Berbagai Macam Jenis Tanaman Obat untuk Kesehatan

Beberapa jenis tanaman obat berguna untuk mengobati penyakit umum. Anda bisa mendapatkan tanaman obat tertentu untuk meredakan sakit kepala, sakit perut, dan bahkan iritasi akibat gigitan serangga. Tanaman bisa dikonsumsi dalam berbagai jenis seperti teh, dikonsumsi sebagai pil, atau dioleskan sebagai minyak esensial. 

Beberapa waktu terakhir, WHO merilis laporan yang menyebutkan bahwa diperkirakan 80% penduduk dunia bergantung pada tanaman obat atau pengobatan herbal. Menurut WHO, sekitar 21.000 spesies tanaman memiliki potensi untuk digunakan sebagai tanaman obat. Berdasarkan data dari sumber yang dapat dipercaya, lebih dari 3 perempat populasi dunia bergantung pada tanaman dan ekstrak tumbuhan untuk menyembuhkan kesehatan mereka. Lebih dari 30% dari seluruh dunia tumbuhan, pada satu waktu atau lainnya, digunakan untuk tujuan pengobatan. Lebih dari 7 ribu spesies tanaman telah digunakan sebagai tanaman obat dari 17 ribu -18 ribu tanaman berbunga.

Alasan Menggunakan Tanaman Obat

Tidak ada efek samping bila menggunakan obat-obatan alami karena pengobatan tanaman obat ini selaras dengan alam. Tidak ada investasi besar ketika tanaman obat dibawa pulang. Dibandingkan dengan obat, tanaman ini cukup murah. Daun, kulit kayu, biji, atau bagian dari tanaman obat dapat dikonsumsi oleh orang-orang dari segala usia. Obat herbal atau tanaman obat adalah pilihan yang berkelanjutan. Sebagian besar obat-obatan modern menggunakan banyak organisme hidup seperti kalajengking atau kepiting tapal kuda. Jadi, menggunakan tanaman obat adalah pilihan yang ramah lingkungan. 

Jenis tanaman obat dan tanaman yang digunakan dalam memasak mempertahankan khasiatnya untuk membantu tubuh. Ketumbar atau jahe banyak digunakan dalam masakan di Indonesia biasa dan sangat bermanfaat.

Ini adalah alasan yang cukup untuk membawa pulang tanaman obat atau jamu, dan dengan demikian berbagai tanaman obat dan kegunaannya harus diketahui. 

  1. Lidah buaya

Aloe Vera mungkin adalah tanaman obat tertua yang diketahui di dunia. Banyak orang menggunakannya di rumah baik untuk mempercantik ruangan maupun untuk menggunakan gel. Beberapa lebih suka mengkonsumsi jus Aloe Vera sementara beberapa mengoleskan gel pada kulit dan rambut untuk kulit dan surai awet muda. Dalam industri kosmetik dan obat-obatan juga, tanaman ini banyak digunakan. Ekstrak Aloe Vera adalah penyembuh kulit yang brilian. Gel Aloe Vera membantu menenangkan luka kulit, terbakar, iritasi kulit, luka, dan gigitan serangga. Ini juga mengurangi pembengkakan kulit.

Manfaat kesehatan lidah buaya:

  • Sembelit
  • Gangguan pencernaan
  • Jerawat
  • Imunitas tubuh yang buruk
  1. Kemangi

Kemangi (ocimum basilicum) adalah ramuan umum yang merupakan jenis tanaman obat  digunakan untuk menghias salad, pasta, dan banyak makanan lainnya untuk menambah rasa lezat. Berkat vitamin dan mineral dalam kemangi, seperti vitamin K dan zat besi, ramuan ini sangat membantu untuk memerangi penyakit umum.

Manfaat kesehatan kemangi:

  • Mengurangi stres
  • Sifat antibakteri yang kuat
  • Sumber antioksidan yang kaya
  • Mencegah beberapa efek berbahaya dari penuaan
  • Mengurangi peradangan dan pembengkakan
  • Menguatkan tulang dan liver
  • Meningkatkan kekebalan
  • Meningkatkan metabolisme
  • Meningkatkan pencernaan
  1. Catnip

Catnip disebut juga (nepeta cataria) merupakan tanaman yang bisa membuat kucing merasa menyenangkan. Kucing sangat suka dengan tanaman ini karena memiliki aroma yang sebagai stimulan. Tanaman obat ini juga berfungsi sebagai obat penenang kucing jika dikonsumsi. Bagi manusia, di sisi lain, biasanya digunakan sebagai pereda stres, bantuan tidur dan solusi untuk masalah kulit. Tanaman ini sebagian besar manfaat kesehatannya karena adanya thymol, nepetalactone, serta senyawa lainnya yang bagus untuk Anda dan kucing Anda.

