Tips Membuat Bayi Menangis Cepat Tenang

Siapapun sebenarnya tahu bahwa ketika bayi menangis, ada suatu ketidaknyamanan yang hendak ia sampaikan. Namun ada kalanya, Anda pasti akan dibuat pusing sendiri oleh ulah sang buah hati yang terus-menerus menangis dan sulit dihentikan. 

Anda mungkin mencoba untuk mengidentifikasi apa penyebab bayi menangis dan mencari solusi untuk masalah tersebut. Namun hasilnya, ketika Anda sedang melakukan observasi tersebut, tangisan bayi semakin kencang dan memekakkan telinga. 

Tidak usah terlalu bingung mengenai penyebab bayi menangis. Apapun penyebabnya, coba lakukan beberapa tips di bawah ini agar tangisnya cepat mereda. Bayi dan Anda pun bisa sama-sama tenang. 

  1. Segera Susui 

Anda mungkin berpikir belum tentu bayi menangis karena lapar jadi jangan terburu-buru disuse. Nyatanya, bayi menangis memang tidak selalu lapar. Namun, sebagian besar bayi yang menangis akan langsung tenang begitu disusui, apapun penyebab tangisannya. 

  1. Alihkan dengan Suara 

Bayi sangat peka ketika ada suara baru. Konsentrasinya pun bisa langsung tertuju ke arah suara. Bahkan ketika bayi menangis, suara yang tiba-tiba muncul, bisa berupa teriakan Anda ataupun musik yang asing, dapat langsung membuatnya diam seketika untuk memperhatikan suara tersebut dengan lebih saksama. 

  1. Gendong Bayi 

Coba segera gendong bayi ketika ia menangis. Gendongan Anda membuatnya merasa diperhatikan. Saat menggendong, bayi juga merasa lebih aman karena merasa dipeluk. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak menggendong bayi menangis. Jangan terlalu takut nantinya bayi akan “bau tangan”. Nyatanya, bayi butuh perasaan aman agar tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri dan kuat.

  1. Ajak Melihat Atas 

Alihkan perhatian bayi dengan mengajaknya sesuatu di bagian atas. Melihat ke atas akan membuat air mata bayi cepat mereda. Ia pun akan lebih tenang dan mencoba memperhatikan objek yang Anda tunjukkan di bagian atas. 

  1. Belai Punggung Si Kecil 

Cara ini pun sangat ampuh membuat bayi menangis menjadi lebih tenang. Anda hanya perlu membelai punggung si kecil secara perlahan. Jika bayi terus bergerak dan tidak bisa diam, coba pegang si kecil dan tengkurapkan supaya Anda lebih mudah membelainya. 

  1. Bawa Berjalan-jalan 

Membawa bayi berjalan-jalan dapat menjadi kunci untuk menenangkan bayi. Cobalah bawa ia berjalan-jalan ke luar rumah. Kondisi ruangan terbuka yang lebih tenang umumnya membuat bayi merasa lebih tenang dan tidak teroverstimulasi sehingga tangisan bayi cepat mereda.

  1. Pijatan Lembut di Perut 

Banyak kejadian bayi menangis karena perutnya terasa kembung dan tidak nyaman. Anda bisa menyiasatinya dengan memijat lembut bagian perut bayi. Tidak perlu gunakan minyak atau losion. Anda hanya perlu memijat lembut dengan gerakan melingkar searah jarum jam untuk membuat perutnya lebih nyaman. 

  1. Mandikan Bayi 

Anda mau bayi menangis segera cepat tenang? Coba persiapkan perlengkapan mandinya. Segerakanlah mandikan bayi dengan air hangat untuk membuatnya lebih rileks sehingga ia pun menjadi berhenti menangis. 

  1. Tertawalah!

Bayi adalah peniru yang baik. Ketika bayi menangis, jangan langsung panik atau malah ikut menangis. Itu hanya membuat tangisan bayi semakin kencang. Sebaliknya, cobalah tersenyum atau tertawa. Umumnya, bayi akan menghentikan tangisannya secara perlahan melihat tawa Anda. Sampai akhirnya, dia pun akan ikut tertawa juga. 

  1. Ganti Popoknya

Salah satu penyebab bayi menangis adalah popok yang penuh. Namun walaupun belum penuh, tidak ada salahnya mencoba mengganti popoknya untuk membuatnya lebih tenang. Soalnya bisa jadi, walaupun popoknya belum penuh, ia merasa tidak nyaman sebab popoknya terasa agak lembap. 

*** 

Tidak perlu panik bukan melihat bayi menangis? Yuk, segera praktikkan tips-tips simpel di atas dan buktikan sendiri bayi akan cepat merasa tenang.

