Ubah Kebiasaan Buruk Sebelum Tidur agar Lebih Sehat

Banyak orang mengeluhkan masih merasa lelah di pagi hari padahal sudah tidur selama 8 jam dan merasa lelap. Hal itu mungkin disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk sebelum tidur yang seringkali dilakukan tanpa sadar. Berbagai kebiasaan buruk tersebut menyebabkan tidur Anda menjadi kurang berkualitas. Akibatnya bisa bermacam-macam dari kelelahan, lemas, risiko mengalami berbagai penyakit tertentu, serta kurang fokus. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengubah kebiasaan buruk sebelum tidur yang sering dilakukan.  

Kebiasaan buruk sebelum tidur yang sering dilakukan

Beberapa kebiasaan buruk sebelum tidur bahkan dilakukan tanpa dipahami. Artinya Anda tidak mengetahui bahwa kebiasaan tersebut buruk dan berdampak pada kualitas tidur Anda. Beberapa kebiasaan buruk sebelum tidur yang cukup sering dilakukan yaitu:

  1. Bermain gadget

Apakah Anda hobi memainkan ponsel di malam hari bahkan hingga ketiduran? Hal itu sangat buruk bagi mata dan kesehatan tubuh. Cahaya biru dari ponsel akan menurunkan produksi melatonin sehingga siklus tidur tubuh terganggu. Selain ponsel, menggunakan gadget lain sebelum tidur seperti laptop atau komputer dapat pula berefek buruk.

  1. Mengonsumsi kafein 

Minuman mengandung kafein dapat membuat Anda terjaga sepanjang malam. Kafein akan mampu bertahan di tubuh selama 12 jam. Apabila Anda mengonsumsi kafein di malam hari maka kemungkinan Anda akan kesulitan tidur meski sudah merasa mengantuk. 

  1. Berolahraga 

Saat Anda berolahraga, suhu tubuh menjadi naik dan berkeringat. Hal itu tentu membuat Anda sulit tidur setelahnya. Rasa tidak nyaman karena keringat membuat kualitas tidur menurun. Selain itu, Anda akan merasa bersemangat setelah berolahraga sehingga tubuh malah memberi sinyal untuk bangun dan menyebabkan sulit tidur di malam hari. 

Cara mengubah kebiasaan buruk sebelum tidur 

Mengubah kebiasaan tentu bukan hal yang mudah. Akan tetapi, demi tubuh yang lebih sehat Anda perlu mengubah kebiasaan buruk sebelum tidur yang sering dilakukan. Menurut penelitian, seseorang dapat membentuk kebiasaan baru jika mengulang hal tersebut terus menerus selama 21 hari. Cobalah membentuk kebiasaan yang lebih sehat dengan cara berikut ini.  

  • Matikan semua gadget minimal satu jam sebelum tidur. Beri waktu pada tubuh dan pikiran Anda untuk rileks. Satu jam menjelang tidur dapat Anda isi dengan membaca buku ringan atau mendengarkan musik klasik sambil memejamkan mata. 
  • Selain mematikan semua gadget, pastikan Anda mengurangi intensitas minum air mineral sebelum tidur agar tidak selalu terbangun karena rasa ingin buang air kecil sepanjang malam. 
  • Ubah pola konsumsi kafein Anda. Sebaiknya Anda minum kafein seperti kopi, teh, atau coklat di pagi hari guna menambah tenaga dan fokus. Anda juga bisa minum kafein di sore hari minimal 4 jam sebelum waktu tidur Anda. 
  • Sama seperti mengonsumsi minuman kafein, pola olahraga juga perlu Anda tentukan dari segi waktunya. Anda dapat melakukan olahraga di pagi hari. Jika tidak memungkinkan berolahraga di pagi hari, Anda dapat melakukannya di sore hari setelah pulang kerja. Tubuh membutuhkan jeda setelah olahraga minimal 3 jam untuk istirahat sebelum tidur. 
  • Hindari menumpuk pekerjaan sehingga harus lembur di malam hari. Hal tersebut mengganggu kualitas dan kuantitas tidur Anda. Jika masih ada tumpukan pekerjaan, sebaiknya Anda tidur lebih awal dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan sisa pekerjaan tersebut. 

Tidur lama di malam hari saja tidak cukup memenuhi kebutuhan istirahat tubuh. Anda perlu mendapatkan tidur yang berkualitas. Untuk mendapatkan tidur berkualitas tersebut sebaiknya Anda menghindari berbagai kebiasaan buruk sebelum tidur. Jika Anda mengalami kesulitan tidur dan berbagai hal yang berhubungan dengan kebiasaan buruk sebelum tidur, konsultasikan segera dengan dokter. Anda dapat mencoba menggunakan konsultasi online secara gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play.

Tak Perlu Susu Penggemuk, Konsumsilah Makanan-makanan Ini

Masalah berat badan tidak melulu mengarah kondisi berat badan yang berlebih. Berat badan yang kurang pun dapat menimbulkan risiko penyakit maupun masalah ketidakpercayaan diri. Untuk masalah berat badan kurang ini, susu penggemuk kerap menjadi pilihan guna dikonsumsi. 

Meminum susu penggemuk untuk menaikkan berat badan sebenarnya tidak salah. Akan tetapi, mengonsumsi susu penggemuk secara terus-menerus bisa mengurangi nafsu makan terkait makanan lain sehingga berisiko menimbulkan kekurangan nutrisi tertentu. 

Jika Anda berminat menaikkan berat badan, masih banyak cara lain yang bisa tempuh. Mengonsumsi makanan-makanan alami yang biasa Anda santap sehari-hari pun dapat menjadi solusi. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sangat ampuh menaikkan berat badan Anda karena mengandung kalori tinggi. 

  1. Nasi 

Sebenarnya mengonsumsi nasi saja cukup dapat menjadi jalan keluar untuk menaikkan berat badan secara signifikan. Pasalnya dalam secangkir nasi berukuran 100 gram, besaran kalorinya mencapai 200. Kalori yang demikian besar berkontribusi efektif untuk menambah berat badan Anda tanpa susu penggemuk. Pasalnya, satu gelas susu penggemuk juga mengandung 200 kalori. 

  1. Daging Merah 

Besar kalori daging berwarna merah pun tidak main-main. Dalam satu porsi daging merah berukuran 100 gram, nilai kalorinya bisa mencapai 288 kalori. Nilai kalori ini bisa Anda peroleh ketika mengonsumsi daging sapi. Dalam sebuah studi, menambahkan daging merah tanpa lemak pada porsi makanan Anda bisa menambah berat badan dan kekuatan hingga 18 persen! Jadi, apa masih perlu susu penggemuk jika daging merah sudah berefek sebesar ini?

  1. Salmon 

Salmon merupakan salah satu jenis makanan laut paling berlemak. Jumlah kalori yang dapat dihasilkan ketika menyantap salmon pun tidak tanggung-tanggung, bisa setara dengan mengonsumsi segelas susu penggemuk. Ini merupakan pilihan bijak untuk menambah berat badan sekaligus. Tidak hanya kalori tinggi, salmon juga memiliki kandungan omega-3 dan protein tinggi yang bagus untuk menunjang kesehatan Anda secara keseluruhan. 

  1. Alpukat 

Anda tidak suka mengonsumsi produk susu maupun turunannya, termasuk susu penggemuk? Mengonsumsi buah alpukat bisa menjadi alternatif untuk menggemukkan badan. Walaupun kebanyakan buah diidentikkan dengan program diet untuk menguruskan badan, khusus alpukat bisa dijadikan pilihan untuk program diet menggemukkan badan. Ini karena alpukat memiliki kandungan 160 kalori dalam tiap 100 gram yang Anda konsumsi. 