Manfaat kesehatan catnip:

  • Mengurangi iritasi akibat gigitan serangga dan mengusir serangga. 
  • Menenangkan kegelisahan, kecemasan dan stres
  • Meredakan ketidaknyamanan perut
  • Mempercepat pemulihan dari pilek dan demam
  1. Mint 

Tanaman mint menyukai tanah yang lembab, suhu hangat, dan sinar matahari yang cerah hingga sebagian cerah. Tanaman mint dikenal luas karena sensasi dingin yang mereka ungkapkan. Dalam kondisi segar atau kering keduanya – keduanya digunakan sebagai hiasan dalam makanan. Mint adalah sumber vitamin A, mangan, folat, dan zat besi. Ini meningkatkan sistem usus yang mudah tersinggung, meningkatkan fungsi otak, membantu pencernaan, juga memperbaiki gejala pilek, dan merupakan obat termudah untuk bau mulut.

Manfaat kesehatan mint:

  • Meredakan alergi
  • Menenangkan nyeri otot
  • Meredakan sakit kepala
  • Mengurangi mual, gas dan gangguan pencernaan
  • Mendukung kesehatan pencernaan
  • Mengobati bau mulut
  • Sangat antibakteri
  1. Lavender 

Lavender (lavandula) merupakan tanaman yang populer karena aromanya yang sangat menenangkan dan khasiatnya untuk menenangkan saraf. Teh lavender adalah minuman lain yang dapat Anda siapkan untuk membantu Anda bersantai setelah hari yang panjang dan istirahat malam yang nyenyak. Minyak lavender juga sangat terkenal digunakan sebagai perawatan aromaterapi, perawatan rambut, serta perawatan pijat. 

Manfaat kesehatan lavender:

  • Meredakan ketegangan dan mengurangi stres
  • Meredakan sakit kepala dan migrain
  • Membantu tidur
  • Mendukung kesehatan rambut dan kulit
  • Melawan jerawat
  • Meredakan rasa sakit
  • Mengobati masalah pernafasan
  1. Ketumbar 

Ketumbar merupakan jenis tanaman obat atau dhania adalah bahan penting dari dapur India. Daunnya, bijinya dan bubuk bijinya, semuanya bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ini menambahkan rasa yang berbeda untuk makanan Anda dan memiliki berbagai macam sifat obat. Inilah cara ketumbar membuat Anda tetap sehat:

Manfaat kesehatan ketumbar : 

  • Mencegah makanan dari kerusakan
  • Kaya akan antioksidan
  • Menyembuhkan retensi urin
  • Meningkatkan pencernaan
  • Ini mengatur siklus menstruasi Anda
  • Mengobati jerawat

Masih ada berbagai macam-macam lagi tanaman obat yang bisa digunakan, tanaman yang disebutkan diatas merupakan tanaman yang umum atau sering digunakan dan dikonsumsi.

Kenali Cara Mengatasi Orang Pingsan yang Benar

cara mengatasi orang pingsan

Orang bisa pingsan kapan saja dan di mana saja. Maka dari itu, dalam memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan tidak hanya tugas untuk dokter dan perawat. Semua orang perlu tahu cara mengatasi orang pingsan yang tepat agar penanganan bisa dilakukan saat itu juga.

Keadaan pingsan ini terjadi ketika otak kekurangan pasokan darah, sehingga asupan oksigen dan gula darah ke otak juga berkurang. Padahal, keduanya dibutuhkan oleh otak untuk dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, dapat terjadi penurunan kesadaran untuk sementara waktu.

