Banyak Penyebab Dada Sesak, Ini Cara Meredakannya

Penyebab dada sesak sangat beraneka rupa. Tidak melulu mengarah pada serangan jantung, rasa sesak di dada yang menyerupai tindihan berat atau rasa tertusuk benda tajam juga rentan dipicu oleh berbagai masalah kesehatan lainnya. Beberapa masalah kesehatan lain yang menjadi penyebab dada sesak, di antaranya refluks lambung atau GERD, asma, hingga serangan panik yang timbul akibat kecemasan yang berlebihan. 

Ketika merasakan dada sesak, pergi menemui tenaga medis adalah jalan terbaik. Ini mengingat banyak penyebab dada sesak yang merupakan penyakit serius. Namun jika tidak memungkinkan untuk segera pergi ke dokter atau rumah sakit, cobalah meredakan gejalanya sedikit agar Anda bisa merasa lebih nyaman. 

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda ambil ketika mengalami dada sesak. Langkah penanganan ini tidaklah terlalu sulit dan bisa Anda lakukan dari mana saja, termasuk dari rumah. 

  1. Atur Pernapasan

Rasa sesak di dada bisa dikurangi dengan mengatur pernapasan secara lebih baik. Ketika Anda mengalami sesak di dada, cobalah untuk mengambil napas lebih dalam. Tarik napas dalam 8 hitungan dan lepaskan secara perlahan dapat membantu melonggarkan rongga-rongga di dada sehingga kesesakan bisa berkurang. 

Saat mengalami dada sesak, alur pernapasan juga menjadi lebih cepat. Padahal, pernapasan yang terlalu cepat membuat rasa sesak kiat menguat. Cobalah mengendalikannya dengan memperlambat ritme pernapasan Anda. Ritme yang lebih lambat bisa membuat tubuh lebih rileks sehingga rasa sakit dapat berkurang. 

  1. Perbaiki Postur Tubuh 

Beberapa penyebab dada sesak berasal dari masalah peradangan baik di otot maupun bagian tulang rusuk. Salah satu cara meredakan rasa sesak akibat hal tersebut dengan memperbaiki postur tubuh Anda. 

Ketika mengalami dada sesak, cobalah untuk meluruskan punggung agar tubuh menjadi lebih rileks. Jangan biarkan tangan meronta, tapi cobalah letakkan di pangkuan atau paha Anda. Memejamkan mata agar bisa lebih berkonsentrasi meredakan rasa sakit juga dapat Anda lakukan agar rasa sesak dapat lekas berkurang. 

  1. Konsumsi Air Hangat 

Salah satu penyebab dada sesak adalah naiknya asam lambung atau masalah di pencernaan. Untuk meredakan rasa sesak akibat hal tersebut, Anda dapat mencoba mengonsumsi air hangat. 

Air dengan suhu yang lebih tinggi efektif menghilangkan gas yang menjadi pemicu masalah refluks lambung. Air hangat juga dapat membantu melancarkan pencernaan sehingga tidak ada penumpukan gas di perut yang kerap menghadirkan rasa tidak nyaman di bagian dada. 

  1. Terapkan Diet Ideal 

Penyebab dada sesak beberapa di antaranya dipicu oleh masalah jantung dan pembuluh darah, mulai dari angina, penyakit jantung koroner, sampai peradangan otot jantung. Untuk meredakan gejala sesak yang ditimbulkan oleh penyakit-penyakit tersebut, cobalah untuk mulau menerapkan diet ideal. 

Kurangi makanan berlemak jenuh sesegera mungkin. Goreng-gorengan serta daging merah dan produk turunannya menjadi salah satu sumber lemak jenuh tersebut. Di samping itu, perbanyak asupan sayuran dan air putih. 

  1. Lekas Minum Obat 

Anda mungkin tidak bisa sesegera mungkin ke dokter untuk berkonsultasi mengenai rasa sesak di dada yang Anda alami. Namun, Anda bisa mengurangi gejalanya terlebih dahulu dengan mengonsumsi obat yang sesuai.

Secara umum, aspirin dapat menjadi obat yang bisa meredakan gejala sesak di dada. Namun jika Anda takut mengonsumsi obat-obatan kimia tanpa resep dokter, cobalah mencari obat tradisional. Bawang putih dan cuka apel disebut-sebut dapat menjadi penawar sesak di dada. 

*** 

Penyebab dada sesak tetap tidak boleh diremehkan. Jadi apabila gejala sesak dada menjadi berkurang dengan penanganan-penanganan di atas, tetap pastikan Anda segera menemui dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi yang Anda alami.