  1. Cokelat 

Tanpa susu penggemuk, Anda akan sangat mudah menaikkan berat badan ketika mengonsumsi cokelat. Bayangkan saja, dalam 100 gram cokelat yang Anda konsumsi, jumlah kalori yang Anda terima bisa lebih dari 500 kalori. Pilihlah produk cokelat yang mengandung kakao lebih dari 70 persen untuk hasil efektif dalam upaya penambahan berat badan Anda. 

  1. Telur 

Telur menjadi salah satu superfood yang mudah diperoleh dan bisa diperoleh dengan harga cukup terjangkau. Makanan mengandung protein hewani yang satu ini juga sangat cocok dijadikan pilihan untuk menaikkan berat badan. Dalam 100 gram telur yang Anda konsumsi, jumlah kalori yang dapat Anda peroleh berkisar 150. Tidak berbeda jauh dengan segelas susu penggemuk yang rutin Anda konsumsi, bukan?

  1. Kacang-kacangan 

Sudah banyak produk susu yang dibuat bukan dari susu sapi, melainkan dari kacang-kacangan. Kacang-kacangan memang menjadi bahan pengganti susu yang sangat diandalkan. Tidak hanya memiliki nutrisi yang hampir mirip protein hewani, kacang-kacangan juga memiliki jumlah kalori yang tidak kalah besar. Satu porsi kacang-kacangan—entah itu kacang merah, kacang ijo, maupun kenari—besar kalorinya berkisar 300 kalori ke atas. Nilai ini lebih besar daripada kalori yang disediakan oleh segelas susu penggemuk. 

Jika ingin menaikkan berat badan, jangan hanya mengandalkan susu penggemuk. Mengonsumsi berbagai makanan yang lebih alami tentu lebih dianjurkan. Tidak hanya efektif menaikkan berat badan, beragam makanan alami di atas juga terbukti aman bagi kesehatan tubuh Anda.

Waspada! Ini Bahaya Es Batu Kalau Terlalu Sering Dikonsumsi

Bahaya es batu jika terlalu sering dikonsumsi bisa berakibat pada kesehatan, salah satunya yakni menimbulkan gangguan seperti anemia. 

Mengunyah es batu memang menjadi kebiasaan yang menyenangkan, apalagi saat cuaca sedang panas. Es batu bisa menyegarkan tenggorokan kita. Jika kamu tidak bisa hidup tanpa mengunyah es batu, bisa jadi hal tersebut adalah tanda kamu menderita pagophagia, kondisi di mana kamu mengonsumsi es batu secara berlebihan.

Mengonsumsi es batu bisa jadi tanda kalau kamu kekurangan nutrisi, lho! Selain menyebabkan anemia, mengunyah es batu secara berlebihan juga bikin masalah pada gigi.

Konsumsi es batu tanda terkena gangguan?

Mengonsumsi es batu terlalu sering ternyata juga bisa menjadi pertanda ada gangguan dalam kesehatan. 

Anemia defisiensi besi

Mengonsumsi es batu terlalu sering biasanya berhubungan dengan gangguan anemia defisiensi besi. Penderita anemia defisiensi besi tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat, sehingga tugas sel darah merah untuk membawa oksigen ke tubuh tidak bisa terpenuhi. Hal ini bisa berakibat tubuh jadi merasa lelah dan sesak napas. 

Menurut beberapa ahli, dengan mengunyah es batu, bisa memicu mengirim lebih darah ke otak sehingga oksigen di dalam otak penderita anemia bisa tercukupi. Berdasarkan studi pada penderita anemia defisiensi besi, penderita yang mengunyah es batu menjadi lebih baik dibanding penderita yang tidak mengunyah es batu. Inilah alasan mengapa orang yang menderita anemia sering mengonsumsi es batu. 

Pica

Pica merupakan kelainan makan yang dialami oleh seseorang. Biasanya penderita akan makan hal-hal tidak biasa seperti makan es batu hingga salju. Bisa dibilang pica merupakan gangguan mental yang harus segera diatasi. Dalam beberapa kasus, pica juga bisa dialami pada ibu hamil. 

