Turunkan Panas Anak dengan Bodrexin Tablet

Tidak hanya parasetamol, aspirin juga menjadi salah satu obat untuk meredakan nyeri, demam, dan peradangan. Terdapat banyak obat yang memiliki kandungan aspirin, salah satunya bodrexin. Merek bodrexin mungkin telah menjadi salah satu obat yang telah lama berada di pasaran Indonesia. Obat ini memilki berbagai macam jenis, mulai dari bodrexin sirup hingga bodrexin tablet yang aman dikonsumsi untuk anak-anak. 

Bodrexin tabel sendiri memiliki khasiat untuk meredakan demam dan nyeri pada anak, yang meliputi sakit kepala, sakit punggung, nyeri pada otot, dan sakit pada persendian. Bodrexin tablet juga bersifat analgetik dan antipiretik. Dengan kata lain, obat ini bisa untuk menurunkan panas dan meredakan rasa nyeri. 

Aspirin atau asam asetilsalisilat dalam bodrexin tablet sendiri memiliki banyak manfaat. Sifanya sebagai antiplatelet dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah dan mengencerkan darah sehingga dapat digunakan untuk menurunkan risiko stroke dan serangan jantung. Aspirin juga merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid yang mampu mencegah terbentuknya prostaglandin.

Namun, orang tua tidak perlu khawatir terhadap keamaan bodrexin tablet untuk anak. Aspirin pada bodrexin tablet telah disesuaikan untuk kebutuhan anak sehingga sangat aman untuk dikonsumsi. Bodrexin tablet juga sangat aman digunakan oleh ibu hamil asal sesuai dengan anjuran dokter. 

Manfaat Bodrexin Tablet

Bodrexin tablet sendiri diklaim memiliki banyak manfaat karena adanya kandungan aspirin di dalamnya. Beberapa manfaat bodrexin tablet di antaranya adalah menurunkan panas pada anak, meredakan demam setelah melakukan imunisasi, dan meredakan nyeri seperti sakit kepada, nyeri sendiri, dan nyeri otot. Bahkan aspirin juga dapat digunakan untuk meredakan sakit gigi. 

Namun, sebelum memberikan obat pada anak, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, mengkonsumsi aspirin untuk anak dikatakan dapat meningkatkan risiko terkena sindrom reye. Apa itu sindrom reye? Dan, apakah aspirin bisa menyebabkan penyakit tersebut?

Sindrom reye memang bisa sangat berbahaya dan penggunaan obat aspirin berlebihan dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya sindrom ini. Sindrom reye dapat menyebabkan pembengkakan pada hati dan otak pada anak-anak maupun remaja dan yang paling parah dapat merusak fungsi kedua organ tersebut. Kondisi ini biasanya terjadi setelah anak pulih dari infeksi berat, seperti flu dan cacar. Karena itu, orang tua perlu berhati-hati ketika memberikan aspirin kepada anak yang tengah mengalami flu berat atau infeksi virus.

Sindrom reye dapat terjadi ketika anak memiliki gangguan oksidari lemak. Artinya, tubuh sang anak tidak mampu memecah asam lemak karena enzim dalam tubuh tidak bisa bekerja baik atau bahkan tubuh kehilangan enzim yang diperlukan. 

Saat anak mengalami sindrom reye, ia akan tampak seperti orang kebingungnan. Kadang akan mengalami kejang dan hilang kesadaran sehingga membutuhkan terapi secepat mungkin. Gejala lainnya adalah kadar gula darah mengalami penurunan, sedangkan kadar amonia dan asam dalam darah mengalami kenaikan. Di saat bersamaan, hati akan mulai membengkak dan mengembangkan timbunan lemak. Hal ini lah yang menyebabkan seseorang hilang kesadaran dan kejang-kejang.

Selain aspirin, belum ada alagi yang mengidentifikasi penyebab dari sindrom reye. Seperti yang dikatakan sebelumnya, adanya kelainan oksidasi lemak berpengaruh dalam menyebabkan sindrom reye pada anak. Tes penyaringan kemudian dibutuhkan untuk mengetahui adanya kelainan oksidasi tersebut. 

Meski bodrexin tablet memang sudah disesuaikan dosis aspirinya untuk anak-anak. Namun, orang tua tetap dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter ketika memberikan aspirin pada anak. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *