Tips Memilih Mainan Anak Laki-laki

Memilih mainan anak laki-laki tentu tidak semudah seperti yang dibayangkan. Apalagi, mainan anak laki-laki juga sebaiknya yang memiliki unsur edukatifnya, sehingga anak-anak bisa belajar sambil bermain.

Bermain memberikan kesempatan untuk anak Anda agar bisa mengembangkan kemampuannya sekaligus melatih keterampilan baru. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih kebingungan untuk memilih mainan anak laki-laki, simak tips berikut ini.

1. Pilih Mainan yang Bisa Digunakan dengan Berbagai Cara

Anak laki-laki terutama yang masih balita suka sekali mainan yang melibatkan aktivitas membongkar, menyatukan kembali, memasukkan, dan membangun. Oleh karena itu, Anda bisa memberikannya mainan yang bisa dimainkan dengan cara yang berbeda, misalnya balok plastik yang bisa saling bertautan yang dapat digunakan untuk membuat jalan, jembatan, kebun binatang, atau pesawat ruang angkasa. Mainan seperti ini dapat memicu imajinasi anak Anda dan membantunya untuk mengembangkan keterampilan untuk memecahkan masalah serta berpikir logis.

2. Pilih Mainan yang Akan Tumbuh Bersama Anak

Anda tentu pernah memiliki mainan yang hanya dimainkan saat masih fase kanak-kanak dan tidak pernah disentuh lagi. Membeli mainan anak laki-laki yang hanya dipakai sekali tentu akan membuat pengeluaran Anda menjadi lebih boros. Oleh karena itu, pilihlah permainan yang bisa dimainkan kapan saja bahkan sampai anak Anda sudah cukup besar.

3. Pilih Mainan yang Mendorong Anak untuk Eksplorasi dan Memecahkan Masalah

Bermain akan memberi anak Anda kesempatan untuk mencoba melatih keterampilan baru berulang kali. Dengan bermain, anak-anak bisa mendapatkan kesempatan untuk memikirkan sesuatu sendiri, membangun keterampilan berpikir yang logis, dan membuat anak menjadi sosok pemecah masalah yang gigih. Selain itu, permainan ini juga dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan keterampilan hubungan spasial, koordinasi tangan dan mata, dan keterampilan motorik halus yaitu keterampilan yang menggunakan otot-otot kecil di tangan dan jari.

4. Pilih Mainan yang Memicu Imajinasi Anak

Saat anak Anda berusia tiga tahun, kreativitasnya akan meningkat. Oleh karena itu, carilah mainan yang bisa digunakan anak Anda untuk mengembangkan dan memerankan cerita. Anda bisa melakukan permainan role play atau bermain pura-pura untuk membangun keterampilan bahasa dan literasi, keterampilan memecahkan masalah, dan kemampuan untuk mengurutkan.

5. Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca

Anda bisa mulai memperkenalkan keterampilan membaca melalui mainan anak laki-laki yang akan Anda beli. Anda bisa memberikan mainan huruf alfabet magnetik dan perlengkapan seni seperti spidol, krayon, dan cat jari yang dapat membantu anak Anda untuk meningkatkan keterampilan menulis dan membaca. Anda juga bisa melatihnya secara menyenangkan dengan mulai membaca huruf-huruf besar yang biasa terlihat di majalah, katalog belanja, atau kardus kemasan.

6. Pilih Mainan yang Mendorong Anak untuk Aktif

Anda bisa memberikan mainan anak laki-laki agar dia tetap aktif. Balita sebaiknya sering beraktivitas fisik karena akan membuat fisik mereka lebih kuat dan mereka juga jadi lebih percaya diri dengan tubuh mereka. 

7. Cari Permainan Lintas Generasi

Anak-anak dan orang dewasa bisa melakukan permainan secara bersama-sama. Hal ini bisa Anda lakukan dengan memberikan mainan anak laki-laki yang bisa digunakan lintas generasi. Saat anak Anda mendekati usia 3 taun ke atas, permainan papan awal seperti menggunakan kartu memori bisa melatih anak Anda untuk melatih memorinya. Permainan lintas generasi juga akan melatih anak Anda untuk bisa berkomunikasi dengan baik kepada orang lain seperti saudara dan anggota keluarganya yang lebih tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *