Langkah Tepat Obati Ambeien dengan Salep Faktu dan Cara Lainnya

Munculnya benjolan yang muncul di dalam atau di sekitar anus alias wasir memang seringkali membuat kenyamanan Anda terganggu hingga kesulitan melakukan berbagai aktivitas. Tak perlu khawatir, karena ada banyak salep wasir yang bisa meredakan gejalanya, salah satunya Salep Faktu. Salep untuk mengobati wasir ini harus dibeli dengan resep dokter. 

Adapun wasir sendiri biasanya disebabkan oleh bengkaknya pembuluh darah yang berada di sekitar area tersebut karena berbagai hal seperti kegemukan, kehamilan, maupun terlalu mengejan saat buang air besar. 

Selain munculnya benjolan, ambeien juga ditandai dengan rasa nyeri dan gatal di area anus. Bahkan, pada kasus yang jarang, wasir juga mengakibatkan munculnya bercak darah pada feses maupun benjolan yang menggantung di lubang anus (prolaps).

Jika Anda merasa wasir mulai menganggu, sebaiknya mulai mencari cara untuk mengatasinya. Berikut ini langkah tepat mengobati wasir dengan bantuan salep Faktu dan lainnya.

1. Mengoleskan Salep

Ketika terjadi wasir, kamu membutuhkan salep seperti Faktu untuk mengobati ambeien atau wasir internal dan eksternal yang terkait dengan gejala inflamasi dan perdarahan. Faktu salep mengandung policresulen 50 mg dan cinchocaine 10 mg.

Policresulen adalah senyawa bersifat asam yang mampu menghentikan perdarahan dan menghambat pertumbuhan bakteri. Kandungan ini juga banyak digunakan untuk mengobati wasir.

Cara menggunakan salep Faktu adalah dengan dioles tipis pada area anus yang terkena wasir sebanyak 2-3 kali sehari. Ingat, penggunaan salep ini harus sesuai petunjuk dokter.

Sementara, efek samping yang mungkin muncul umumnya relatif ringan, yaitu gatal atau sensasi perih pada awal penggunaan. Efek samping ini biasanya akan hilang jika pengobatan dihentikan. 

2. Konsumsi Makanan Berserat

Agar salep faktu semakin efektif dalam mengatasi ambiein alias wasir, Anda pun harus melakukan langkah penanganan yang tepat. Mengonsumsi makanan berserat tinggi merupakan salah satu cara mengobati wasir. 

Hal ini dikarenakan serat akan membuat tinja menjadi lebih lunak, sehingga Anda tidak perlu mengejan terlalu kuat saat BAB. Makanan yang merupakan sumber serat yaitu biji-bijian atau gandum utuh, kacangan-kacangan, buah, dan sayuran berdaun gelap.

3. Banyak Minum Air Putih

Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan cara lain untuk mengobati ambeien atau hemorrhoid. Memperbanyak konsumsi air putih dapat membantu menjaga tinja tetap lunak, serta mengurangi kemungkinan terjadinya sembelit. 

Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman berkafein dan beralkohol, karena dapat menyebabkan wasir bertambah parah.

4. Menjaga Kebersihan Anus

Untuk mengobati sekaligus mencegah ambeien, Anda dianjurkan untuk rutin membersihkan kulit di sekitar anus. Gunakan handuk kecil yang lembap atau kapas basah, dan hindari pemakaian sabun pembersih yang mengandung pewangi untuk mencegah terjadinya iritasi.

Ketika wasir, Anda juga tidak diperbolehkan menunda buang air besar (BAB). Menunda buang air besar dapat membuat tinja menjadi keras dan kering, sehingga memungkinkan Anda harus mengejan terlalu kuat. Oleh karenanya, segeralah ke kamar mandi apabila Anda telah merasakan dorongan untuk buang air besar.

5. Olahraga 

Berolahraga secara teratur tidak hanya berguna untuk menurunkan berat badan, tapi juga bisa membantu mengontrol tekanan darah, dan mencegah terjadinya sembelit. Maka dari itu, Anda dianjurkan berolahraga minimal 30 menit setiap harinya.

