banyak juga bisa membuat Anda terpapar oleh terlalu banyak zat pewarna. Hal ini tidak baik untuk kesehatan jangka panjang anak Anda. 

Itulah hal-hal yang perlu Anda perhatikan apabila ingin memberikan Cerebrofort Gummy pada anak Anda. Jika konsumsinya menimbulkan efek samping, konsultasikan pada dokter anak Anda.

Cerebrofort Gold dan Makanan Super untuk Daya Tahan

Anak-anak mesti memiliki daya tahan tubuh yang tinggi agar tidak mudah jatuh sakit. Dengan demikian, tumbuh kembangnya akan menjadi lebih optimal. Makanan sangat berpengaruh besar dalam pembentukan imunitas tubuh si kecil. 

Pastikan Anda selalu menyajikan makanan bernutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan anak dengan maksimal. Jika memang dibutuhkan, Anda juga dapat memberikan anak multivitamin tambahan, seperti Cerebrofort Gold

Berikut ini adalah beberapa makanan super yang sebaiknya rajin Anda berikan kepada si kecil. Dengan makanan bergizi tinggi seperti di bawah ini, kesehatan anak dijamin akan lebih terjaga dan tidak mudah terserang sakit.

Brokoli 

Brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Dalam sayuran ini, terdapat kandungan vitamin A, C, dan E, serta serat. Tidak ketinggalan ada antioksidan lainnya dalam tiap mangkok brokoli yang Anda berikan kepada si kecil. Bisa dibilang brokoli merupakan salah satu sayuran paling sehat dan terbaik untuk buah hati Anda. Cara penyajian terbaik dari makanan super ini adalah mengukusnya tidak terlalu lama. Ini memungkinkan vitamin dan mineral dalam brokoli tidak terlalu banyak yang terbuang akibat proses pemasakan. 

 Daging Ayam 

Ayam merupakan sumber protein hewani yang sangat dianjurkan bagi anak. Jenis daging unggas ini kaya akan vitamin B-6. Sekitar 3 ons daging ayam nyatanya mencukupi 30 persen kebutuhan B-6 harian. Vitamin B-6 sendiri merupakan pemain penting dalam banyak reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh. Ini juga penting untuk pembentukan sel darah merah baru dan sehat. Anda dapat membuat sup ayam untuk meredakan gejala pilek anak. Bahkan jika dikonsumsi secara teratur, daging unggas ini juga efektif menhindarkan anak dari risiko masuk angin dan flu musiman. Rebusan tulang ayam dalam bentuk kaldu pasalnya mengandung gelatin, kondroitin, dan nutrisi lain yang bermanfaat untuk penyembuhan usus dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Ikan Berlemak 

Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden akan asam lemak omega-3. Kandungan ini bisa mengurangi peradangan dan meningkatkan aktivitas sel darah putih. Alhasil, imunitas tubuh pun lebih terjaga dengan rutin mengonsumsi ikan berlemak setidaknya 2—3 porsi dalam seminggu. Tidak hanya omega 3, ikan berlemak juga kaya akan DHA yang bagus untuk perkembangan otak anak. Jika anak Anda termasuk yang tidak menyukai ikan berlemak, Anda bisa memberikannya Cerebrofort Gold. Multivitamin ini juga bisa meningkatkan imunitas tubuh dan kaya akan DHA yang mencerdaskan anak. 

Kacang Almond 

Kacang almond memiliki kandungan vitamin E dan antioksidan yang tinggi. Di mana keduanya merupakan kunci untuk sistem kekebalan tubuh yang optimal. Anda pun tidak perlu terlalu banyak memberikan kacang almond untuk memenuhi kebutuhan vitamin E harian. Orang-orang hanya membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E setiap hari. Ini setara dengan setengah cangkir almond yang dikupas. 

Pepaya 

Pepaya adalah buah yang sarat dengan vitamin C. Anda dapat menemukan dua kali lipat jumlah vitamin C yang direkomendasikan setiap hari dalam satu buah pepaya berukuran sedang. Tidak hanya itu, pepaya juga memiliki enzim pencernaan yang disebut papain yang memiliki efek anti-inflamasi. Kombinasi antara vitamin C dan papain dalam pepaya inilah yang sangat ampuh menggenjot daya tahan tubuh anak. 

