Makanan Penambah Darah yang Perlu Dikonsumsi Sehari-Hari

Anemia adalah kondisi tubuh yang kekurangan jumlah sel darah merah yang bertugas mengantar oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Kebanyakan anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya akan kandungan zat besi ke dalam menu harian merupakan langkah penting untuk mencegah anemia.

Penderita anemia akan merasakan gejala berupa lebih, lesu, lemas, sulit berkonsentrasi, napas pendek, jantung berdebar, serta sering merasa pusing. Gejala ini mungkin tidak berat tapi bisa mengganggu produktivitas kerja orang dewasa dan mengganggu konsentrasi belajar pada anak. Agar asupan zat besi selalu terpenuhi, makanan-makanan berikut ini bisa dimasukkan sebagai variasi dalam menu makanan Anda.

Sayuran berwarna hijau tua

Bayam, kangkung, daun singkong dan brokoli merupakan sayuran hijau tua yang kaya akan zat besi. Dalam 100 gram bayam atau kangkung terkandung sekitar 2.7 mg zat besi, sedangkan dalam 100 gram brokoli ada sekitar 0.7 mg zat besi. Perlu Anda ketahui, zat besi dari sumber-sumber nabati ini adalah jenis zat besi non-heme. Zat besi non-heme lebih suka diserap oleh tubuh, hanya sekitar 30 persen dari jumlah zat besi non-heme dalam sumber nabati yang mampu diserap dengan baik. Sedangkan jenis zat besi heme yang didapat dari sumber hewani bisa sampai 70 persen terserap dengan baik oleh tubuh.

Daging merah

Daging merah merupakan sumber zat besi yang baik, dengan 2,8 mg zat besi per 100 gram daging. Kandungan zat besinya memang tidak berbeda jauh dari sayuran hijau seperti bayam, tetapi jenis zat besi dalam daging adalah zat besi heme yang mudah diserap oleh tubuh, yang membuat daging lebih efektif sebagai makanan penambah darah.

Kerang dan tiram

Kerang dan tiram merupakan makanan lauh yang tinggi kandungan zat besinya, apalagi jika disajikan dengan perasan air lemon yang kaya vitamin C. Tapi untuk ibu hamil, makanan laut sejenis kerang dan tiram perlu dihindari. Pasalnya makanan laut ini kemungkinan besar mengandung racun dan limbah industri yang dibunag ke laut.