Selain karena berkurangnya aliran oksigen dan gula darah ke otak, pingsan juga bisa disebabkan oleh kelelahan. Pingsan juga bisa saja disebabkan oleh kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti:

  • Hipoglikemia.
  • Gangguan jantung, misalnya kelainan irama jantung (aritmia) dan gagal jantung.
  • Serangan panik.
  • Gangguan elektrolit.
  • Penurunan tekanan darah yang drastis, misalnya karena hipotensi ortostatik atau dehidrasi.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai ketika Seseorang Pingsan

Pingsan dapat dialami oleh siapa pun dan kapan saja. Misalnya, ketika tubuh terlalu lelah, telat makan, mengubah posisi tubuh terlalu cepat, atau saat berdesak-desakan di dalam kendaraan umum.

Kondisi tersebut dapat memicu penurunan tekanan darah dan detak jantung, sehingga asupan darah ke otak berkurang dan mengakibatkan penurunan kesadaran.

Pingsan yang bukan disebabkan oleh kondisi medis serius biasanya tidak berbahaya dan penderitanya bisa sadar dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Akan tetapi, pingsan perlu diwaspadai jika disertai tanda dan gejala lain, seperti:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas atau tidak napas bernapas spontan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Bibir membiru
  • Kulit pucat dan dingin
  • Kejang
  • Tampak kebingungan
  • Sakit kepala
  • Pingsan setelah mengalami cedera kepala

Seseorang yang mengalami pingsan disertai beberapa hal di atas perlu segera mendapat pertolongan medis dan dibawa ke UGD rumah sakit terdekat.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan pada Orang Pingsan

Penanganan terhadap orang pingsan sebenarnya tergantung pada penyebabnya. Namun, ada cara umum yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama dalam mengatasi orang pingsan (sebelum orang tersebut ditolong oleh dokter di rumah sakit).

Berikut ini adalah langkah-langkah yang tepat untuk menolong orang yang pingsan:

  • Pindahkan orang yang pingsan ke lokasi yang aman dan nyaman. Misalnya jika pingsan di jalan, coba pindahkan orang tersebut ke tepi jalan. Jika pingsan disebabkan oleh hawa panas, pindahkan orang tersebut ke tempat yang lebih teduh dan pastikan dia mendapatkan udara segar.
  • Minta bantuan orang lain untuk menghubungi ambulans atau rumah sakit terdekat.
  • Periksa kondisi orang yang pingsan, panggil orang tersebut dan lihat apakah ia dapat memberi respon atau menjawab panggilan. Selain itu, perhatikan juga apakah orang tersebut dapat bernapas dan terdapat denyut nadi di lehernya.
  • Posisikan secara terlentang dan naikkan kakinya lebih tinggi sekitar 30 cm dari dada. Tindakan ini bertujuan untuk mengembalikan aliran darah kembali ke otak. Orang yang pingsan di tempat duduk pun dianjurkan untuk dibaringkan di lantai atau permukaan yang datar.
  • Jangan lupa untuk melonggarkan pakaiannya, agar dia dapat lebih mudah dan nyaman untuk bernapas.
  • Ketika sadar, berikan dia minuman manis, seperti teh manis. Minuman manis dapat meningkatkan gula darah dan mengembalikan energi yang diperlukan tubuhnya.
  • Jika dia muntah, miringkan kepalanya agar tidak tersedak dan muntahannya tidak mengenai dirinya.
  • Jika orang tersebut tetap tidak sadarkan diri hingga beberapa menit lamanya, tidak bernapas, atau denyut nadinya tidak terdeteksi, maka Anda perlu memberikan napas buatan dan CPR sambil menunggu ambulans datang.

Orang yang telah sadar dari pingsan disarankan untuk tidak terlalu cepat berdiri. Dia perlu didudukkan atau beristirahat setidaknya selama 15–20 menit, agar pingsan tidak terulang kembali.

Tanyakan apakah dia masih mengalami gejala, seperti sesak napas, sakit kepala, lemas, atau sulit menggerakkan bagian tubuh tertentu.

Jangan tunda untuk segera membawanya ke UGD rumah sakit terdekat, jika orang yang pingsan tersebut mengeluhkan beberapa gejala di atas, sedang hamil, mengalami cedera kepala, atau menunjukkan gejala lain, seperti linglung, penglihatan buram, sulit bicara, demam, atau kejang.

Demikian penjelasan mengenai cara mengatasi orang pingsan. Jadi, jika kamu melihat orang pingsan bisa langsung melakukan cara-cara tersebut ya.