Jika cara menghilangkan benjolan ambeien di atas tidak dapat mengatasi masalah Anda, maka periksakan diri ke dokter. Dokter akan memprioritaskan penanganan tanpa operasi, namun bila wasir Anda sudah sangat parah atau amat mengganggu, bukan tidak mungkin Anda akan diminta menjalani prosedur pembedahan. 

Itulah informasi mengenai Salep Faktu dan pengobatan wasir lainnya. Semoga Anda lekas sembuh! 

Kandungan dan Dosis Pemakaian Obat Glucovance

Glucovance adalah obat yang digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien penderita diabetes mellitus tipe 2. Glucovance termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus menggunakan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara sembarangan. Glucovance memiliki kandungan dua bahan aktif, yaitu Glibenclamide dan Metformin HCl dengan dosis yang telah disesuaikan.

Glibenclamide

Glibenclamide atau glyburide merupakan generasi kedua dari jenis antidiabetes sulfonilurea. Glibenclamide memiliki efek hipoglikemik atau menurunkan kadar gula darah yang efektif dan dapat berlangsung lama. Selain digunakan untuk pengobatan pasien penderita diabetes mellitus tipe 2, Glibenclamide juga bisa diresepkan dokter untuk pengobatan diabetes mellitus gestasional pada ibu hamil. Glibenclamide berfungsi untuk menurunkan glukosa darah yang bekerja dengan cara pelepasan insulin dari pankreas. Produksi insulin yang lebih banyak digunakan untuk mengikat glukosa dalam aliran darah.

Metformin HCl

Metformin merupakan obat yang digunakan dalam perawatan diabetes mellitus yang tidak bergantung pada insulin. Metformin termasuk ke dalam obat antidiabetes golongan Biguanide yang bekerja dengan cara menghambat produksi glukosa di hati. Penghambatan tersebut membuat penyerapan glukosa di usus menjadi tertunda. Metformin juga meningkatkan toleransi glukosa pada pasien penderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, metformin HCl bisa mencegah risiko hipoglikemia yang ringan. Metformin tidak menimbulkan hyperinsulinemia seperti pada obat diabetes lainnya dan memiliki kemampuan untuk menekan perkembangan sel kanker.

Sediaan Obat Glucovance

Glucovance tersedia dalam kemasan berikut:

  • Glucovance 1,25 mg/250 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 1,25 mg dan metformin HCl 250 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 3.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 20.000 – Rp 50.000.

  • Glucovance 2,5 mg/500 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 2,5 mg dan metformin HCl 500 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 5.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 35.000 – Rp 75.000.

  • Glucovance 5 mg/500 mg

Mengandung komposisi Glibenclamide 5 mg dan metformin HCl 500 mg per tabletnya. Tersedia dalam kemasan dus yang berisi 10 strip dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet salut selaput. Harga jual per tablet yaitu mulai dari Rp 6.000. Sedangkan untuk harga jual per strip mulai dari Rp 40.000 – Rp 100.000.

Dosis Pemakaian Glucovance

Anjuran dosis pada terapi awal:

  • 1 tablet Glucovance atau setara 1,25 mg/250 mg yang diberikan sebanyak 1-2 kali per hari. 

Anjuran dosis pada terapi lanjutan:

  • 1 tablet Glucovance atau setara dengan 5 mg/500 mg atau 2,5 mg/500 mg yang diberikan sebanyak 2 kali per hari.
  • Dosis maksimal obat Glucovance yang bisa diberikan yaitu sebanyak 20 mg Glibenclamide/2000 mg metformin HCl.

Aturan konsumsi obat Glucovance yaitu dikonsumsi bersama dengan makanan pada waktu yang sama setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya lupa mengonsumsi Glucovance untuk dosis harian. Misalnya dikonsumsi pada setiap kali makan utama pertama pada hari tersebut. Butuh waktu sekitar dua minggu hingga obat ini bekerja secara optimal. Simpan obat Glucovance pada suhu ruangan atau di bawah 30o C dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung serta hindari sudut ruangan yang lembap.

Selain Mixagrip flu dan batuk, 7 Cara Alami Ini Juga Bisa Membantu Anda!

Dengan perubahan cuaca yang sering hujan dan berangin ini, balita seringkali terkena batuk dan flu akibat virus. Batuk dan flu selama musim hujan memang menjadi penyakit umum yang diderita oleh anak-anak. Membiarkan batuk dan flu sembuh sendiri, dapat mengakibatkan tubuh anak lemas selama berhari-hari, sehingga mengganggu aktivitasnya. Sedangkan memberikan obat yang dijual bebas, memang dapat membantu meringankan gejala, dan terkadang memiliki efek samping. Salah satunya dengan memberikan mixagrip flu dan batuk dapat meredakan gejala yang dirasakan.

Mixagrip flu dan batuk mengandung dextromethrophan HBr yang berfungsi sebagai penekan batuk pada sistem saraf pusat. Kandungan dan komposisi dari mixagrip flu dan batuk adalah Dextromethrophan HBr 10 mg, Phenylpropanolamine 10 mg, dan Paracetamol 500 mg. Mixagrip flu dan batuk ini juga bisa dikonsumsi oleh anak – anak mulai umur 6 tahun. Dosis yang diberikan kepada anak – anak adalah ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari. 

Meski begitu, jika si kecil mengalami flu dan batuk dapat disembuhkan secara alami dengan menggunakan pengobatan rumahan. 

  1. Penguapan di kamar mandi atau menggunakan mangkuk

Jika si Kecil menderita kedinginan dan kesulitan bernapas, minta anak untuk melakukan penguapan. Minta si Kecil untuk berdiri di kamar mandi dengan shower air panas yang mengalir atau cukup panaskan air dan tuangkan kedalam mangkuk lebar. Kemudian, minta anak untuk menghirup uap panas setidaknya selama 10 sampai 15 menit. Menambahkan sedikit minyak kayu putih di mangkuk juga dapat membantu menenangkan sistem tubuh anak.

  1. Penggunaan humidifier dengan kabut dingin

Kelembaban dari humidifier membantu mengencerkan lendir dalam hidung dan menyusutkan saluran hidung, sehingga membantunya bernapas lebih mudah. Letakkan humidifier di dekat tempat tidur, namun jangan terlalu dekat agar anak tidak dapat meraihnya. Setelah itu, pastikan untuk rutin membersihkan dan mengeringkan humidifier setiap hari untuk menghindari kontaminasi bakteri atau jamur di dalamnya.

  1. Madu dikenal dapat meredakan batuk anak

Madu dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan dan efek yang menenangkan. Untuk meredakan batuk anak, berikan ½ sampai 1 sendok teh madu sesuai kebutuhan pada anak usia satu tahun atau lebih. 

  1. Berkumur dengan larutan garam

Berkumur dengan larutan garam dapat membantu meredakan sakit tenggorokan akibat flu dan batuk. Cara menyiapkannya yaitu dengan mengisi segelas air panas, yang ditambahkan dengan satu sdt garam, lalu diaduk. Kemudian, minta anak untuk berkumur dengan air garam dua kali sehari. Larutan air garam ini dapat membantu meredakan nyeri.

  1. Memberikan susu kunyit

Walaupun mungkin asing di telinga, susu kunyit bisa bermanfaat dalam mengatasi batuk dan flu anak. Karena sifat antiseptiknya, kunyit dikenal dapat mengobati infeksi virus seperti batuk dan flu. Cara penyajiannya yaitu dengan menambahkan bubuk kunyit ke segelas susu hangat dan minta anak untuk meminumnya setiap malam. Susu kunyit memberikan bantuan instan untuk sakit tenggorokan dan flu. Karena susu kaya akan sumber kalsium, susu juga memberikan energi untuk anak.

  1. Kompres hangat dan dingin yang disesuaikan dengan kondisi anak

Kain kompres yang hangat dan lembab dapat membantu anak dalam meredakan nyeri akibat sakit telinga. Jika kompres hangat diletakkan di atas hidung dan dahi, dapat membantunya mengurangi tekanan akibat sinus. Sedangkan, kain kompres yang dingin dan lembab yang diletakkan di dahi, lengan, dan sekitar tubuh dapat meredakan demam pada anak menjadi lebih nyaman.

Itulah beberapa cara rumahan yang dapat dilakukan untuk mengobati flu dan batuk pada anak – anak selain mengonsumsi mixagrip flu dan batuk. Jika kondisi tidak segera membaik, segera periksakan ke dokter.