Yogurt 

Yogurt merupakan produk turunan susu yang sebaiknya tidak Anda lewatkan untuk diberikan kepada anak. Jenis makanan ini menjadi sumber vitamin D yang bagus untuk mendongkrak daya taham tubuh. Ini bisa membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pertahanan alami tubuh si kecil terhadap penyakit. Yogurt juga kaya probiotik sehingga menjaga sistem pencernaan dan metabolisme tubuh buah hati 

*** 

Sering kali anak menemui masa-masa sulit makan. Pada saat itu, ia mungkin juga malas melahap makanan-makanan super pencetak daya tahan. Jangan khawatir, pada saat itu Anda tetap bisa mengandalkan Cerebrofort Gold untuk memastikan imunitasnya terjaga. 

Reference 

https://toko.sehatq.com/produk/cerebrofort-gold-rasa-jeruk-sirup-200-ml
https://www.healthline.com/health/food-nutrition/foods-that-boost-the-immune-system
https://indianexpress.com/article/lifestyle/health/boost-immunity-five-superfoods-amla-honey-spirulina-turmeric-green-tea-6338416/

Cara Mengobati dan Merawat Cacar Air pada Bayi

Cacar air pada bayi adalah penyakit yang terlihat dengan gejala munculnya ruam pada kulit bayi yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster. Gejala cacar air pada bayi adalah sebagai berikut:

  • demam mencapai 38,3° C hingga 38,9° C
  • sulit makan
  • batuk-batuk
  • jadi cerewet atau lebih rewel
  • mudah lelah
  • tidur lebih lama dari biasanya.

Cacar air pada bayi mungkin juga tidak disertai dengan demam karena sistem kekebalan bayi belum berkembang sempurna, oleh karena itu saat terkena infeksi seperti cacar air tubuh mereka tidak selalu meresponsnya dengan menaikkan suhu tubuh.

Cacar air merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Cacar air pada bayi bisa disebabkan karena terkena sebaran air liur, lepuh atau lendir orang yang telah terinfeksi virus tersebut. Cacar air pada bayi juga dapat menyebar melalui udara jika sedang batuk atau bersin.

Cara Mengobati dan Merawat Cacar Air pada Bayi

Umumnya, gejala cacar air pada bayi akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu. Pengobatan dan perawatan lebih berfokus pada pengelolaan gejala yang timbul.

Berikut cara mengobati dan merawat cacar air pada bayi.

1. Jaga anak Anda tetap berada di dalam rumah

Cacar air merupakan penyakit yang sangat menular. Oleh karena itu, jagalah anak Anda tetap berada di dalam rumah dan batasi kontaknya dengan orang lain sampai lepuh cacar airnya membentuk koreng serta tidak timbul lepuh yang baru. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar satu minggu sampai melepuh berubah menjadi koreng.

2. Berendam dalam rendaman oatmeal koloid

Oatmeal koloid adalah oatmeal yang sering digunakan sebagai lotion atau untuk mandi. Oatmeal koloid memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan serta mengandung senyawa tertentu yang dapat mengurangi rasa gatal. Untuk mengatasi gatal karena cacar air pada bayi, Anda bisa menambahkan oatmeal koloid di bawah keran saat mengisi bak mandi dengan air hangat.

3. Oleskan salep topikal

Setelah mandi, Anda bisa mengoleskan salep topikal seperti losion kalamin, petroleum jelly, atau lotion antigatal yang bebas dari zat pewangi untuk anak atau bayi Anda. Oleskan lotion tersebut ke bintik-bintik ruam cacar air yang gatal. Anda juga perlu untuk menghindari penggunaan antibiotik topikal yang sering dijual bebas karena dapat menimbulkan reaksi alergi.

4. Meredakan demam

Untuk meredakan demam pada bayi akibat cacar air, Anda bisa menggunakan obat non-aspirin seperti asetaminofen atau ibuprofen. Hindari penggunaan aspirin atau produk yang mengandung aspirin. Hal ini karena penggunaan aspirin untuk mengobati cacar pada bayi dikaitkan dengan timbulnya sindrom Reye, yaitu penyakit yang dapat memengaruhi hati dan otak serta berisiko kematian.

5. Meredakan gatal

Anda bisa memberikan kepada anak antihistamin oral yang dijual bebas untuk anak-anak. Meski begitu, tetap ikuti petunjuk penggunaan yang sudah tercantum pada label.

6. Potong kuku pada jari 

Tindakan ini perlu dilakukan untuk membantu mencegah timbulnya infeksi kulit karena sering menggaruk lepuh. Anda juga bisa memakaikan kaus kaki atau sarung tangan pada bayi untuk mencegahnya menggaruk secara tidak sengaja.