Ini Manfaat Perawatan Metode Kanguru untuk Bayi

Perawatan metode kanguru (PMK) adalah salah satu metode yang sangat dianjurkan bagi bayi baru lahir prematur. Lalu, apa manfaat metode kanguru untuk bayi?

Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah salah satu perlakuan yang direkomendasikan langsung oleh WHO, badan kesehatan dunia.

PMK pada awalnya adalah perawatan yang dilakukan untuk bayi terlahir prematur, tapi kini PMK juga umum dilakukan pada bayi kelahiran normal.

Metode ini dilakukan dengan menempelkan ibu dengan bayi secara skin to skin segera setelah proses persalinan. Keduanya kemudian diselimuti, mirip dengan posisi anak kanguru di dalam kantung ibunya.

PMK sendiri sudah lazim dilakukan di Indonesia. Lalu apa manfaat perawatan metode kanguru?

Apa manfaat Metode Kanguru?

Ada banyak manfaat dari PMK. Metode ini tidak hanya efektif untuk bayi prematur atau bayi normal, tapi juga penting bagi orang tua.

Menariknya, PMK tidak terbatas dilakukan oleh ibu saja. Ayah juga bisa melakukan PMK, bergantian dengan ibu.

Ada banyak manfaat PMK untuk bayi, di antaranya:

  • Menstabilkan detak jantung bayi
  • Meningkatkan pola pernapasan bayi dan membantu bayi bernapas lebih lancar
  • Meningkatkan level saturasi oksigen
  • Waktu tidur meningkat
  • Pertambahan berat badan bayi jadi lebih cepat
  • Mengurangi tangisan bayi
  • Pemberian ASI lebih lancar
  • Dapat keluar dari rumah sakit lebih awal.

Selain itu, ada pula manfaat PMK untuk orang tua:

  • Meningkatkan ikatan dengan bayi dan merasa lebih dekat
  • Meningkatkan suplai ASI
  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam kemampuan merawat bayi
  • Membuat ibu merasa memegang kontrol

Bagaimana cara kerja Metode Kanguru?

Manfaat-manfaat metode kanguru di atas telah terbukti dalam studi beberapa tahun terakhir. Faktanya, metode skin to skin ibu dengan bayi dapat menstabilkan detak jantung dan pernapasan bayi.

Ketika ibu melakukan PMK, biasanya bayi akan meringkuk di area sekitar payudara dan tertidur selama beberapa menit. Menariknya, payudara dapat menyesuaikan suhu sesuai dengan kebutuhan bayi.

Artinya suhu payudara dapat meningkat saat si kecil merasa kedinginan, demikian pula sebaliknya ketika si kecil merasa sudah cukup hangat.

Riset juga membuktikan bahwa PMK dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan otak bayi.

Cara melakukan PMK

Pada umumnya, tenaga medis akan membantu Anda melakukan PMK di rumah sakit. Meski begitu, ada beberapa tips dasar metode kanguru yang bisa Anda perhatikan seperti:

  • Lepas bra dan gunakan kemeja terbuka. Anda harus menempatkan bayi langsung bersentuhan dengan kulit. Karena itu, Anda juga bisa menggunakan baju rumah sakit yang sudah disediakan.
  • Posisikan bayi di atas dada. Pastikan bayi tidak mengenakan pakaian, hanya popok dan topi sudah cukup untuk menjaganya tetap hangat.
  • Tutup punggung bayi. Setelah bayi diposisikan, tutupi punggungnya dengan selimut. Jaga bayi tetap hangat dan nyaman.
  • Rileks bersama. Selama sesi skin to skin, cobalah rileks dan beri waktu bagi si kecil. Ibu dan bayi mungkin bergantian tertidur.
  • Bisa lebih dari satu sesi. Anda dapat merencanakan PMK lebih dari satu kali, setidaknya 1-4 jam setiap pekan.
  • Jangan ajak main si kecil. Biarkan bayi mendapatkan pengalaman skin to skin semaksimal mungkin, tahan hasrat untuk bermain dengannya.

Perlu diingat, metode kanguru tidak terbatas dilakukan oleh ibu saja. Bayi juga dapat melakukan metode skin to skin dengan ayah. Faktanya, hal ini juga dianjurkan untuk memberikan stimulus berbeda pada si kecil.

Hal yang sebaiknya tidak dilakukan dalam Kangaroo Care

Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan dalam PMK. Sebaiknya Anda fokus sepenuhnya merawat bayi dalam masa-masa ini. Berikut beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan:

  • Jangan bermain HP
  • Pastikan Anda dalam kondisi sehat
  • Luangkan waktu setidaknya 60 menit untuk metode skin to skin
  • Kulit bersih dan sehat
  • Jangan merokok

Demikian manfaat perawatan metode kanguru untuk bayi Anda. Menariknya, PMK juga dapat memberi manfaat yang besar untuk orang tua.

