Testis Sakit? Waspadai Bisa Menyebabkan Kemandulan

Testis Sakit? Waspadai Bisa Menyebabkan Kemandulan

Masalah ketidaksuburan bisa terjadi pada setiap laki-laki maupun perempuan, namun permasalah ketidaksuburan pada laki-laki dapat terjadi karena adanya masalah pada testis. Mengingat peran testis sebagai pabrik sperma. Tentu hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran pada pria. Jika testis sakit atau terjadi peradangan pada testis bisa jadi menyebabkan kemandulan. Oleh karena itu, segera lakukan pemeriksaan. 

Penyakit yang dapat mengakibatkan kemandulan bagi pria yang menyerang pada bagian testis ini, dikenal dengan varikokel. Apa itu varikokel? Varikokel adalah pembesaran pembuluh darah di skrotum atau buah zakar membengkak dan membesar. Ini sangat mirip dengan varises yang dialami pada kaki Anda. Ketika varikokel berkembang pada buah zakar Anda, maka dapat menghalangi aliran darah ke seluruh sistem reproduksi, karena darah tidak dapat kembali ke jantung maka darah menggenang di buah zakar. kemudian pembuluh dara menjadi besar secara tidak normal. Maka, ini bisa menjadi penurunan jumlah sperma Anda. 

Bagaimana varikokel dapat menyebabkan kemandulan?

Varikokel telah dikaitkan dengan penurunan jumlah sperma, peningkatan DNA sperma yang rusak, morfologi sperma yang buruk dan pergerakan sperma yang buruk. Sebuah teori menjelaskan bahwa sirkulasi yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan kadar racun, yang berakibat pada kesehatan air mani yang buruk. Selain itu, teori lain menjelaskan peningkatan tekanan skrotum dapat membahayakan kesehatan air mani. 

Kejadian seperti ini paling sering terjadi pada pria antara 15 hingga 25 tahun. Varikokel umumnya terbentuk selama pubertas dan lebih sering terjadi pada sisi kiri skrotum atau buah zakar. 

Apa saja gejala dari testis sakit terkait varikokel?

Semua pria tidak sadar adanya varikokel hingga baru tersadar ketika mengalami masalah kesuburan. Ketika baru dianalisis air mani yang tidak normal maka akan dilakukan tindak lanjut dengan pemeriksaan fisik oleh dokter, dan kemudian varikokel akan ditemukan. Tetapi, varikokel ini juga memiliki tanda atau gejala. 

  • Biasanya nyeri ringan dan terlokalisasi yang dimulai setelah pubertas (saat varikokel pertama kali berkembang).
  • Hampir selalu di sisi kiri dan bukan di kanan, karena 95% varikokel hanya terjadi di sisi kiri.
  • Rasa sakit biasanya di testis, di sekitarnya, atau di atasnya. Kulit skrotum tidak sakit. Biasanya tidak ada nyeri di selangkangan, yang lebih khas pada hernia.
  • Nyeri varikokel terasa sakit atau “kongestif”, atau mungkin terasa seperti “berat” atau hanya meningkatkan kepekaan. Itu tidak tajam atau menusuk.
  • Rasa sakitnya diperburuk dengan aktivitas fisik (yaitu olahraga, seks), berdiri, dan bahkan duduk. Ini sering terjadi hanya di penghujung hari.

Bagaimana penyembuhannya?

Kemandulan merupakan komplikasi dari varikokel. Dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk melakukan operasi varikokelektomi untuk memiliki anak. Operasi yang dilakukan ini juga memiliki efek samping dari penurunan produksi testosteron, seperti penambahan berat badan, dan penurunan gairah seks. Penyembuhan lainya bisa dilakukan dengan Perawatan embolisasi perkutan, dan Varikokelektomi laparoskopi. Namun, sebaliknya jika varikokel tidak menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, dokter akan menyarankan untuk membiarkannya untuk menghindari resiko operasi. 

Prosedur pemulihan pasca operasi varikokel

Setelah melakukan operasi varikokel ini, tentunya masih perlu proses pemulihan yang dilakukan di rumah apa saja prosedur tersebut. 

  • Pertama, jangan lupa dengan minum obat atau antibiotik yang sudah diresepkan oleh dokter. 
  • Kedua, minum obat nyeri, seperti ibuprofen tujuannya untuk mengatasi rasa sakit pasca operasi. 
  • Ketiga, ikut saran atau instruksi yang diberikan oleh dokter untuk membersihkan sayatan dari operasi varikokel. 
  • Keempat, lakukan kompres es ke buah zakar selama 10 menit, setiap beberapa kali sehari agar pembengkakan turun. 

Pasca operasi dilakukan tentu Anda harus menghindari aktivitas yang dapat mengganggu, apa saja aktivitas harus dihindar. 

  • Jangan melakukan hubungan seks sampai dua minggu. 
  • Jangan melakukan kegiatan olahraga yang berat atau mengangkat yang berat-berat atau lebih berat dari 4,5 Kg. 
  • Jangan berenang, mandi atau merendamkan testis Anda ke dalam air karena dapat menyebabkan testis sakit kembali. 
  • Jangan mengejan atau memaksakan buang air besar. Pertimbangkan untuk menggunakan pelunak feses agar gerakan usus lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *