Beberapa Merek Dagang Fenofibrate yang Beredar di Indonesia

Fenofibrat adalah nama generik untuk obat yang berfungsi meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak) dan eliminasi partikel yang kaya akan trigliserida dari plasma dengan mengaktifkan lipoprotein lipase (enzim untuk memecah lipid).

Secara umum, Fenofibrat digunakan sebagai penurun kadar trigliserida (asam lemak) dan kolesterol jahat dalam tubuh. Dengan begitu, HDL atau kolesterol baik dapat ditingkatkan sehingga seseorang dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang berkaitan dengan penggumpalan darah di arteri.

Di Indonesia, ada banyak merek dagang dari Fenofibrate. Di bawah ini tersedia beberapa merek dagang tersebut. Perlu diingat bahwa daftar di bawah ini dipilih secara acak tanpa mempertimbangkan faktor-faktor seperti jumlah peredaran, harga, dan sebagainya. Berikut di antaranya:

  • Cholecaps

Cholecaps merupakan obat yang mengandung Finofibrate sebanyak 200 miligram dalam tiap kapsulnya. Produk ini dipasarkan oleh perusahaan farmasi Apotex inc. Cholecaps bukan obat bebas, karena itu untuk dapat menggunakannya seseorang butuh resep dari dokter.

  • Evothyl

Obat ini beredar di pasaran dengan nama Evothyl 300MG/100MG TAB, sesuai dengan bentuk dan kandungannya. Evothyl berbentuk tablet dengan masing-masing mengandung 300 atau 100 miligram Finofibrate. Obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi Guardian pharmatama.

  • Felosma

Perusahaan farmasi Bernofarm mengeluarkan produk Finofibrate dengan merek Felosma. Yang paling sering ditemukan, Felosma berbentuk kapsul dengan masing-masing kapsulnya mengandung 300 miligram Finofibrate. Sama seperti merek lainnya, Felosma juga merupakan obat resep.

  • Fenofibrate OGB Medikon

Merek dagang Finofibrate satu ini dikeluarkan oleh Medikon. Tiap tablet mengandung 200 miligram senyawa aktif yang digunakan untuk terapi sistemik dalam mengatasi hiperkolesterol dan hipertrigliserid dalam darah. 

  • Fenolip

Mepofarm juga memiliki produk Finofibrate. Perusahaan itu menjualnya dengan merek dagang Fenolip. Fenolip memiliki dua varian, pertama mengandung senyawa aktif Finofibrate 100 miligram dan kedua mengandung senyawa aktif Fenofibrate 300 miligram. Keduanya berbentuk kapsul.

  • Fenosup Lidose

Fenosup Lidose adalah merek dagang Finofibrate milik perusahaan farmasi Ethica. Tiap kemasan obat Fenosup Lidose mengandung zat aktif Finofibrate sebanyak 160 miligram. Jika Anda ke apotek, Fenosup Lidose dipasarkan dengan kemasan dos berisikan 30 kapsul.

  • Fibesco

Sama seperti Finofibrate lainnya, Fibesco adalah obat yang digunakan untuk mengurangi kolesterol dan trigliserida (asam lemak) dalam darah. Obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi Dipa pharmalab. Berbentuk kapsul, Fibesco mengandung 300 miligram Finofibrate tiap kapsulnya.

  • Fibramed

Pabrikan farmasi Promed mengeluarkan produk Finofibrate dengan nama dangan Fibramed. Obat ini berbentuk kapsul dengan kandungan senyawa aktif 300 miligram. Penggunaan Fibramed harus sesuai dengan resep atau instruksi dari dokter.

***

Itulah beberapa merek dagang Finofibrate yang beredar di Indonesia. Kurang lebih indikasi atau manfaat dari obat ini sama. Perbedaan masing-masing merek dagang mungkin hanya terletak di bentuk dan juga kandungan senyawa aktifnya.

Seluruh penggunaan obat ini harus berdasarkan resep dokter. Karena seperti produk farmasi lainnya, konsumsi Finofibrate yang tidak tepat memiliki berbagai efek bagi kesehatan. Efek samping paling umum dari Finofibrate seperti gangguan pada saluran pencernaan diantaranya mual, muntah, dan nyeri perut.

Sementara efek samping yang jarang terjadi, meski masih ada kemungkinan, adalah vertigo, eksim, trombositopenia, anemia, leukopenia, eosinopilia, ruam kulit, dermatitis, pruritus, urtikaria, impotensi, sakit kepala, pusing, pandangan kabur, sakit kuning kolestatik, angiodema, edema larings, fibrilasi atrium, pankreatitis, miastenia, miopati, rabdomiolisis, nyeri ekstremitas, mialgia disertai dengan meningkatnya kreatin kinase.

Masih ada beberapa kondisi medis lain yang bisa menjadi efek samping dari penggunaan hampir seluruh merek dagang Finofibrate. Namun, mungkin semua itu kembali kepada masing-masing kondisi pasien.