Silakan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemahaman lebih terkait perawatan kanguru.

Pahami Pengaruh Susu untuk Menambah Berat Badan Bayi

Jenis susu formula yang diberikan kepada bayi juga memengaruhi seberapa cepat terjadi penambahan berat badan bayi. Oleh karena itu, penggunaan susu untuk menambah berat badan bay harus diawasi agar tidak meningkatkan risiko bayi di kemudian hari menjadi gemuk atau mengembangkan penyakit diabetes.

Pengaruh Jenis Formula Susu Untuk Menambah Berat Badan Bayi

Menurut penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011 pada jurnal Pediatrics menyebutkan bahwa bayi yang minum susu formula yang terbuat dari susu sapi diketahui mengalami kenaikan berat badan sebanyak 0,9 kilogram lebih banyak, daripada bayi yang meminum susu formula yang terbuat dari protein hidrolisat, yang dirancang agar lebih mudah dicerna bayi.

Studi tersebut menunjukkan bahwa, meski banyak faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan bayi, ada perbedaan penting dalam jenis formula susu untuk menambah berat badan bayi yang dipilih orangtua.

Sudah lama diketahui bahwa bayi yang diberi susu formula lebih berat daripada bayi yang diberi ASI, dan beberapa orang berpendapat bahwa orangtua yang memberikan susu formula kurang memperhatikan sinyal bayi bahwa mereka sudah kenyang dibandingkan ibu yang menyusui atau memberikan ASI.

Para peneliti mengamati bahwa bayi yang diberi susu formula sapi minum lebih banyak daripada mereka yang diberi susu formula dari hidrolisat protein. Mungkin hal ini disebabkan karena reaksi di usus yang datang ketika bayi kenyang sebagian dipicu oleh protein yang dipecah yang disebut asam amino bebas, dan asam amino bebas itu jauh lebih melimpah dalam formula hidrolisat daripada di susu formula sapi. Formula berbasis hidrolisat mirip dengan ASI dalam hal tingkat asam amino bebasnya.

Formula berdasarkan hidrolisat protein biasanya hanya diberikan kepada bayi yang alergi susu sapi atau yang kesulitan mencerna susu formula berbahan dasar susu sapi. Namun, formula berbasis protein hidrolisat dapat berharga dua kali lipat biaya formula susu sapi. 

Para peneliti menemukan bahwa bayi yang diberi susu formula berbasis hidrolisat tidak bertambah berat badannya daripada bayi yang diberi ASI; hanya mereka yang diberi susu formula berbasis susu sapi yang mengalami peningkatan berat badan yang dipercepat selama tujuh bulan pertama mereka.

Tips Aman Memberikan Susu untuk Menambah Berat Badan Bayi 

Perlu diketahui bahwa susu formula hanya merupakan sumber makanan alternatif bagi bayi yang ibunya tidak dapat menyusui dan bukan pengganti ASI. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang perlu diingat saat menggunakan susu formula bayi.

  • Selalu konsultasikan dengan dokter anak Anda sebelum memulai formula bayi baru atau beralih ke yang lain.
  • Baca dengan cermat semua bahan penyusun susu untuk menambah berat badan bayi dan cari tahu bahan yang mungkin menyebabkan alergi pada bayi Anda.
  • Lakukan tes alergi dengan memberikan sedikit susu formula sebelum diberikan melalui botol.
  • Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda alergi, seperti ruam, diare, atau sembelit, hentikan susu formula tersebut dan coba yang baru setelah jeda tiga sampai empat hari.
  • Periksa tanggal kadaluwarsa yang biasa tercantum di kemasan bagian luar.
  • Ikuti pedoman atau petunjuk penyajian dengan benar.
  • Selalu cuci botol dan dot dengan air panas.
  • Penting juga untuk mengetahui tentang berbagai jenis dan bentuk susu formula saat memilih susu untuk menambah berat badan bayi yang tepat.

Cara Memilih Formula Susu untuk Menambah Berat Badan Bayi

Anda perlu memberi perhatian penuh saat memilih susu formula untuk bayi. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat berbelanja.

Konsultasikan dengan dokter anak Anda

Aturan pertama dan terpenting adalah berkonsultasi dengan dokter anak Anda, yang akan memeriksa kondisi Anda dan kesehatan bayi Anda untuk meresepkan formula yang tepat.

Periksa alergen

Jika bayi Anda alergi terhadap zat tertentu, periksa labelnya, dan hindari susu formula yang mengandung zat tersebut. Juga, tanyakan kepada dokter Anda untuk mendapatkan susu formula khusus jika bayi Anda prematur, alergi, atau memiliki masalah pencernaan.

Nutrisi dan zat besi

Pilih formula susu untuk menambah berat badan bayi yang mengandung nutrisi dan zat besi yang diperlukan yang membantu perkembangan bayi Anda selama hari-hari awal.

Stimulasi untuk Mendukung Perkembangan Bayi 4 Bulan

Bayi Anda sudah mencapai usia 4 bulan, tentu sebagai orang tua Anda tidak sabar melihat pertumbuhannya. Anda mungkin bertanya-tanya, stimulasi apa yang cocok untuk bayi 4 bulan?

Pertanyaan Anda tepat. 4 bulan adalah usia matang untuk bayi mulai belajar. Dengan aktivitas dan metode pengajaran yang tepat, Anda bisa mempercepat perkembangan emosi, fisik, dan kognitif si bayi.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 4 bulan?

Apa yang bisa dilakukan bayi 4 bulan?

Jika Anda penasaran apa yang bisa dilakukan si kecil di usia 4 bulan, setidaknya ada beberapa hal umum seperti:

  • Ekspresi wajah. Si kecil seharusnya sudah bisa mengenali wajah-wajah yang familier, termasuk wajah Anda.
  • Warna. Bayi Anda sudah bisa membedakan warna-warna terang seperti merah atau oranye. Di usia ini, warna-warna terang bisa membuatnya terkagum-kagum.
  • Berguling. Transisi menuju merangkak dimulai di fase ini. Bayi akan mulai berguling dan belajar tengkurap.
  • Berceloteh. Bayi akan mulai sering berceloteh karena terus mempelajari kata-kata baru. Jika si kecil mulai cerewet, itu berarti pertanda bagus bagi Anda.

Apa yang harus dihindari bayi 4 bulan?

Tentu bermain dengan si kecil sangat menyenangkan, tapi ada beberapa hal yang harus Anda hindari seperti:

  • Jauhkan bayi dari benda-benda tajam
  • Ketika Anda bermain dengan si kecil, pastikan mengenakan pakaian yang nyaman dan lembut dan tidak akan melukai bayi
  • Pastikan kantong baju Anda kosong. Tampak sederhana, tapi bayi mungkin terluka ketika Anda menggendongnya
  • Jangan sampai bayi hilang dari pandangan
  • Hanya gunakan mainan yang tidak mungkin sampai tertelan

Mendukung perkembangan bayi 4 bulan

Anda dapat meniru beberapa cara membantu perkembangan bayi Anda dari orang tua lainnya atau dengan saran dokter anak. Berikut beberapa kegiatan bayi 4 bulan yang bisa Anda coba:

Untuk mendukung perkembangan visual

  • Gantung mainan berwarna-warni di atas tempat tidurnya, pastikan mainan berada di posisi aman dan di luar jangkauan si bayi.
  • Coba posisikan bayi di depan cermin, biarkan dia mengamati bayangan dirinya.
  • Coba bermain cilukba dengan bayi Anda. Dia senang melihat wajah Anda muncul, hilang, dan muncul lagi.

Untuk mendukung perkembangan motorik

  • Biarkan bayi tengkurap. Dia akan mencoba mengangkat kepala dan dadanya. Ini bagus untuk memperkuat otot-otot yang diperlukan untuk berguling dan duduk
  • Latihan duduk. Dengan ditopang oleh Anda, bayi bisa belajar duduk dan mempelajari posisi baru untuk memperluas jangkauan geraknya.
  • Latihan berdiri. Anda bisa menopang bayi di kedua lengannya, tarik dia ke posisi berdiri untuk membantu melatih otot-otot kakinya.

Untuk mendukung perkembangan kemampuan bicara

  • Membaca dan bernyanyi untuk si bayi
  • Tirukan suaranya
  • Berikan respons positif ketika dia meniru suara Anda

Tips untuk bayi 4 bulan

  • Berikan benda-benda dengan beragam tekstur untuk si bayi. Mulai dari benda empuk seperti spons hingga benda keras seperti mainan plastik
  • Luangkan beberapa menit untuk membacakan cerita atau bernyanyi pada bayi Anda setiap harinya
  • Meski bayi 4 bulan belum bisa merangkak, bahkan belum bisa berguling, tidak ada salahnya memasang pengamanan berlapis di tempat tidur atau kamarnya.

Catatan

Setiap bayi berbeda-beda, kecepatan pertumbuhan mereka juga berbeda-beda. Anda tidak perlu memaksakan stimulasi tersebut jika si bayi memang belum siap.

Yang terpenting adalah kenali bayi Anda dan sesuaikan stimulasi untuk mendukung perkembangan bayi 4 bulan Anda.