Bahaya es batu untuk kesehatan

Berikut beberapa bahaya es batu untuk kesehatan kita jika terlalu berlebihan dikonsumsi. 

Masalah gigi

Mengonsumsi es batu secara berlebihan bisa membahayakan kesehatan, termasuk organ-organ tubuh seperti gigi. Meski gigi tidak langsung rusak, namun jika kamu mengonsumsi es batu setiap hari, maka lama-lama enamel gigi akan hancur.

Padahal, enamel gigi merupakan bagian terkuat yang melindungi gigi dari kerusakan. Ketika enamel gigi terkikis, maka gigi bagian dalam bisa sensitif pada zat yang dingin dan panas. Selain itu, bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. 

Berdasarkan sebuah studi, seseorang yang mengunyah 30 es batu atau lebih setiap hari selama 20 tahun mengalami perubahan pada rahang serta gigi berlubang. 

Jika tidak diatasi, hal ini bisa berlanjut dan berisiko menimbulkan penyakit mengingat gigi dan mulut adalah tempat utama untuk memasukkan makanan. Jika gigi berlubang, maka akan ada bakteri yang juga ikut masuk ke dalam mulut. 

Komplikasi karena anemia

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika seseorang mengonsumsi es batu berlebihan bisa terjadi karena menderita anemia. Maka dari itu, jika anemia tidak segera diobati akan menjadi parah ditambah dengan kebiasaan mengonsumsi es batu. Beberapa masalah yang mungkin terjadi seperti jantung, gagal jantung, masalah kehamilan, kelahiran prematur, hingga gangguan pertumbuhan dan berkembangan pada bayi dan anak. 

Komplikasi karena Pica

Pica yang disebabkan oleh pagophagia, yakni kondisi kelainan makan bisa berbahaya dan menyebabkan komplikasi. 

Meskipun mengonsumsi es batu tidak menyebabkan kerusakan internal, namun jika penderita pagophagia mengonsumsi makanan aneh lain maka risiko terkena penyakit lain akan lebih meningkat, seperti masalah usus, usus berlubang, hingga infeksi pada usus. 

Risiko terinfeksi bakteri

Saat mengonsumsi es batu di restoran atau tempat makan lainnya, kita tidak tahu bagaimana proses pembuatan atau penyimpanannya, apakah diolah dan disimpan dengan bersih atau tidak.

Jika es batu yang dikonsumsi ternyata tidak bersih, bisa berisiko terkena kuman, virus, hingga parasit yang menyebabkan diare, hepatitis A, demam tifoid, dan kolera. 

Meningkatkan berat badan

Sering mengonsumsi es batu bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak terkendali. Hal ini akan merembet pada kesehatan kita. 

Itu dia beberapa bahaya mengonsumsi es batu. Jika kamu merupakan penderita anemia dan pica, sebaiknya segera menemui dokter agar bisa segera diatasi. Sehingga, kamu tidak perlu lagi mengonsumsi es batu yang bisa menimbulkan komplikasi.

Beragam Manfaat VCO untuk Diet Anda

Coconut oil atau minyak kelapa, merupakan minyak yang dapat dimakan yang diproduksi dari biji kelapa dan telah mendapatkan kepopuleran tersendiri baru-baru ini berkat manfaat kesehatan yang dimilikinya. Lebih dari ribuan studi telah membuktikan minyak kelapa sebagai salah satu bahan makanan paling menyehatkan. 

Minyak kelapa biasanya tersedia dalam dua jenis, virgin coconut oil, atau disingkat VCO, dan minyak kelapa olahan. Virgin coconut oil diproduksi dari kelapa tanpa mendapatkan paparan dari panas, yang populer berkat aroma wangi dan rasa lezat, serta manfaat VCO untuk diet karena kandungan antioksidan, asam lemak sehat, dan vitamin esensial yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas seputar manfaat kesehatan dari virgin coconut oil. 

Mengandung asam lemak yang sehat

Manfaat VCO untuk diet yang pertama adalah kandungan lemak jenuh khususnya yang tinggi. Lemak tersebut memiliki efek yang berbeda terhadap tubuh dibandingkan dengan lemak diet lainnya. Asam lemak yang ada di minyak kelapa dapat membuat tubuh membakar lebih banyak lemak, serta menyediakan energi untuk tubuh dan otak. Asam lemak ini juga dapat meningkatkan kolesterol (baik) HDL di dalam darah, yang mana dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Kebanyakan lemak diet dikategorisasikan sebagai trigliserida rantai-panjang (LCT), sementara minyak kelapa mengandung beberapa trigliserida rantai-sedang (MCT), yang mana merupakan rantai asam lemak yang lebih rendah. Saat Anda mengonsumsi MCT, asam lemak tersebut langsung menuju hati. Tubuh akan menggunakannya dengan cepat sebagai sumber energi atau mengubahnya menjadi ketone. Ketone dapat memiliki manfaat yang kuat bagi otak, dan para peneliti sedang mempelajari ketone sebagai bentuk perawatan epilepsy, penyakit Alzheimer, dan kondisi gangguan kesehatan lainnya. 

Dapat meningkatkan kesehatan jantung

Kelapa adalah makanan yang jarang ditemui pada diet dunia Barat. Akan tetapi, di negara-negara Asia, kelapa telah menjadi salah satu bahan baku untuk memberi rasa dan aroma unik bagi masakan, dan bahkan menjadi makanan pokok. Misalnya, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1981 menemukan bahwa masyarakat Tokelau di rantai kepulauan Pasifik Selatan mendapatkan 60 persen dari kalori mereka dari kelapa. Para peneliti tersebut melaporkan bahwa tidak hanya masyarakat di sana sehat secara keseluruhan, tetapi juga memiliki tingkat penyakit jantung yang rendah. Masyarakat Kitavan di Papua New Guinea juga mengonsumsi banyak kelapa dan memiliki penderita stroke dan penyakit jantung yang sangat sedikit. 

Membantu membakar lemak lebih cepat

Obesitas adalah salah satu kondisi gangguan kesehatan yang memengaruhi seluruh dunia saat ini. Meskipun beberapa orang beranggapan bahwa obesitas hanyalah seputar seberapa banyak kalori yang mereka makan, memperhatikan sumber atau dari mana kalori tersebut berasal juga sangat penting. Makanan yang berbeda dapat memengaruhi tubuh dan hormon dengan cara yang berbeda pula. MCT dalam minyak kelapa dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh bila dibandingkan dengan asam lemak rantai-panjang. 

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi 15 hingga 30 gram MCT per hari dapat meningkatkan penggunaan energi selama 24 jam sebanyak 5 persen. Akan tetapi, studi manfaat VCO untuk diet ini tidak memperhatikan efek minyak kelapa secara khusus. Mereka memeriksa efek kesehatan dari MCT, termasuk asam laurat, yang mana membentuk 14 persen dari minyak kelapa. Saat ini tidak ada bukti yang baik yang menyatakan bahwa minyak kelapa itu sendiri akan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh. Selain itu, penting untuk diingat bahwa minyak kelapa memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, sehingga malah dapat meningkatkan berat badan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Sering Dituduh Malas? Ini Fakta Malas yang Sebenarnya

Sejak kecil, Anda mungkin sering mendengar nasehat untuk tidak menjadi orang yang malas. Bahkan, Anda mungkin pernah dituduh atau menuduh orang lain sebagai orang yang malas. Sebaiknya, sebelum menyimpulkan seseorang malas atau tidak, ketahui dulu fakta malas yang sebenarnya.

Sebenarnya, malas bukanlah sebuah fakta. Kata malas terlalu sering menjadi salah satu bentuk kritikan terhadap orang lain tanpa mau memahami apa yang sebenarnya dialami oleh orang tersebut. 

Hal-Hal yang Mendasari Sikap Malas

Menurut para ahli, dibalik kemalasan seseorang, sebenarnya ada alasan yang mendasari sikap tersebut. Anda perlu terlebih dahulu memahami seseorang dengan lebih dalam sebelum bisa menilai mereka sebagai orang yang malas. 

Berikut ini beberapa fakta malas berdasarkan kondisi yang mendasari sikap tersebut: 

  • Takut terhadap ekspektasi

Ketika mengerjakan sesuatu, manusia sering kali memiliki ekspektasi terhadap hasil dari pekerjaan tersebut. Ekspektasi itu bisa datang dari mana saja, baik dari diri sendiri maupun dari orang lain.

Karena takut tidak bisa memenuhi ekspektasi, seseorang bisa sengaja bermalas-malasan atau menolak mengerjakan sesuatu. Hal ini sengaja dilakukan supaya ia tidak merasa dibebani dengan harapan orang lain terhadap hasil pekerjaannya. 

  • Perlu relaksasi

Dalam kehidupan, penting bagi setiap orang untuk memiliki waktu beristirahat dan relaksasi. Banyak orang yang keliru dalam menilai kemalasan diri sendiri. Mereka mungkin merasa malas, sehingga merasa perlu menghukum diri dengan mengeluarkan tenaga dan energi untuk bekerja lebih keras dan tidak beristirahat.

Sebenarnya, pola pikir seperti ini adalah pola pemikiran yang salah. Faktanya, setiap orang memerlukan waktu untuk bersantai dan mengisi kembali energi mereka. Produktivitas dan kerja keras tidak bisa disamaratakan untuk setiap orang. 

  • Takut akan konflik

Banyak orang berusaha menghindari konflik dengan memendam perasaan tidak puas yang sebenarnya dirasakan. Akibatnya, mereka membatasi komunikasi dan interaksi dengan orang lain yang menyebabkan rasa tidak puas tersebut. 

Di mata orang lain, sikap seperti itu bisa saja terkesan sebagai sikap yang malas. Misalnya, seorang suami mencoba menghindari konflik dengan sang istri yang cenderung muncul ketika membicarakan pembagian tugas di rumah. 

Karena itu, sang suami pun memilih untuk tidak mengerjakan pekerjaan rumah demi menghindari konflik. Di mata sang istri, sikap sang suami yang seperti itu bukan identik dengan sikap malas. 

  • Takut gagal

Takut pada kegagalan menjadi salah satu fakta malas yang juga sebenarnya cukup umum terjadi pada orang banyak. Beberapa dari Anda mungkin senang menunda-nunda pekerjaan karena takut dengan hasil yang tidak memuaskan atau gagal.

Kemalasan yang didasari oleh rasa takut gagal bisa terjadi karena seseorang takut bila mereka berusaha, ketidakmampuan mereka yang sebenarnya akan terungkap. Karena itulah, mereka memutuskan untuk tidak mencoba sama sekali. 

  • Depresi

Jangan menyalahartikan depresi sebagai kemalasan. Salah satu gejala depresi adalah hilangnya motivasi, kelelahan, dan kurangnya kesenangan pada hal-hal yang sebelumnya dinikmati. Bagi sebagian orang, ini mungkin terlihat seperti suatu sikap yang malas.

Orang-orang yang mengalami depresi umumnya kesulitan untuk mengerjakan sesuatu. Mereka bukannya malas, tapi tidak bisa mengerahkan pikirannya untuk berkonsentrasi pada pekerjaan tertentu. 

Banyak penderita depresi yang tidak menyadari bahwa apa yang mereka alami merupakan gejala depresi. Mereka justru menyalahkan dan membenci diri sendiri karena menganggap diri malas.

Itulah beberapa fakta malas yang jarang diketahui oleh orang banyak. Kemalasan sebenarnya bisa muncul karena adanya hal-hal yang mendasari sikap tersebut, baik disadari maupun tidak.