7. Beri makanan yang dingin dan lembut

Untuk merawat cacar air pada bayi, Anda harus memberikan makanan yang dingin, lembut dan hambar. Hal ini karena cacar air di mulut bisa membuat anak Anda susah minum atau makan. Hindari memberikan makanan yang asam atau asin seperti jus jeruk.

Selain cara di atas, ada hal penting yang harus diingat untuk mengobati cacar air pada bayi yang berusia di bawah 3 bulan, yaitu sebaiknya Anda tidak memberikan obat penurun demam apapun tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

7 Rekomendasi Vitamin Anak untuk Tambah Nafsu Makan

Bagi para orang tua, memberikan suplemen berupa vitamin untuk anak sangat dibutuhkan terlebih jika sang anak dalam kondisi susah makan. Atau jika anak tidak mau makan dan justru memilih-milih makanan untuk dikonsumsi, vitamin anak mampu memberikan manfaat berupa meningkatkan nafsu makan si anak, beberapa jenis suplemen juga baik memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Alasan paling umum anak susah makan atau juga terkenal dengan sebutan picky eater adalah karena anak tidak menyukai rasa dan tekstur makanan yang dikonsumsi. Beberapa kondisi tersebut bisa terjadi pada anak yang sudah terbiasa diberi makanan yang manis atau mengandung penyedap rasa buatan.

Macam Vitamin Anak

  1. Apialys Drop

Rekomendasi vitamin pertama untuk anak adalah Apialys tersedia dalam bentuk drop dan sirup, multivitamin ini sering menjadi pilihan bagi para dokter anak. Suplemen ini mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, nicotinamide, lysine HCL, D-panthothenol dan I-glutamic acid.

  1. Blackmores Superkids Multichewable

Merupakan produk impor yang sudah terkenal di kalangan para orang tua dikenal dengan nama blackmole superkids multichewable. Suplemen ini mengandung vitamin B3 dan zinc yang bisa meningkatkan fungsi otak, ada pula odine yang membantu tumbuh kembang. Ada Pula vitamin C sebagai antioksidan anak, ditambah vitamin B1, B2, B3, B6, B12, C, D, folat dan biotin.

  1. Mollers Tran Cod Liver Oil

Juga merupakan produk impor dari Norwegia yang bisa menjadi pilihan lain dari produk minyak ikan dengan kandungan omega-3, vitamin A, DHA, vitamin D dan vitamin E. Suplemen ini bisa membantu perkembangan otak, menjaga daya tahan tubuh dan yang paling utama adalah menambah nafsu makan pada anak.

  1. Scott’s Emulsion Vita

Vitamin ini sudah banyak dikenal di Indonesia sejak dulu hingga sekarang, salah satu keunggulannya membantu memenuhi vitamin untuk anak yang sulit makan. Suplemen ini berisi minyak ikan kod kaya vitamin A, vitamin D, omega-3 (DHA dan EPA) hingga kalsium. Multivitamin ini membantu mendukung pertumbuhan anak terutama dalam menjaga daya tahan.

  1. Vidoran Gummy

Vitamin dengan bentuk yang unik dan bisa menarik perhatian anak, salah satu contoh bentuk dari vidoran gummy adalah kartun-kartun terkenal. Suplemen ini mengandung vitamin B kompleks, vitamin C dan lysine. Beberapa jenis nutrisi ini dapat memenuhi kebutuhan vitamin sehari-hari pada anak.

  1. Vitabumin

Produk vitamin untuk anak ini mengandung beberapa bahan yang dipercaya bisa menambahkan nafsu makan anak. Seperti madu, ikan gabus, temulawak dan pegagan, suplemen ini mampu memenuhi asupan protein albumin dan vitamin pada tubuh anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa maksimal.

  1. Zamel Drop

Suplemen vitamin anak ini bisa dibeli bebas tanpa resep dokter, memiliki beberapa kandungan nutrisi yang bermanfaat. Seperti vitamin A, B1, B2, B3, B12, C, D3, E, Zinc damn asam pantotena, fungsinya adalah untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bagi anak dan bayi dalam masa pertumbuhan.

Namun demikian perlu diingat bagi para orang tua bahwa memberi vitamin dalam dosis besar dan menganggapnya sebagai jalan pintas bukan merupakan solusi yang baik untuk mengatasi masalah susah makan pada anak. Pemberian suplemen ini juga harus sesuai aturan yang berlaku, jika secara asal dan melebihi jumlah dosis justru mengganggu kesehatan anak terutama masalah makannya.