Beragam Manfaat VCO untuk Diet Anda

Coconut oil atau minyak kelapa, merupakan minyak yang dapat dimakan yang diproduksi dari biji kelapa dan telah mendapatkan kepopuleran tersendiri baru-baru ini berkat manfaat kesehatan yang dimilikinya. Lebih dari ribuan studi telah membuktikan minyak kelapa sebagai salah satu bahan makanan paling menyehatkan. 

Minyak kelapa biasanya tersedia dalam dua jenis, virgin coconut oil, atau disingkat VCO, dan minyak kelapa olahan. Virgin coconut oil diproduksi dari kelapa tanpa mendapatkan paparan dari panas, yang populer berkat aroma wangi dan rasa lezat, serta manfaat VCO untuk diet karena kandungan antioksidan, asam lemak sehat, dan vitamin esensial yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas seputar manfaat kesehatan dari virgin coconut oil. 

Mengandung asam lemak yang sehat

Manfaat VCO untuk diet yang pertama adalah kandungan lemak jenuh khususnya yang tinggi. Lemak tersebut memiliki efek yang berbeda terhadap tubuh dibandingkan dengan lemak diet lainnya. Asam lemak yang ada di minyak kelapa dapat membuat tubuh membakar lebih banyak lemak, serta menyediakan energi untuk tubuh dan otak. Asam lemak ini juga dapat meningkatkan kolesterol (baik) HDL di dalam darah, yang mana dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Kebanyakan lemak diet dikategorisasikan sebagai trigliserida rantai-panjang (LCT), sementara minyak kelapa mengandung beberapa trigliserida rantai-sedang (MCT), yang mana merupakan rantai asam lemak yang lebih rendah. Saat Anda mengonsumsi MCT, asam lemak tersebut langsung menuju hati. Tubuh akan menggunakannya dengan cepat sebagai sumber energi atau mengubahnya menjadi ketone. Ketone dapat memiliki manfaat yang kuat bagi otak, dan para peneliti sedang mempelajari ketone sebagai bentuk perawatan epilepsy, penyakit Alzheimer, dan kondisi gangguan kesehatan lainnya. 

Dapat meningkatkan kesehatan jantung

Kelapa adalah makanan yang jarang ditemui pada diet dunia Barat. Akan tetapi, di negara-negara Asia, kelapa telah menjadi salah satu bahan baku untuk memberi rasa dan aroma unik bagi masakan, dan bahkan menjadi makanan pokok. Misalnya, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1981 menemukan bahwa masyarakat Tokelau di rantai kepulauan Pasifik Selatan mendapatkan 60 persen dari kalori mereka dari kelapa. Para peneliti tersebut melaporkan bahwa tidak hanya masyarakat di sana sehat secara keseluruhan, tetapi juga memiliki tingkat penyakit jantung yang rendah. Masyarakat Kitavan di Papua New Guinea juga mengonsumsi banyak kelapa dan memiliki penderita stroke dan penyakit jantung yang sangat sedikit. 

Membantu membakar lemak lebih cepat

Obesitas adalah salah satu kondisi gangguan kesehatan yang memengaruhi seluruh dunia saat ini. Meskipun beberapa orang beranggapan bahwa obesitas hanyalah seputar seberapa banyak kalori yang mereka makan, memperhatikan sumber atau dari mana kalori tersebut berasal juga sangat penting. Makanan yang berbeda dapat memengaruhi tubuh dan hormon dengan cara yang berbeda pula. MCT dalam minyak kelapa dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh bila dibandingkan dengan asam lemak rantai-panjang. 

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi 15 hingga 30 gram MCT per hari dapat meningkatkan penggunaan energi selama 24 jam sebanyak 5 persen. Akan tetapi, studi manfaat VCO untuk diet ini tidak memperhatikan efek minyak kelapa secara khusus. Mereka memeriksa efek kesehatan dari MCT, termasuk asam laurat, yang mana membentuk 14 persen dari minyak kelapa. Saat ini tidak ada bukti yang baik yang menyatakan bahwa minyak kelapa itu sendiri akan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh. Selain itu, penting untuk diingat bahwa minyak kelapa memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, sehingga malah dapat meningkatkan berat badan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.